Ini Jenis Makanan yang Cocok untuk Awal MPASI

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Ini Jenis Makanan yang Cocok untuk Awal MPASI

Halodoc, Jakarta - Tidak bisa dipungkiri bahwa banyak sekali ibu yang menantikan agar anaknya segera bisa mengonsumsi makanan sederhana lain selain ASI atau yang biasa disebut makanan pendamping ASI (MPASI). Pasalnya, saat anak sudah mulai mendapat MPASI, mereka semakin mengenal banyak rasa dan menerima nutrisi yang bisa jadi lebih beragam ketimbang hanya dari ASI saja. Namun, memilih makanan untuk MPASI tidak bisa sembarangan. Ibu harus memikirkan banyak faktor, mulai dari alergi yang mungkin dimiliki anak, dan kandungan nutrisi di makanan tersebut.

Baca juga: Tips Menyiapkan MPASI Pertama untuk Si Kecil

Waktu Tepat Memberikan MPASI pada Anak

Saat memberi MPASI, ibu mungkin akan menjalani fase "trial-error", sehingga akhirnya mengetahui jenis makanan yang aman dikonsumsi anak demi mendukung tumbuh kembangnya. Namun, penting juga untuk mengetahui waktu yang tepat untuk memberikan MPASI kepada anak. Nah, ciri anak yang sudah siap diberi MPASI, antara lain:

  • Anak sudah mampu duduk tegak sendiri tanpa bantuan atau dipegangi.

  • Anak sering membuka mulutnya ketika ia disodorkan makanan.

  • Anak mulai menunjukkan gerak-gerik dan ekspresi atas ketertarikannya ketika orang dewasa atau orang lain tengah makan.

  • Ketika kenyang, bayi bersandar atau pergi untuk menunjukkan bahwa ia enggan makan lagi.

  • Anak kerap mengambil sesuatu kemudian memasukkannya ke dalam mulut. Seperti misalnya makanan yang ada di dekatnya. 

Jenis Makanan yang Paling Baik untuk Awal MPASI

Beberapa jenis makanan yang disarankan untuk diberikan saat awal MPASI, antara lain:

  • Sayuran yang ditumbuk seperti wortel, labu, kentang, ubi, brokoli.

  • Buah tumbuk, seperti apel, pir, pisang, pepaya, atau alpukat.

  • Sereal bayi bebas gluten yang diperkaya dengan zat besi, ibu bisa mencampurkannya dengan ASI.

  • Bubur susu atau biskuit yang dihaluskan.

Namun, penting untuk diperhatikan, hindari penambahan garam, gula, madu, atau pemanis lainnya untuk makanan bayi. Sementara itu, pastikan juga agar sayuran selalu tersedia dalam menu harian bayi. Jika ibu ingin tahu lebih banyak mengenai makanan yang baik untuk MPASI pada tahap awal, dokter di Halodoc bisa menjadi solusi. Kamu bisa bertanya pada dokter spesialis anak terkait menu sehat untuk MPASI yang bisa diakses hanya melalui smartphone

Baca juga: Resep MPASI untuk Bayi Usia 6-8 Bulan

Apabila bayi sudah siap mampu mengonsumsi jenis makanan di atas, maka orangtua bisa meningkatkan jenis makanan yang bisa ia makan. Jenis makanan tersebut, antara lain: 

  • Daging tumbuk;

  • Kacang-kacangan yang ditumbuk;

  • Sayuran dicampur dengan kentang atau yang ditumbuk;

  • Sayuran hijau tumbuk, yang berisi kacang polong, kol, bayam atau brokoli;

  • Susu full cream, yogurt, krim keju. 

Lantas, Adakah Jenis Makanan yang Tidak Disarankan?

Terdapat juga beberapa jenis makanan dan kebiasaan tertentu yang harus dihindari selama tahun pertama bayi, yakni: 

  • Usahakan untuk tidak mengganti ASI dengan susu sapi atau susu formula, karena susu sapi lebih sulit dicerna, bahkan bisa sebabkan anak sembelit.

  • Hindari memberi makanan lengket atau keras, karena ini bisa buat bayi tersedak. 

Baca juga: 4 Bahan Alami Pengganti Gula untuk MPASI

  • Kacang utuh adalah makanan yang tidak aman untuk bayi berusia di bawah 2 tahun, karena bisa sebabkan ia tersedak.

  • Untuk anak di bawah 1 tahun, madu tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan botulisme.

  • Jangan beri makan keju yang tidak dipasteurisasi, karena dapat meningkatkan risiko keracunan pada bayi. 

  • Hindari memberikan makanan laut seperti kerang-kerangan, udang, lobster, kepiting dan kerang untuk bayi di bawah usia 1 tahun.

  • Selain itu hindari juga memberinya ikan yang tinggi merkuri. 

Referensi:

Baby Centre UK. Diakses pada 2019. How can I tell if my baby is ready for solids?
World Health Organization. Diakses pada 2019. Nutrition: Complementary feeding.