• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali Ablutophobia, Fobia yang Bikin Orang Takut Mandi

Kenali Ablutophobia, Fobia yang Bikin Orang Takut Mandi

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
undefined

Halodoc, Jakarta - Ablutophobia adalah ketakutan yang terus-menerus dan tak bisa dikendalikan terhadap aktivitas mandi, mencuci muka, atau membersihkan tubuh. Fobia ini spesifik situasional. Ablutophobia sering terjadi pada anak kecil dan wanita. Hanya saja, ketakutan ini biasanya perlahan menghilang pada anak kecil begitu mereka belajar bahwa mandi bukanlah suatu hal yang harus ditakuti.

Orang dengan fobia ini tahu bahwa alasan mereka tidak masuk akal. Meski begitu, mereka juga sulit untuk mengatasinya. Sebaliknya, mereka berusaha keras untuk menghindari hal yang membuat mereka takut.

Penyebab Ablutophobia

Ablutophobia merupakan fobia yang penyebabnya belum bisa dipahami. Namun, penyebab umum dari fobia ini biasanya termasuk dalam salah satu dari tiga kategori berikut:

  1. Pengalaman negatif,  seperti pernah memiliki semacam pengalaman traumatis yang melibatkan mandi atau mencuci.
  2. Kondisi ini bisa disebabkan karena faktor genetika. Kamu cenderung akan memiliki ablutophobia jika salah satu orangtua kamu mengalaminya.
  3. Perubahan fungsi otak. Bisa disebabkan oleh cedera, usia yang bertambah, dan hal lain.

Gejala Ablutophobia

  1. Ketakutan dan kecemasan.
  2. Serangan panik.
  3. Suka menghindari mandi atau mencuci untuk menghindari rasa takut dan kecemasan.
  4. Berkeringat.
  5. Jantung berdetak cepat.
  6. Sulit bernapas.
  7. Pada anak-anak biasanya tidak ingin jauh dari orangtua, menangis, dan bahkan tantrum.

Akibat Ablutophobia

Orang yang menghindari mandi karena ablutophobia bisa mendapat masalah di tempat kerja atau sekolahnya. Bahkan mungkin, orang dengan ablutophobia bisa menjadi terisolasi secara sosial dan akhirnya depresi.

Pengidap ablutophobia yang masih anak-anak juga dapat berisiko mengalami risiko bullying yang lebih besar, terutama ketika mereka mendekati usia remaja mereka. Selain itu, ada kemungkinan hal yang dialami oleh orang dengan ablutophobia untuk mencoba mengatasi ketakutan mereka dengan menggunakan obat-obatan atau alkohol.

Cara Mengatasi Ablutophobia

Sering kali, ablutophobia tidak diobati karena orang yang memilikinya percaya bahwa tidak ada obatnya. Namun, sebetulnya ada perawatan yang cukup efektif untuk mengatasi ketakutan mereka terhadap mandi. Apa saja itu?

Jenis perawatan yang pertama adalah psikoterapi. Psikoterapi adalah perawatan yang menggunakan terapi pemaparan dan terapi perilaku kognitif. Dalam terapi pemaparan ini, nantinya pengidap akan  dihadapkan dengan fobia itu sendiri yaitu mandi atau mencuci. Selama itu juga pengidap akan belajar mengelola perasaan dan kecemasannya secara berulang.

Terapi perilaku kognitif juga dapat dikombinasikan dengan terapi pemaparan. Saat pengidap menghadapi mandi, pengidap akan mempelajari teknik yang dapat membantu mengubah pandangannya tentang mandi sembari mengurangi kecemasan dan ketakutannya.

Psikoterapi biasanya yang paling berhasil dalam mengobati ablutophobia. Namun, dalam beberapa kasus, dokter mungkin meresepkan obat untuk membantu mengurangi ketakutan dan kecemasan pengidap.

Obat-obatan biasanya digunakan sebagai pengobatan jangka pendek bersama psikoterapi. Obat-obatan yang dapat digunakan untuk mengobati ablutophobia yaitu, beta-blocker dan obat penenang. Selain menggunakan terapi, dokter juga dapat merekomendasikan beberapa perubahan gaya hidup atau perawatan di rumah. Perawatan ini mungkin termasuk:

  1. Latihan ketenangan dan kesadaran seperti meditasi.
  2. Melakukan teknik relaksasi, seperti yoga dan pernapasan dalam.
  3. Meningkatkan aktivitas fisik yang dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan seperti olahraga.

Itulah penjelasan mengenai penyebab, gejala, akibat, dan cara mengatasi ablutophobia. Kamu juga bisa berdiskusi langsung dengan dokter ahli di Halodoc mengenai fobia  yang kamu alami. Kamu juga bisa membeli obat dengan layanan apotek antar dari Halodoc. Yuk, download aplikasinya segera di App Store dan Google Play!

Baca juga: