Jenis Infeksi yang Sebabkan Endoftalmitis

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Jenis Infeksi yang Sebabkan Endoftalmitis

Halodoc, Jakarta – Mata adalah indra penglihatan yang rentan teriritasi. Endoftalmitis adalah kondisi mata saat mengalami peradangan yang cukup parah. Peradangan mata penyebab endoftalmitis disebabkan oleh infeksi. 

Baca Juga: Jangan Diremehkan, Ketahui Komplikasi Akibat Endoftalmitis

Infeksi bisa terjadi ketika seseorang sedang menjalani operasi mata atau jika mata telah ditusuk oleh benda asing. Endoftalmitis termasuk kondisi yang jarang terjadi. Meski sangat jarang terjadi, endoftalmitis termasuk kondisi darurat medis yang mendesak.

Jenis Infeksi Penyebab Endoftalmitis

Endoftalmitis disebabkan karena masuknya bakteri ke dalam mata selama operasi, memberikan suntikan ke bola mata atau mengalami cedera mata. Luka tusuk mata adalah penyebab endoftalmitis yang paling umum. Kondisi ini disebut endoftalmitis eksogen, karena sumber infeksi berasal dari luar tubuh.

Gejala endoftalmitis dimulai dalam beberapa hari setelah prosedur operasi mata atau peristiwa cedera. Onset cepat ini disebut endoftalmitis akut. Namun, kondisi ini dapat berkembang secara bertahap, sehingga kondisinya disebut endoftalmitis kronis. Endoftalmitis kronis biasanya disebabkan oleh masuknya bakteri atau jamur ke mata. 

Endoftalmitis endogen adalah jenis lain dari endoftalmitis yang kondisinya lebih jarang terjadi. Endoftalmitis endogen dipicu oleh infeksi di bagian lain tubuh, seperti infeksi saluran kemih atau infeksi darah yang menyebar ke bagian mata. Karena disebabkan oleh infeksi dari dalam tubuh, jenis ini disebut endoftalmitis endogen.

Baca Juga: Ingin Mencegah Katarak? Lakukan 5 Hal Ini

Seperti Apa Gejala-Gejala Endoftalmitis?

Perhatikan beberapa gejala yang menandai endoftalmitis dan perlu diwaspadai, yaitu:

  • Sakit mata yang terus memburuk setelah operasi, suntikan atau cedera pada mata;

  • Mata merah;

  • Keluarnya nanah putih atau kuning dari mata;

  • Kelopak mata memburuk;

  • Penglihatan kabur atau menurun.

Apabila kamu mengalami gejala-gejala di atas setelah menjalani operasi katarak, suntikan mata atau cedera, segera periksakan ke dokter karena endoftalmitis dapat memburuk dengan cepat. Biar enggak mengantre terlalu lama, buat janji dengan dokter lewat aplikasi Halodoc. Melalui aplikasi, kamu bisa mengetahui estimasi waktu bertemu dokter.

Cara Mendiagnosis dan Mengobati Endoftalmitis

Mula-mula, dokter perlu melakukan beberapa tes untuk menentukan apakah gejala yang kamu alami adalah endoftalmitis. Dokter melihat mata dan menguji penglihatan. Kemudian dokter bertanya apakah kamu telah menjalani operasi, prosedur mata atau mengalami cedera baru-baru ini. Jika dicurigai infeksi, dokter melakukan tes yang disebut keran air. Tes ini melibatkan penggunaan jarum kecil untuk mengeluarkan cairan dari bola mata.

Cairan tersebut dikirim ke laboratorium untuk menguji apakah ada infeksi. Melalui tes dokter bisa memutuskan opsi perawatan yang terbaik. Apabila kamu mengalami cedera mata, dokter melakukan USG untuk melihat apakah terdapat benda asing yang masuk ke mata. Perawatan utama untuk endoftalmitis umumnya menggunakan suntikan antibiotik atau memberikan agen anti-jamur ke mata. 

Baca Juga: Cegah Kebutaan, Obati Endoftalmitis dengan 3 Cara Ini

Dokter juga bisa memberikan steroid untuk mengurangi pembengkakan dan peradangan yang disebabkan oleh infeksi. Pada kasus yang lebih lanjut, operasi vitrektomi diperlukan untuk menghilangkan puing-puing inflamasi dari dalam mata. Selama vitrektomi, beberapa atau semua gel vitreous di dalam mata dihilangkan dan diganti dengan saline (larutan air garam), gelembung gas atau minyak.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2019. What Is endoftalmitis?.
American Academy Of Ophthalmology. Diakses pada 2019. What is endoftalmitis?.
Harvard Health Publishing. Diakses pada 2019. endoftalmitis.