Jangan Anggap Sepele Gangguan Pernapasan Bronkitis

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Jangan Anggap Sepele Gangguan Pernapasan Bronkitis

Halodoc, Jakarta – Jangan abaikan kondisi batuk yang terjadi dalam waktu yang cukup lama. Sebaiknya periksa kondisi kesehatan pada tim medis agar segera dilakukan pemeriksaan serta penanganan. Faktanya, banyak penyakit yang memiliki gejala batuk sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari, salah satunya adalah penyakit bronkitis.

Baca juga: Inilah yang Terjadi Pada Tubuh Saat Mengidap Bronkitis

Penyakit bronkitis adalah peradangan yang terjadi pada saluran utama pernapasan atau bronkus. Bronkus adalah salah satu organ tubuh yang memiliki fungsi untuk menyalurkan udara menuju dan dari paru-paru. Jika bronkus mengalami gangguan, pengidap mengalami gejala batuk yang berlangsung cukup lama. Biasanya, pengidap bronkitis mengalami gejala batuk selama 1-2 minggu. Batuk yang dialami berupa batuk kering atau batuk berdahak.

Penyakit bronkitis dapat menimbulkan gejala lain seperti sakit tenggorokan, sesak napas, hidung tersumbat hingga demam. Jadi, tidak ada salahnya segera lakukan pemeriksaan pada dokter ketika batuk yang tidak mereda lebih dari 3 minggu, batuk yang mengeluarkan darah, batuk yang terjadi secara terus menerus dan menyebabkan suara yang kasar, menurunkan berat badan secara drastis, dan kondisi penurunan kesadaran.

Ada beberapa pemeriksaan yang dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan, seperti:

  1. Pemeriksaan kadar oksigen dalam darah.

  2. Tes darah juga akan dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan.

  3. Pemeriksaan melalui rontgen dada juga dilakukan untuk memastikan penyebab terjadinya batuk.

  4. Tes fungsi paru dilakukan dengan menggunakan alat berupa tabung yang disebut spirometer.

Penyebab Penyakit Bronkitis

Umumnya, penyakit bronkitis disebabkan oleh virus yang sama dengan penyebab penyakit ISPA. Penularan virus ini mudah terjadi yaitu melalui percikan dahak pengidap bronkitis. Virus yang dikeluarkan dapat bertahan dalam waktu 1 hari ketika menempel pada permukaan benda. Namun, ada kondisi lain yang menjadi faktor penyebab seseorang mengalami penyakit bronkitis, seperti:

  1. Seseorang yang memiliki kebiasaan merokok secara aktif.

  2. Tidak menerima vaksin influenza atau pneumonia juga meningkatkan risiko seseorang mengalami penyakit bronkitis.

  3. Seseorang yang memiliki daya tahan tubuh lemah juga lebih mudah terserang penyakit bronchitis.

Baca juga: Harus Tahu, 5 Fakta Penting Mengenai Bronkitis

Jangan Sepelekan Penyakit Bronkitis

Jangan sepelekan penyakit bronkitis yang kamu alami. Jika tidak ditangani dengan baik, penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi atau gangguan kesehatan yang lain. Umumnya, penyakit bronkitis menyebabkan penyakit pneumonia jika tidak segera ditangani dengan baik.

Pneumonia dikenal juga sebagai paru-paru basah. Kondisi ini merupakan infeksi yang mengakibatkan peradangan pada kantong udara di salah satu paru atau kedua paru. Apabila bronkitis sudah menyebabkan pneumonia biasanya pengidap bronkitis mengalami gejala seperti sesak napas, gangguan pada detak jantung, berkeringat dan menggigil serta kehilangan nafsu makan.

Jadi, sebaiknya lakukan pencegahan agar terhindar dari penyakit bronkitis. Tidak ada salahnya untuk melakukan gaya hidup sehat agar kebersihan diri dan lingkungan selalu terjaga. Sebaiknya biasakan diri untuk selalu mencuci tangan setelah melakukan kegiatan atau aktivitas di luar ruangan. Jangan lupa untuk selalu memiliki waktu istirahat yang cukup dan konsumsi makanan yang sehat dan bergizi agar daya tahan tubuh kamu bekerja secara optimal.

Gunakan aplikasi Halodoc untuk bertanya langsung pada dokter mengenai kesehatan pernapasan dan paru-paru. Yuk, download aplikasi Halodoc melalui App Store atau Google Play sekarang juga!

Baca juga: Menghirup Asap Rokok di Tempat Umum Tingkatkan Risiko Bronkitis