29 November 2017

Kenali Ciri-ciri Miom & Ketahui Bahayanya

Kenali Ciri-ciri Miom & Ketahui Bahayanya

Halodoc, Jakarta – Salah satu penyakit yang menjadi ancaman bagi wanita adalah miom. Pasalnya, penyakit tumor dinding rahim ini akan membuat wanita sulit hamil atau jika menyerang wanita hamil, maka dapat membahayakan kandungannya. Sayangnya, gejala yang ditimbulkan penyakit ini tidak terlalu jelas, sehingga wanita sering tidak menyadari munculnya miom dalam tubuhnya. Karena itu, kenali yuk ciri-ciri penyakit rahim ini, agar bisa langsung segera ditangani.

Biasanya ciri-ciri miom tidak terlalu terlihat jelas, tapi jika ukurannya sudah membesar, maka bisa menimbulkan ciri-ciri sebagai berikut:

  • Masalah Pada Saat Menstruasi

Miom dapat mengganggu siklus menstruasimu menjadi tidak teratur dan membuat pendarahannya menjadi lebih banyak atau lebih lama. Jika kamu merasakan sakit yang berlebihan ketika menstruasi dan darah yang dikeluarkan berwarna hitam pekat, hal itu juga bisa menandakan adanya penyakit miom.

  • Nyeri pada Bagian Perut atau Punggung Bawah

Sama seperti organ tubuh lainnya, miom juga membutuhkan darah dan oksigen untuk dapat bertahan. Ketika ukuran miom semakin membesar, pembuluh darah tidak bisa lagi memberikan darah dan oksigen yang dibutuhkannya, sehingga akan timbul rasa sakit di daerah perut atau punggung bawah.

  • Rasa Sakit Saat Berhubungan Intim

Ukuran miom yang semakin membesar akan menekan rahim, sehingga saat berhubungan intim, rahim dapat berkontraksi dan menimbulkan rasa sakit. Pendarahan juga bisa terjadi setelah berhubungan intim akibat tekanan miom.

  • Sering Buang Air Kecil

Letak rahim wanita tepat berada di bagian bawah kandung kemih. Jika miom membesar, maka kandung kemih akan ikut tertekan, sehingga menyebabkan pengidapnya sering buang air kecil.

  • Sembelit

Tidak hanya menggencet kandung kemih, ukuran miom yang membesar akan berpengaruh terhadap usus besar, sehingga menyebabkan susah buang air besar atau sembelit.

Cara Diagnosis Miom

Untuk memastikan gangguan-gangguan kesehatan yang kamu alami adalah ciri-ciri adanya penyakit miom, kamu bisa memeriksakan diri ke dokter dan menjalani ultrasonografi (USG). Dokter akan melihat kondisi rahimmu, berapa miom yang tumbuh, dan seberapa besar ukurannya melalui USG.

Bahaya Miom

Walaupun menurut data statistik medis, hanya sedikit sekali kasus miom yang berubah menjadi kanker, tapi kamu perlu tahu dampak yang disebabkan oleh miom berikut ini.

  • Menurunkan Peluang Hamil

Jika miom tumbuh di saluran leher rahim, maka leher rahim menjadi sempit dan akan menghambat masuknya sperma ke rahim, sehingga sulit terjadi pembuahan. Jadi, miom harus dihilangkan dulu agar dapat hamil. Miom yang tumbuh di dinding rahim juga dapat menghambat penanaman atau implantasi sel telur yang telah dibuahi di sana.

  • Dapat Menyebabkan Keguguran

Jika miom terjadi pada ibu hamil yang usia kandungannya masih berada di trimester pertama, maka ibu berisiko mengalami keguguran. Hal itu disebabkan karena miom akan membesar dan mendorong embrio sehingga tidak bisa menempel dengan baik di dinding rahim. Jika usia kehamilan terus bertambah, miom dapat mendesak janin sampai plasenta previa, yaitu plasenta yang tumbuh di bawah rahim dah menyebabkan pendarahan.

Jika tidak timbul gejala, miom tidak memerlukan pengobatan khusus, karena miom akan mengecil dan bahkan menghilang dengan sendirinya setelah masa menopause. Tapi jika kamu mengalami gangguan kesehatan seperti ciri-ciri miom, maka pemeriksaan lebih lanjut dan tindakan pengobatan perlu dilakukan.

Kamu juga bisa membicarakan kondisi kesehatanmu kepada dokter melalui aplikasi Halodoc. Hubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat untuk meminta saran kesehatan kapan saja dan di mana saja. Kamu juga bisa membeli produk kesehatan dan vitamin yang dibutuhkan di Halodoc. Caranya sangat mudah, hanya tinggal order lewat aplikasi, dan pesananmu akan diantarkan dalam satu jam. Ayo, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.