• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenalan dengan Demodex, Tungau yang Bisa Hinggap di Wajah
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenalan dengan Demodex, Tungau yang Bisa Hinggap di Wajah

Kenalan dengan Demodex, Tungau yang Bisa Hinggap di Wajah

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 31 Agustus 2022

“Demodex, tungau yang hinggap di wajah dan bertahan hidup di kulit. Jika perkembangbiakannya berlebihan, berbagai gangguan pada kulit bisa terjadi.”

Kenalan dengan Demodex, Tungau yang Bisa Hinggap di WajahKenalan dengan Demodex, Tungau yang Bisa Hinggap di Wajah

Halodoc, Jakarta – Ada banyak parasit yang dapat hidup pada tubuh manusia, salah satunya adalah tungau, khususnya tungau demodex. Umumnya, tungau ini tidak menimbulkan bahaya, serta sulit terdeteksi. Namun, jika jumlahnya terlalu banyak, gangguan pada kulit bisa terjadi.

Bahkan, tungau ini juga dapat menyerang kulit di wajah yang notabene kerap diperhatikan. Maka dari itu, perlu tahu lebih dalam tentang tungau Demodex dan berbagai dampak buruknya untuk kesehatan.

Apa Itu Tungau Demodex?

Tungau ini merupakan organisme mikroskopis dengan kaki delapan. Biasanya ditemukan pada kelenjar sebaceous dan folikel rambut pada wajah. Meski rutin membersihkan wajah sulit untuk menghilangkannya.

Hewan kecil ini biasanya keluar di malam hari saat seseorang yang dihinggapinya tidur. Sehingga, tungau ini dapat memakan sel-sel kulit mati. Setelah itu, hewan ini kembali bersembunyi untuk bertelur.

Cara Tungau Demodex Bertahan Hidup di Tubuh

Perkawinan tungau jantan dan betina biasanya terjadi pada pembukaan folikel. Setelah pembuahan terjadi, tungau bertelur di dalam kelenjar sebaceous atau folikel rambut. Telur tersebut dapat menetas dalam waktu 3-4 hari, serta menjadi dewasa dalam 7 hari.

Tungau demodex juga biasanya mampu bertahan kurang lebih selama 2 minggu. Saat mati, tungau tersebut bisa pecah pada folikel rambut dan kelenjar sebaceous di tubuh.

Hewan mikro ini dapat berpindah dari inang satu ke yang lainnya dengan cara menempel pada folikel rambut serta kelenjar sebaceous. Selain itu, sulit untuk mengetahui jika sudah melakukan kontak dengan orang lain yang terserang tungau ini.

Dampak Buruk Tungau Demodex untuk Kesehatan

Ada manfaat yang bisa didapatkan jika tungau ini dalam jumlah sedikit, yaitu menghilangkan sel-sel kulit mati. Kebanyakan orang tidak pernah menyadari jika kulitnya tempat hidup dan berkembang hewan mikro ini. Meski begitu, selama populasinya terkendali, tidak ada dampak buruk untuk kesehatan.

Namun, jika jumlah tungau Demodex terlalu banyak pada kulit, peradangan bisa terjadi di berbagai bagian tubuh. Beberapa kondisi yang dapat disebabkan oleh tungau ini, yaitu:

  • Blefaritis

Peradangan pada kelopak mata akibat sumbatan kelenjar minyak. Bisa jadi infestasi tungau ini menghalangi kelenjar minyak di dasar bulu mata, sehingga sebabkan blefaritis.

  • Rosacea

Terlalu banyak tungau Demodex pada kulit juga dapat memicu reaksi rosacea. Meski begitu, masih terus diteliti apakah rosacea menyebabkan infestasi tungau ini, atau itulah dampaknya pada kesehatan kulit.

Pengobatan dari Tungau Demodex

Kebanyakan orang memiliki tungau ini di kulitnya. Namun, perawatan tidak perlu dilakukan, kecuali hewan mikro ini tumbuh dalam jumlah yang tidak terkendali, serta menimbulkan gangguan kesehatan.

Perawatan untuk mengatasi masalah akibat tungau berlebih ini biasanya dengan krim, gel, losion, hingga sabun yang mengandung akarisida. Nah, akarisida sendiri adalah pestisida yang dapat membunuh kutu dan tungau.

Nah, itulah pembahasan mengenai tungau demodex, hewan mikro yang umumnya terdapat pada kulit. Jika kamu alami gangguan pada kulit, bisa jadi disebabkan oleh perkembangbiakan yang berlebih dari hewan ini.

Lalu, apabila masih memiliki pertanyaan terkait hewan ini, fitur tanya dokter dari Halodoc bisa digunakan untuk mendapatkan jawaban dari ahlinya. Dengan download aplikasi Halodoc, segala kemudahan dalam akses kesehatan bisa didapatkan melalui smartphone. Segera unduh aplikasinya sekarang juga!

Referensi:
Web MD. Diakses pada 2022. What are Demodex Mites?
Cleveland Clinic. Diakses pada 2022. Demodex (Face Mites).