• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kapan Sebaiknya Pengidap Narsistik Menemui Psikolog?

Kapan Sebaiknya Pengidap Narsistik Menemui Psikolog?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Kapan Sebaiknya Pengidap Narsistik Menemui Psikolog?

Halodoc, Jakarta – Sering digunakan untuk melabeli orang-orang yang suka selfie, istilah 'narsis' sebenarnya pertama kali digunakan oleh psikolog ternama Sigmund Freud untuk menjelaskan tentang gangguan kepribadian narsistik atau narcissistic personality disorder (NPD). 

Orang yang memiliki gangguan kepribadian tersebut memiliki kebutuhan yang tinggi untuk diperhatikan dan dikagumi oleh orang lain. Mereka bisa marah atau kecewa bila mereka tidak mendapatkan pujian yang menurut mereka pantas untuk mereka dapatkan. Pengidap NPD juga seringnya tidak bisa berempati terhadap orang lain. Jika kamu memiliki ciri-ciri gangguan kepribadian narsistik, mungkin ini waktu yang tepat untuk menemui psikolog.

Baca juga: Kenali Perbedaan Kepribadian Antisosial dan Narsistik

Kenali Gejalanya

Gangguan kepribadian narsistik lebih sering terjadi pada pria daripada wanita, dan biasanya dimulai pada masa remaja atau awal masa dewasa. Orang dengan gangguan tersebut mungkin tidak menyadari memiliki masalah karena hal itu tidak sesuai dengan kepribadian mereka.

Padahal, karakteristik yang buruk tersebut tidak jarang menyebabkan pengidap mengalami masalah dalam berbagai aspek kehidupan, seperti hubungan dengan orang lain dan pekerjaan. Berikut ini gejala-gejala gangguan kepribadian narsistik:

  • Memiliki rasa mencintai diri sendiri yang berlebihan.
  • Merasa berhak dan butuh untuk dikagumi terus-menerus.
  • Bersikap sok dan sombong yang membuat orang lain menjauh.
  • Membesar-besarkan prestasi dan bakat.
  • Tenggelam dalam fantasi tentang kesuksesan, kekuatan, kecemerlangan, kecantikan atau pasangan yang sempurna.
  • Merasa diri lebih unggul dan hanya bisa bergaul dengan orang yang sama-sama istimewa dengannya.
  • Sering meremehkan orang lain.
  • Tidak mampu atau enggan berempati atau mempedulikan kebutuhan dan perasaan orang lain.
  • Mengalami masalah dalam pekerjaan, sekolah, hubungan dengan orang lain, keuangan, serta terlibat dalam alkohol dan narkoba.

Baca juga: Penjelasan yang Perlu Dipahami Tentang Narcissistic Communicator

Kapan Harus Pergi Ke Psikolog?

Bila kamu memiliki beberapa ciri-ciri gangguan kepribadian narsistik seperti di atas, segera buat janji dengan psikolog atau ahli kesehatan mental. Tenaga kesehatan profesional akan membantu kamu untuk mendiagnosis apakah kamu mengidap gangguan kepribadian narsistik dan memberikan perawatan yang tepat untuk membantu mengelola gejala.

Sayangnya, kebanyakan orang dengan gangguan kepribadian narsistik tidak menyadari bahwa ada yang salah dengan dirinya, sehingga mereka jarang berinisiatif sendiri mencari pengobatan.

Namun, bila gangguan kepribadian narsistik sudah sampai menyebabkan gejala depresi, penggunaan narkoba, masalah signifikan pada kehidupan sehari-hari, serta masalah kesehatan mental lainnya, kamu dianjurkan untuk menemui psikolog. Perawatan yang tepat akan membantu kamu untuk memiliki kualitas kehidupan yang lebih baik.

Pengobatan untuk Gangguan Kepribadian Narsistik

Pengobatan gangguan kepribadian narsistik bisa menjadi tantangan tersendiri karena orang dengan gangguan kepribadian tersebut memiliki harga diri yang tinggi dan sikap defensif, sehingga sulit untuk menerima dan mengikuti rencana pengobatan.

Namun, bila kamu bersedia untuk menjalani pengobatan, terapi bicara atau psikoterapi adalah cara efektif untuk mengatasi gangguan kepribadian narsistik. Psikoterapi dapat membantu kamu untuk:

  • Belajar berhubungan lebih baik dengan orang lain, sehingga kamu memiliki hubungan yang lebih dekat dan langgeng dengan orang lain.
  • Memahami penyebab emosi yang kamu rasakan dan hal yang memicu kamu untuk bersaing, tidak mempercayai orang lain serta membenci diri sendiri dan orang lain.

Obat-obatan juga bisa diberikan dalam proses perawatan bila kamu juga memiliki kondisi kesehatan mental lainnya, seperti gejala depresi atau kecemasan.

Baca juga: 7 Cara Hadapi Pasangan Gangguan Kepribadian Narsistik

Jangan ragu juga untuk curhat pada psikolog melalui aplikasi Halodoc bila kamu mengalami masalah dalam kehidupan sehari-hari akibat gangguan mental yang kamu alami. Melalui Video/Voice Call dan Chat, kamu bisa minta saran kesehatan yang tepat kapan saja dan di mana saja. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Narcissistic personality disorder
Healthline. Diakses pada 2020. Narcissistic Personality Disorder