Kelainan Genetik Bisa Sebabkan Hernia Diafragma, Benarkah?

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Kelainan Genetik Bisa Sebabkan Hernia Diafragma, Benarkah?

Halodoc, Jakarta – Sebaiknya jangan sepelekan kondisi bayi yang kulitnya membiru. Bisa jadi ada gangguan pada saluran pernapasannya. Seperti salah satu penyakit yang dapat mengganggu saluran pernapasan adalah hernia diafragma. Kondisi hernia diafragma ini nyatanya dapat dialami oleh bayi yang baru dilahirkan, loh.

Baca juga: 5 Pemeriksaan Penunjang untuk Diagnosis Hernia Diafragma

Hernia diafragma adalah kondisi ketika organ dalam perut naik dan masuk ke dalam rongga dada. Kondisi ini disebabkan karena adanya lubang abnormal pada diafragma. Diafragma adalah otot yang ada dalam tubuh dan berbentuk kubah, fungsinya untuk membantu proses pernapasan.

Kelainan Genetik Sebabkan Hernia Diafragma

Hernia diafragma adalah kelainan yang jarang terjadi dan dapat membahayakan pengidap hernia diafragma. Ketahui penyebab dari kondisi ini agar pencegahannya mudah dilakukan. Sebelumnya, ketahui dulu jenis hernia diafragma yang dialami oleh pengidap, yaitu:

1. Hernia Diafragma Bawaan

Hernia jenis ini dapat dialami oleh bayi yang baru saja dilahirkan. Kondisi ini terjadi akibat perkembangan diafragma yang tidak sempurna ketika bayi dalam kandungan. Perkembangan yang tidak sempurna membuat adanya celah yang abnormal pada bagian diafragma sehingga organ dalam naik ke dalam organ dada.

Kelainan genetik ternyata dapat menyebabkan terganggunya perkembangan organ tubuh dalam kandungan. Sebaiknya hindari juga paparan kimia dan penuhi asupan nutrisi serta gizi ketika ibu menjalani masa kehamilan.

Baca juga: Kenali Metode FETO untuk Atasi Hernia Diafragma pada Bayi

2. Hernia Diafragma yang Didapat

Hernia jenis ini dialami oleh seseorang ketika beranjak dewasa dan bukan sejak lahir. Biasanya, hernia diafragma yang didapat dialami seseorang ketika mengalami cedera akibat adanya tusukan benda tajam maupun benda tumpul. Cedera menyebabkan kerusakan pada diafragma dan menyebabkan adanya lubang atau celah yang abnormal.

Ketahui cedera yang menyebabkan seseorang mengalami kerusakan pada bagian diafragma, seperti luka tembak atau tusuk, benturan keras pada sekitar dada, dan pernah mengalami operasi pada bagian dada.

Pencegahan Hernia Diafragma

Hernia diafragma bawaan dapat dicegah dengan memenuhi asupan nutrisi dan gizi ibu hamil. Selain itu, kondisi ini dapat dicegah dengan berhati-hati ketika melakukan aktivitas agar terhindar dari cedera. Pencegahan perlu dilakukan untuk menghindari komplikasi yang terjadi, seperti infeksi paru-paru serta adanya gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada bayi.

Baca juga: Hernia Diafragma Bisa Ganggu Tumbuh Kembang pada Bayi

Ketahui beberapa gejala yang dialami oleh pengidap hernia diafragma, yaitu:

  1. Adanya gangguan pernapasan khususnya pada pengidap hernia bawaan. Adanya organ perut yang naik dalam rongga dada menyebabkan jaringan paru tidak dapat berkembang dengan optimal.

  2. Pada pengidap hernia diafragma yang didapat, biasanya pengidap mengalami perubahan pada denyut jantung yang berubah menjadi lebih cepat. Kondisi ini disebabkan otot diafragma yang tidak berfungsi baik akibat tekanan pada bagian dada atau diafragma.

Pemeriksaan yang tepat dapat menentukan pengobatan yang akan dilakukan untuk mengatasi masalah hernia diafragma. Kamu bisa pilih rumah sakit terdekat untuk melakukan pemeriksaan seperti foto rontgen dada atau USG.