• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Jenis Makanan yang Tepat untuk Mengatasi Anemia

Jenis Makanan yang Tepat untuk Mengatasi Anemia

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Jenis Makanan yang Tepat untuk Mengatasi Anemia

Halodoc, Jakarta – Kamu sering merasa lemas, pusing dan tangan terasa dingin? Bisa jadi kamu mengalami anemia atau kurang sel darah merah. Anemia adalah salah satu gangguan kesehatan yang umum terjadi. Ada banyak hal yang bisa menyebabkan masalah kesehatan tersebut.

Mulai dari tubuh kehilangan banyak darah, kerusakan sel darah merah, atau ketidakmampuan tubuh untuk memproduksi sel darah merah yang cukup. Kamu juga bisa mengalami anemia bila kamu kekurangan nutrisi yang penting untuk pembuatan darah. Itulah mengapa salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi anemia adalah mengonsumsi makanan penambah darah. 

Jenis Makanan Penambah Darah untuk Anemia

Makanan yang terbaik untuk anemia adalah jenis makanan yang kaya zat besi dan vitamin lainnya yang penting untuk produksi hemoglobin dan sel darah merah. Pengidap anemia juga perlu mengonsumsi makanan yang bisa membantu tubuh untuk menyerap zat besi dengan baik.

Berikut ini jenis makanan penambah darah yang bisa membantu mengatasi anemia:

1.Makanan yang Kaya Zat Besi

Mengonsumsi makanan yang kaya zat besi membantu meningkatkan produksi sel darah merah dalam tubuh. Zat besi membantu produksi hemoglobin yang dibutuhkan untuk menghasilkan sel darah merah yang sehat.

Beberapa makanan penambah darah yang kaya akan zat besi, antara lain:

  • Daging merah dan unggas.
  • Sayuran berdaun hijau, seperti bayam dan kangkung.
  • Jeroan, seperti hati sapi.
  • Polong-polongan, seperti kacang mete dan kacang merah.
  • Kacang-kacangan dan biji-bijian.

Rekomendasi asupan zat besi harian untuk pria adalah sebanyak 10 miligram (mg) dan 12 mg untuk wanita.

Baca juga: Siapa Saja yang Rentan Alami Kelebihan Zat Besi dalam Tubuh?

2.Makanan yang Mengandung Asam Folat

Menambahkan makanan yang mengandung vitamin B tertentu ke dalam makanan sehari-hari juga bermanfaat untuk mengatasi anemia. Beberapa makanan penambah darah yang tinggi vitamin B9 (asam folat), antara lain:

  • Roti dan sereal yang diperkaya dengan nutrisi ini.
  • Sayuran berdaun hijau gelap, seperti bayam dan kangkung.
  • Polong-polongan.
  • Kacang-kacangan.

3.Makanan yang Mengandung Vitamin B12

Vitamin B12 penting untuk meningkatkan fungsi sumsum tulang agar bisa menghasilkan sel darah merah yang sehat dalam jumlah yang cukup. Kekurangan vitamin B12 memengaruhi tubuh dalam memproduksi sel darah merah yang normal, sehingga bisa menyebabkan anemia. 

Itulah mengapa kamu perlu mencukupi kebutuhan asupan vitamin B12 harian dengan mengonsumsi makanan berikut:

  • Daging merah, seperti daging sapi.
  • Ikan.
  • Produk susu, seperti susu dan keju.
  • Telur.

4.Makanan yang Mengandung Tembaga

Asupan tembaga tidak secara langsung meningkatkan produksi sel darah merah, melainkan bisa membantu sel darah merah untuk mendapatkan zat besi yang mereka butuhkan untuk bertambah banyak. Makanan penambah darah yang kaya akan tembaga, antara lain:

  • Daging unggas.
  • Kerang.
  • Hati.
  • Kacang polong.
  • Ceri.
  • Kacang-kacangan.

5.Makanan Kaya Vitamin A

Vitamin A (retinol) juga mendukung produksi sel darah merah dengan cara yang sama dengan mineral tembaga. Beberapa makanan yang kaya vitamin A dan baik dikonsumsi oleh pengidap anemia sebagai makanan penambah darah, antara lain:

  • Sayuran berdaun hijau tua, seperti bayam dan kangkung.
  • Ubi jalar.
  • Labu.
  • Wortel.
  • Paprika merah.
  • Buah-buahan, seperti semangka, jeruk bali, dan melon.

Baca juga: Jangan Salah, Vitamin A Dibutuhkan Orang Semua Usia

6.Makanan Kaya Vitamin C

Vitamin C membantu tubuh untuk menyerap zat besi dengan lebih baik, sehingga bisa menghasilkan produksi sel darah merah yang banyak.

Vitamin C bisa didapatkan dengan mengonsumsi buah-buahan berikut:

  • Jeruk.
  • Jambu biji.
  • Stroberi.
  • Tomat.

Baca juga: Begini Cara Merawat Anemia Berdasarkan Jenisnya

Itulah jenis makanan penambah darah yang baik untuk mengatasi anemia. Namun, bila mengonsumsi makanan penambah darah tidak mampu mengatasi anemia kamu atau gejala anemia semakin parah, sebaiknya segera temui dokter untuk mendapatkan pengobatan medis.

Kamu bisa buat janji dengan dokter di rumah sakit pilihan melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasinya sekarang juga untuk memudahkan kamu mendapatkan solusi kesehatan terlengkap.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2021. Best Diet Plan for Anemia.
Healthline. Diakses pada 2021. How to Increase Your Red Blood Cell Count.