• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kapan Waktu yang Tepat Imunisasi Campak untuk Si Kecil?

Kapan Waktu yang Tepat Imunisasi Campak untuk Si Kecil?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Salah satu vaksin yang direkomendasikan oleh Centers for Disease Control and Prevention untuk anak adalah MMR yang melindungi dari campak, gondong, dan rubela. Anak-anak harus mendapatkan dua dosis vaksin MMR, dimulai dengan dosis pertama pada usia 12–15 bulan, dan dosis kedua pada usia 4–6 tahun.

Vaksin MMR sangat efektif melindungi anak dari campak, gondong, rubela, dan mencegah komplikasi yang disebabkan oleh penyakit ini. Anak yang sudah menerima dua dosis vaksin MMR sesuai dengan jadwal vaksinasi yang dilakukan departemen kesehatan setempat dianggap terlindungi dari ketiga penyakit menular tersebut seumur hidup. Remaja dan orang dewasa pun juga harus memperbarui vaksinasi MMR mereka.

Selain MMR, anak-anak juga dapat memperoleh vaksin MMRV, yang menambah perlindungan terhadap varicella (cacar air). Seperti MMR vaksin MMRV pertama dapat diberikan dari usia 12 hingga 15 bulan. Dosis kedua dapat diberikan antara usia 4 sampai 6 tahun (atau setidaknya 3 bulan setelah dosis pertama didapatkan.

Namun vaksin MMRV hanya dilisensikan untuk digunakan pada anak-anak berusia 12 bulan hingga 12 tahun, sehingga vaksin tersebut tidak dapat diberikan sebelum usia 12 bulan. Dosis awal MMR yang sudah diberikan pada usia 6 bulan sampai 11 bulan dapat ditindaklanjuti dengan dua dosis MMRV. MMRV diberikan dengan suntikan dan dapat diberikan bersamaan dengan vaksin lain.

Baca juga: Ini 5 Mitos tentang Penyakit Campak pada Bayi

Efektivitas Imunisasi Campak

Dua dosis vaksin MMR adalah 97 persen efektif terhadap campak dan 88 persennya terhadap gondong. Satu dosis vaksin MMR merupakan 93 persen efektif terhadap campak, 78 persen terhadap gondong, dan 97 persen terhadap rubella.

MMR adalah vaksin virus hidup yang dilemahkan. Ini berarti bahwa setelah injeksi, maka virus menyebabkan infeksi yang tidak berbahaya pada orang yang divaksinasi dengan sangat sedikit. Sistem kekebalan seseorang melawan infeksi yang diakibatkan oleh virus-virus yang dilemahkan ini, sehingga kekebalan (perlindungan tubuh dari virus) pun berkembang.

Beberapa orang yang mendapatkan dua dosis vaksin MMR mungkin masih mendapatkan campak, gondong, ataupun rubela jika mereka terpapar virus yang menyebabkan penyakit ini. Belum ada kepastian medis mengenai hal ini, tetapi bisa jadi sistem kekebalan tubuh mereka tidak merespons sebaik seharusnya terhadap vaksin.

Sekitar 3 dari 100 orang yang mendapat dua dosis vaksin MMR akan terkena campak jika terkena virus. Namun, mereka lebih cenderung memiliki penyakit yang lebih ringan dan juga cenderung menularkan penyakit kepada orang lain.

Sedangkan vaksin MMRV dapat melindungi dari empat penyakit, yaitu campak, gondong, rubela, dan varicella (cacar air).

Baca juga: 5 Hal yang Harus Dihindari Saat Kena Campak

Bahaya Campak

Campak adalah infeksi pernapasan yang sangat menular yang menyebabkan kulit mengalami ruam secara total disertai gejala yang mirip dengan flu. Seorang anak yang sakit harus minum banyak cairan, banyak istirahat, tinggal di rumah, dan meninggalkan aktivitas dengan rekan sebaya untuk menghindari penularan.

Anak-anak dengan campak harus mendapatkan perawatan yang tepat dari dokter. Dalam beberapa kasus, campak dapat mengakibatkan masalah lain, seperti infeksi telinga, diare, pneumonia, dan ensefalitis (iritasi dan pembengkakan otak)

Baca juga: Jangan Salah Ini Perbedaan Rubella dan Campak

Anak-anak dengan campak harus dijauhkan dari orang lain selama empat hari setelah ruam mereka muncul. Bagi mereka dengan sistem kekebalan yang lemah, maka cara ini harus berlanjut sampai mereka pulih sepenuhnya dan semua gejala hilang.

Kalau ingin tahu lebih banyak mengenai waktu yang tepat untuk melakukan imunisasi campak buat Si Kecil, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untuk orangtua. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc di Google Play atau App Store. Melalui fitur Chat With a Doctor, orangtua bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat, kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah.

Referensi:
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2020. Measles, Mumps, and Rubella (MMR) Vaccination: What Everyone Should Know.
Healthy Children. Diakses pada 2020. When should the measles vaccine be given early?