Kanker Darah Diturunkan Secara Genetik, Mitos atau Fakta?

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Kanker Darah Diturunkan Secara Genetik, Mitos atau Fakta?

Halodoc, Jakarta – Penyakit kanker adalah jenis penyakit yang cukup serius dan menakutkan bagi sebagian orang. Salah satu jenis kanker yang dapat menyerang kesehatan adalah kanker darah.

Kanker darah adalah jenis kanker yang menyerang sel darah putih dalam tubuh. Sel darah putih adalah sel darah yang penting untuk melindungi tubuh terhadap benda asing atau penyakit yang masuk dalam tubuh. Sel darah putih dihasilkan oleh sumsum tulang belakang.

Normalnya, sel darah putih yang diproduksi sumsum tulang belakang dapat melawan infeksi atau bakteri yang masuk dalam tubuh. Pada pengidap kanker darah, sel darah putih yang dihasilkan sumsum tulang belakang adalah sel darah putih yang abnormal dan tidak berfungsi dengan baik.

Sel darah putih abnormal yang dihasilkan juga dalam jumlah yang berlebihan. Hal ini mengakibatkan penumpukan sel darah putih yang abnormal, sehingga mengganggu jumlah sel darah yang normal. Penumpukan sel darah putih yang abnormal nyatanya dapat mengganggu fungsi kerja organ tubuh lainnya seperti hati, paru-paru atau ginjal.

Kenali Jenis Kanker Darah

Kanker darah bisa dibedakan dari jenis perkembangan dan pertumbuhan penyakit ini berdasarkan cepat atau lambatnya perkembangan penyakit, yaitu jenis kanker darah akut dan kanker darah kronis. 

Selain itu, terdapat empat jenis kanker darah yang paling sering ditemui, seperti leukemia limfotik akut, leukemia mielogen akut, leukemia limfotik kronis dan leukemia mielogen kronis.

Apakah Genetik dapat Menyebabkan Seseorang Mengalami Kanker darah?

Mutasi DNA dalam sel darah diduga menjadi penyebab kanker darah. Tidak ada salahnya untuk mengetahui beberapa faktor yang meningkatkan risiko seseorang mengalami kanker darah, seperti:

1. Faktor Genetika atau Keturunan

Tidak semua jenis kanker darah dapat diturunkan melalui faktor genetika. Leukemia limfatik salah satu jenis kanker darah yang dapat diturunkan melalui genetik khususnya pada pria. 

2. Pernah Menjalani Pengobatan Penyakit Kanker Lainnya

Pengidap kanker jenis lainnya yang pernah melakukan pengobatan seperti kemoterapi atau radioterapi lebih berisiko mengalami kanker darah.

3. Seseorang yang Sering Terpapar Radiasi Tingkat Tinggi

Seseorang yang bekerja dengan paparan radiasi atau zat kimia tertentu berisiko mengalami kondisi kanker darah.

4. Merokok

Kebiasaan ini memiliki banyak dampak buruk pada kesehatan kamu. Tidak hanya kanker darah, perokok aktif rentan mengalami penyakit kanker lainnya seperti paru-paru.

Gejala yang Dialami Pengidap Kanker Darah

Ada beragam gejala yang akan dialami oleh pengidap kanker darah. Tentu tiap jenis kanker darah memiliki gejala yang berbeda. Namun, umumnya pengidap kanker darah akan lebih sering merasa lemas serta kelelahan yang terus menerus.

Tidak hanya itu, pengidap kanker darah akan lebih sering mengalami kondisi demam, menggigil yang disertai dengan sakit kepala dan muntah. Nyeri pada tulang, penurunan berat badan, pembengkakan pada limfa noda, hati dan limpa.

Biasanya pengidap kanker darah akan lebih sering mengalami mimisan dan bintik-bintik merah pada kulit. Tidak ada salahnya untuk segera kunjungi dokter khususnya jika gejala bertambah parah dan tidak membaik dalam beberapa hari. 

Kamu juga bisa berdiskusi melalui aplikasi Halodoc untuk mengetahui tips seputar kanker darah. Yuk, download aplikasi Halodoc melalui App Store atau Google Play sekarang juga!

Baca juga: 6 Hal Ini Bisa Terjadi pada Pengidap Kanker Darah