Jangan Salah, Ini Bedanya Radang Amandel dan Radang Tenggorokan

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Jangan Salah, Ini Bedanya Radang Amandel dan Radang Tenggorokan

Halodoc, Jakarta - Meski sama-sama terjadi di dalam area leher, tapi radang amandel dan radang tenggorokan merupakan penyakit yang berbeda. Kedua penyakit ini bisa disebabkan oleh virus dan bakteri. Biasanya bila disebabkan oleh virus, maka ia akan pulih dengan sendirinya dalam waktu 10-14 hari. Namun bila penyebabnya bakteri, maka perlu diobati dengan segera.

Lalu, apa sih bedanya radang amandel dan radang tenggorokan?

Peradangan di Kerongkongan

Boleh dibilang radang tenggorokan merupakan keluhan kesehatan yang banyak dialami orang. Radang tenggorokan sendiri merupakan keadaan peradangan atau infeksi di sekitar tenggorokan. Misalnya, pada peradangan saluran yang menghubungkan hidung atau mulut dengan kerongkongan (esofagus) atau saluran tempat pita suara (laring).  Di samping bakteri dan jamur, dalam kebanyakan kasus biang keladi dari radang tenggorokan ini adalah virus.

Baca juga: Cara Membedakan Amandel dan Radang Tenggorokan

Tanpa memandang usia dan jenis kelamin, keluhan kesehatan ini bisa menyerang semua orang. Pendek kata, anak-anak, orang dewasa, ataupun manula punya risiko untuk mengalami masalah ini. Namun, anak-anak usia 5-15 tahun cenderung paling sering terserang sakit tenggorokan.

Nah, radang tenggorokan ini tak menutup kemungkinan bisa menyebabkan luka pada bagian tenggorokan. Jangan anggap remeh kondisi ini, lho. Sebab, luka tersebut bisa menyebabkan perdarahan di dalam tenggorokan.

Reaksi peradangan ini juga bisa menyebabkan warna selaput lendir tenggorokan menjadi lebih merah. Bahkan bengkak, sehingga menimbulkan rasa nyeri saat menelan. Tapi yang perlu diingat, jangan sampai tubuhmu mengalami dehidrasi. Sebab, kekurangan cairan ini akan membuat lendir di saluran pernapasan jadi bertambah pekat dan membuat batuk semakin hebat.

Tak Serupa dengan Radang Amandel

Lain radang tenggorokan, lain pula radang amandel. Amandel sendiri berfungsi untuk mendukung sistem imun tubuh. Ia bekerja dengan melindungi tubuh dari serangan infeksi yang masuk menyerang tubuh melalui mulut. Nah, ketika amandel atau tonsil ini mengalami masalah (terinfeksi), maka ia akan meradang, sehingga menyebabkan amandel membengkak.

Ketika amandel atau tonsil mengalami peradangan, biasanya gejala-gejala yang ditimbulkan berupa rasa sakit pada tenggorokan, rasa sakit saat menelan, hingga warnanya yang memerah.

Baca juga: Inilah 6 Fakta Tentang Amandel yang Perlu Diketahui

Radang amandel ini merupakan peradangan yang terjadi pada amandel atau tonsil. Dalam dunia medis, kondisi ini disebut dengan tonsilitis atau tonsilofaringitis yang kebanyakan menyerang anak-anak.

Seiring usia anak bertambah, sistem kekebalan tubuh mereka pun akan semakin kuat. Perlahan-lahan tugas tonsil sebagai penangkal infeksi ini mulai tergantikan. Nah, ketika perannya sudah tak lagi dibutuhkan, maka kedua kelenjar ini berangsur-angsur akan menyusut.

Penyebab radang amandel sendiri umumnya disebabkan oleh virus. Akan tetapi, dalam beberapa kasus radang tonsil juga bisa dikarenakan oleh serangan bakteri. Pengidapnya akan mengalami sakit kepala, demam, nyeri tenggorokan saat menelan, batuk, hingga sakit telinga. Biasanya, gejala ini akan pulih selama tiga hingga empat hari.

Baca juga: Cara Redakan Sakit Tenggorokan yang Sering Kambuh

Sebenarnya radang amandel ini bukanlah kasus medis yang tergolong serius. Namun, pengidapnya tetap disarankan untuk menemui dokter bila gejalanya yang berlangsung lebih dari empat hari, tak berangsur-angsur membaik, bahkan semakin parah. Pasalnya, radang amandel yang makin parah bisa membuat pengidapnya kesulitan makan hingga bernapas.

Punya keluhan kesehatan atau ingin tahu cara mengatasi radang tenggorokan ataupun amandel? Kamu bisa kok bertanya langsung kepada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!