Ingin Punya Kaki Lentur Seperti Jokowi? Ini Tipsnya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Ingin Punya Kaki Lentur Seperti Jokowi? Ini Tipsnya

Halodoc, Jakarta – Di sela riuh pemberitaan mengenai pelantikan para Menteri Kabinet Indonesia Maju, Rabu (23/10) lalu, posisi kaki Presiden Joko Widodo saat duduk lesehan di undukan istana mencuri perhatian publik. Pasalnya, pemimpin negara yang akrab disapa Jokowi itu duduk dengan kaki yang menyilang dan menekuk-nekuk. 

Kelenturan kaki Jokowi ketika duduk itu sontak membuat heboh karena tampak tak lazim. Tidak semua orang bisa duduk dengan menekuk kaki hingga seperti itu. Soal penyebabnya, belum diketahui pasti. Namun, kelenturan tubuh atau fleksibilitas merupakan hal yang baik dan penting untuk dimiliki, sebagai salah satu penunjang kebugaran tubuh.

Baca juga: Harus Tahu, Pentingnya Pemanasan dan Pendinginan Dalam Olahraga

Tubuh yang lentur dapat membantu kamu meraih tingkat kebugaran yang optimal, meminimalisir risiko cedera, dan berperan penting dalam melindungi tubuh dari berbagai kondisi serius, seperti arthritis dan penyakit lainnya. Sebab, saat kamu meregangkan otot, jangkauan tendon yang mengaitkan otot pada tulang juga akan menjadi lebih panjang. 

Semakin panjang tendon akan membuat kamu semakin mudah untuk meningkatkan kekuatan otot saat berolahraga. Singkatnya, otot yang lentur memiliki potensi untuk menjadi otot yang kuat. Ketika otot menjadi kuat, metabolisme dan tingkat kebugaran tubuh akan meningkat. Tak hanya itu, otot yang lentur juga dapat membuat kamu menjalani aktivitas dengan mudah dan tidak rentan cedera.

Tips Agar Bisa Punya Kaki dan Tubuh yang Lentur

Ingin bisa memiliki kaki dan tubuh lentur seperti Jokowi? Bisa kok. Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan, untuk melatih dan meningkatkan kelenturan tubuh kamu, yaitu:

1. Banyak Minum Air Putih

Tak hanya bagi ginjal, minum air putih yang cukup juga dapat membuat otot terhidrasi dengan baik. Sebab ketika dehidrasi, otot dapat menjadi kaku dan kurang lentur. Jika menjadi kebiasaan, kurang minum dapat membuat kekakuan otot menjadi semakin parah seiring bertambahnya usia. 

Baca juga: Jalan Kaki, Olahraga Ringan yang Punya Banyak Manfaat

Oleh karena itu, perbanyaklah minum air putih setiap harinya. Minumlah segelas air putih saat bangun tidur, sebelum makan, dan sebelum tidur di malam hari. Pastikan juga untuk selalu minum air putih sebelum dan sesudah berolahraga agar tubuh terhidrasi dengan baik. 

2. Lakukan Teknik Pernapasan untuk Redakan Stres

Stres dapat memicu terjadinya ketegangan otot, yang juga mengurangi kelenturannya. Untuk mengatasinya, cobalah lakukan teknik pernapasan dalam-dalam ketika mulai merasa stres. Cara ini dapat membantu tubuh kembali relaks dan mengurangi ketegangan pada otot-otot.

Cara lain untuk mengatasi stres adalah meluangkan waktu untuk me time, atau konsultasi dengan psikolog di aplikasi Halodoc lewat Chat atau Voice/Video Call, jika merasa butuh bantuan profesional. Jadi, pastikan aplikasinya sudah kamu download dan install di ponselmu, ya. Ingat, stres adalah akar dari segala penyakit, sehingga kamu tidak boleh menyepelekannya.

3. Yoga

Kelenturan tubuh merupakan salah satu aspek penting yang dilatih dalam olahraga yoga. Tak hanya mencakup meditasi dan latihan fisik, yoga juga bermanfaat untuk melatih kelenturan dan keseimbangan tubuh, sekaligus meredakan stres. Jika belum pernah melakukan olahraga ini, cari dan bergabunglah dengan kelas yoga yang sesuai dengan kondisi fisik dan kebutuhan kamu. Sempatkanlah untuk melakukan olahraga ini sebanyak 2-3 kali dalam seminggu, yang diselingi dengan olahraga lain seperti joging atau renang.

Baca Juga: Inilah yang Terjadi pada Tubuh Saat Berhenti Olahraga

4. Pilates

Jenis olahraga lainnya yang juga bermanfaat untuk melatih kelenturan tubuh adalah pilates. Olahraga ini meliputi serangkaian gerakan dan postur tubuh yang serupa dengan yoga. Bedanya, pilates dilakukan dengan menggunakan alat bantu, seperti bola, dumbell, dan resistance band. Sama halnya dengan memilih kelas yoga, kamu juga perlu mencari kelas pilates yang sesuai dengan kemampuan dan kondisi fisik kamu.

5. Ikut Kelas Dansa

Bagi kamu yang tidak terlalu suka berolahraga, kamu bisa coba ikut kelas dansa yang lebih menyenangkan, seperti zumba. Mengikuti kelas dansa juga dapat memperlebar rentang gerak dan meningkatkan kelenturan tubuh, dengan diiringi musik yang menyenangkan. Selain mengikuti kelas dansa, kamu juga bisa melakukan latihan secara mandiri di rumah, dengan mengikuti tutorial dansa yang bisa kamu dapatkan di internet.

Referensi:
Real Simple. Diakses pada 2019. Increase Your Flexibility and Improve Your Life.
Net Doctor. Diakses pada 2019. 6 ways to improve your flexibility.