15 May 2017

Kenali 5 Gejala dan Cara Mengobati Tifus Pada Anak

Kenali 5 Gejala dan Cara Mengobati Tifus Pada Anak

Halodoc, Jakarta - Penyakit sering kali tak mengenal usia, termasuk tifus yang juga banyak diidap anak-anak. Tifus dalam istilah medis disebut sebagai demam tifoid, yakni penyakit menular yang terjadi karena infeksi bakteri salmonella typhi. Penularan penyakit ini relatif cepat, salah satunya lewat makanan dan minuman yang sebelumnya telah terkontaminasi oleh bakteri dari air kotor atau tangan yang tidak dicuci bersih. Oleh karena itu, penyakit ini sangat berhubungan dengan sanitasi lingkungan, serta kebersihan pribadi seseorang.

Tifus justru lebih sering menyerang anak-anak karena kebiasaan mereka memasukkan barang atau mainan yang tidak higienis ke mulut. Gejala tifus pada anak hampir sama dengan orang dewasa. Hanya saja ada beberapa hal yang membedakan, karena daya tahan tubuh anak yang belum terlalu optimal seperti orang dewasa. Berikut lima gejala tifus pada anak yang perlu Anda diketahui, yaitu:

1.    Demam Tinggi
Seperti gejala tifus pada umumnya, anak akan mengalami demam tinggi dengan suhu tubuh mencapai 39-40 derajat celsius. Kondisi seperti ini  yang biasanya membuat anak lebih mudah rewel karena merasa tidak nyaman. Jika demam tinggi berlangsung hingga 7 hari lamanya, bicarakan ke dokter sesegera mungkin.

2.    Gangguan Pencernaan
Tifus identik dengan bakteri yang berasal dari makanan yang terkontaminasi. Maka tak heran, salah satu gejala tifus pada anak akan memunculkan sakit di bagian perut yang berujung diare karena adanya infeksi usus. Lebih detilnya lagi, sakit perut akibat tifus biasanya terasa di bagian perut sebelah kiri, dimana usus dua belas jari yang terinfeksi berada. 

3.    Nafsu Makan Berkurang
Anak mulai ogah makan? Hal tersebut perlu diwaspadai, sebab bisa saja ini merupakan awal munculnya gejala tifus pada anak. Nafsu makan yang berkurang terjadi karena organ pencernaan yang terserang bakteri penyebab tifus. Peradangan ini tentunya menimbulkan rasa tidak nyaman pada perut, mulut terasa pahit, apalagi jika ditambah rasa mual dan muntah. Pastinya pengidap pun akan lebih tidak mempunyai nafsu makan.

4.    Tepi Lidah Memutih
Coba perhatikan warna lidah anak Anda. Gejala tifus pada anak jelas terlihat dari berubahnya warna tepi lidah pengidap. Biasanya, bagian pinggir lidah akan tetap berwarna merah, sedangkan bagian tengahnya berwarna pucat/putih. Hal ini dikarenakan terjadinya proses inflamasi pada penyakit tifus. Akibatnya, ada perbedaan yang mencolok pada warna lidah.

5.   Nyeri Tubuh
Gejala tifus pada anak yang satu ini menimbulkan rasa nyeri pada otot dan badan terasa pegal. Anak yang mengidap tifus akan merasakan nyeri pada tubuh, sehingga sakit saat digerakkan. Dengan begitu, anak-anak akan lebih suka berbaring dan menolak beraktivitas.


Pengobatan Gejala Tifus Pada Anak
Jika salah satu gejala tifus di atas muncul, segera berikan penanganan yang tepat pada anak sebelum gejalanya semakin parah. Ada dua langkah berobat yang harus diambil, yakni secara medis dan perawatan intensif di rumah. Untuk langkah medis, anak biasanya akan diberi obat antibiotik yang harus dihabiskan selama 1-2 minggu. Jika gejala tifus menunjukkan indikasi yang lebih parah seperti demam 40 derajat celsius atau diare akut, rawat inap untuk diberikan nutrisi melalui infus.

Di rumah, lanjutkan langkah pengobatan gejala tifus pada anak dengan cara yang lebih sederhana. Berikan air putih, jus buah, atau air kelapa untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Selain itu, perhatikan asupan makanan sang buah hati dan berikan ia waktu istirahat yang lebih banyak dari biasanya.

Anda butuh saran lebih seputar penanganan gejala tifus pada anak? Tak perlu ragu untuk langsung berbicara dengan dokter spesialis pilihan melalui pilihan Chat, Video Call, dan Voice Call di aplikasi Halodoc. Bukan cuma itu, Anda pun bisa berbelanja kebutuhan medis dan vitamin dengan layanan Pharmacy Delivery di Halodoc, sehingga tidak perlu lagi repot keluar rumah untuk pergi ke apotek. Download aplikasi Halodoc sekarang di App Store dan Google Play.