28 January 2019

Kaum Hawa Perlu Tahu Jenis-jenis Miom di Rahim

jenis miom, pertumbuhan sel tumor

Halodoc, Jakarta - Kesehatan organ reproduksi seorang perempuan merupakan hal yang sangat penting dan perlu dijaga kesehatannya. Apalagi bagi kamu yang nantinya akan menjadi seorang ibu. Kesehatan organ reproduksi harus diperhatikan dengan baik untuk mencegah hal-hal yang dapat membahayakan rahim kamu. Nah, ada baiknya kamu kenalan dengan yang namanya penyakit miom ini! Penyakit ini bisa ditandai dengan perut kembung dan ukuran yang membesar. Kenali juga jenis miom yang bisa terjadi. Yuk, baca penjelasan selengkapnya!

Baca juga: 5 Hal yang Perlu Diketahui Tentang Miom & Kista

Apa Itu Miom?

Miom punya nama lain, yaitu mioma, fibroid, fibromioma, atau leiomioma. Kondisi ini menandakan adanya pertumbuhan sel tumor di dalam atau di sekitar rahim (uterus) yang tidak bersifat ganas. Moim sendiri berasal dari sel otot rahim yang mulai tumbuh secara abnormal. Pertumbuhan abnormal inilah yang akhirnya membentuk tumor jinak. Ukuran dari miom ini berkisar dari 1 milimeter hingga 20 sentimeter.

Apa Saja Jenis-jenis Miom?

Miom dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan lokasi tumbuhnya miom. Beberapa jenis miom tersebut, antara lain:

  • Subserous, yaitu miom yang tumbuh di bagian luar dinding rahim, ke rongga panggul. Jenis ini dapat tumbuh dan menyebar ke bagian luar rahim.

  • Submukosa, yaitu miom yang tumbuh pada lapisan otot bagian dalam dari dinding rahim. Jika miom ini tumbuh besar, miom dapat memengaruhi siklus menstruasi dan mengakibatkan pendarahan, serta komplikasi serius lainnya, seperti keguguran dan kemandulan.

  • Pedunculated, yaitu miom yang tumbuh pada batang kecil di dalam atau luar rahim.

  • Intramural, yaitu miom yang tumbuh di antara jaringan otot rahim. Lokasi ini merupakan tempat yang paling umum terbentuknya miom. Miom ini juga memungkinkan untuk memperbesar ukuran rahim.

Baca juga: Mengenal Miom pada Rahim dan Bahayanya

Jika Miom Muncul, Gejala Apa yang Ditimbulkan?

Penyakit ini tidak menimbulkan gejala apapun pada banyak kasus yang terjadi. Hanya sekitar 25 persen kasus miom yang menimbulkan gejala, seperti:

  • Perut membesar dan terasa sakit. Selain daerah perut,

  • Mengalami sembelit atau kembung.

  • Mengalami rasa nyeri saat berhubungan intim.

  • Mengalami nyeri atau tekanan pada bagian panggul.

  • Mengalami nyeri pada bagian belakang kaki.

  • Siklus menstruasi yang berantakan.

  • Sering buang air kecil. Kondisi ini dikarenakan adanya tekanan miom pada kantung kemih.

  • Konstipasi. Kondisi ini terjadi ketika miom menekan bagian usus besar atau rektum.

Apa Penyebab Munculnya Miom?

Penyebab kemunculan miom masih belum diketahui hingga kini. Namun, tumbuhnya miom ini diduga terkait dengan kadar hormon estrogen dalam tubuh wanita. Hormon estrogen merupakan hormon reproduksi wanita yang diproduksi oleh indung telur. Miom bisa dialami oleh perempuan dengan rentang usia 16-50 tahun, ketika tingkat estrogen dalam tubuh sedang berada pada titik tertinggi. Kondisi ini akan berangsur menurun ketika seorang wanita sudah mengalami menopause. Ada beberapa hal lainnya yang dapat memicu seseorang mengidap kondisi ini, antara lain:

  • Wanita yang mengonsumsi alkohol secara berlebihan.

  • Wanita dengan usia produktif, sekitar 16-50 tahun.

  • Wanita yang memiliki riwayat penyakit miom dalam keluarga.

  • Wanita berkulit hitam lebih mungkin mengalami kondisi ini.

  • Wanita yang mengalami menstruasi terlalu dini.

  • Wanita dengan kadar hormon estrogen yang tidak normal karena kondisi medis atau karena penggunaan obat-obatan.

  • Wanita yang terlalu banyak makan daging merah daripada sayur-sayuran hijau, susu, dan buah-buahan.

Baca juga: Kenali Ciri-ciri Miom & Ketahui Bahayanya

Terapkan pola hidup sehat, pertahankan berat badan ideal dengan berolahraga dan diet sehat. Lakukan juga medical check-up setiap tahun, jika kamu wanita dengan usia produktif, untuk menghindari adanya penyakit pada rahim kamu.

Punya pertanyaan seputar masalah kesehatan? Halodoc bisa jadi solusinya! Kamu bisa diskusi langsung dengan dokter ahli melalui Chat atau Voice/Video Call. Enggak hanya itu, kamu juga bisa membeli obat yang sedang kamu butuhkan. Tanpa perlu repot, pesanan kamu akan diantar ke tempat tujuan dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya di Google Play atau App Store!