• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kapan Sebaiknya Gejala Kista Epididimis Diwaspadai?

Kapan Sebaiknya Gejala Kista Epididimis Diwaspadai?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Kista adalah pembentukan benjolan yang dapat terdiri dari cairan dan zat lainnya, serta dapat terjadi pada seluruh bagian tubuh. Kamu harus sering memperhatikan semua bagian tubuh untuk berhati-hati jika kista tumbuh. Sebab, jika kista menyerang beberapa bagian vital, rasa sakit mungkin akan timbul. Salah satu area yang dapat mengalami pertumbuhan kista pada pria adalah area testis.

Pria yang merasakan adanya benjolan pada bagian intim di tubuhnya, kemungkinan besar ia mengidap kista epididimis. Gangguan tersebut terjadi pada belakang testis, yang fungsinya untuk menyalurkan sperma. Memang penyakit ini tidak menimbulkan bahaya, tetapi penting untuk waspada jika sudah menimbulkan beberapa gejala. Berikut beberapa gejala yang perlu diwaspadai!

Baca juga: Apakah Kista Epididimis Bisa Sebabkan Komplikasi?

Waspada Gejala dari Kista Epididimis

Kista epididimis adalah sejenis kista yang terjadi pada epididimis, tabung melingkar pada bagian belakang testis yang menyimpan dan mengangkut sperma. Gangguan ini menciptakan benjolan yang bersifat jinak (non-kanker) pada testis dan sangat umum terjadi sejalan dengan bertambahnya usia seseorang. Biasanya seseorang sadar mengalami gangguan ini saat tidak sengaja memegang area intimnya atau timbul rasa sakit dari benjolan tersebut.

Gangguan kista ini juga terkadang disebut juga sebagai spermatokel, meskipun pada faktanya berbeda. Pada seseorang yang mengidap kista epididimis, benjolan yang terbentuk hanya menampung cairan saja. Sedangkan pada seseorang yang mengidap spermatokel, kista tersebut dapat menyimpan cairan serta sperma di dalamnya. Umumnya, dokter yang akan menentukan jenis gangguan yang menyerang bagian testis kamu.

Lalu, kapan sebaiknya harus waspada terkait gejala dari kista epididimis? Benjolan yang terbentuk dari kista tersebut jika masih kecil, jarang dapat menimbulkan gangguan. Namun, jika benjolan tersebut sudah membesar dan menimbulkan rasa tidak nyaman, serta kamu sudah merasakan nyeri pada area skrotum, ada baiknya untuk waspada dan memeriksakan diri ke dokter. Terlebih lagi jika kamu merasakan testis menjadi bengkak atau mengeras.

Selain itu, gejala-gejala lainnya yang dapat timbul adalah perasaan berat dan kemerahan pada skrotum, tekanan yang meningkat di bagian bawah penis, hingga nyeri pada pangkal paha atau punggung. Meski begitu, kista epididimis biasanya tidak menimbulkan rasa sakit yang parah dan intens. Pada umumnya juga seseorang yang mengidap ini tidak menimbulkan rasa sakit sama sekali. Jika gangguan ini sudah menimbulkan rasa sakit, ada baiknya melakukan pemeriksaan.

Jika kamu masih mempunyai pertanyaan terkait kista epididimis, dokter dari Halodoc dapat menjawab semua kekhawatiran yang ada. Caranya mudah, kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc di smartphone yang digunakan sehari-hari agar mendapatkan kemudahan akses kesehatan!

Baca juga: Alami Kista Epididimis, Ini Cara Mengobatinya

Pengobatan Kista Epididimis

Kebanyakan gangguan kista ini mendapatkan pengobatan hanya jika menimbulkan gejala seperti rasa sakit atau tidak nyaman. Jika tidak, setelah melakukan diagnosis, kelainan tersebut akan terus dipantau dengan pemeriksaan mandiri serta tindak lanjut dokter secara teratur. Selain itu, pada beberapa kasus, penyakit ini juga dapat sembuh dengan sendirinya tanpa dilakukan pengobatan.

Secara umum, kista epididimis dan spermatokel akan menjadi lebih kecil dalam ukuran ketika tubuh menyerap kembali cairan tersebut dari kista yang terbentuk atau ukurannya tetap sama. Pada beberapa kasus, jika kista epididimis sudah menimbulkan rasa sakit dan terus membesar, perawatan baru akan dilakukan. Kamu dapat mendapatkan perawatan berupa operasi, aspirasi, hingga skleroterapi perkutan.

Baca juga: Ini 8 Jenis Kista yang Perlu Diketahui

Sekarang kamu sudah tahu terkait gejala dari kista epididimis yang harus diwaspadai. Jika dirasa benjolan pada area intim tersebut sudah menimbulkan rasa tidak nyaman, langsung periksakan diri ke dokter. Jangan sampai kamu kesulitan untuk beraktivitas karena ukuran yang terus membesar dari hari ke hari.

Referensi:
Very Well Health. Diakses pada 2020. An Overview of an Epididymal Cyst.
Patient. Diakses pada 2020. Epididymal Cyst.