14 January 2019

Kenali Lebih Dalam Fakta Mengenai Filariasis

Filariasis

Halodoc, Jakarta - Indonesia merupakan salah satu negara tropis dan menjadi tempat yang nyaman bagi nyamuk untuk berkembang biak. Tahukah kamu bahwa filariasis atau yang dikenal dengan kaki gajah merupakan penyakit yang diakibatkan oleh gigitan nyamuk? Yuk, simak penjelasan selengkapnya tentang filariasis berikut!

Apa yang Dimaksud dengan Filariasis?

Filariasis atau kaki gajah merupakan penyakit parasit yang disebabkan oleh cacing filaria. Cacing tersebut seperti benang yang hidup dalam sistem limfatik manusia, dan memengaruhi sistem imun tubuh dan menyebabkan infeksi. Penyakit ini dapat menyerang hewan maupun manusia.

Baca juga: Kenali Cara Penyebaran Filariasis

Apa Gejala yang Ditimbulkan Ketika Seseorang Mengidap Filariasis?

Kamu harus waspada, karena seseorang yang terinfeksi cacing ini tidak langsung dipastikan terkena penyakit filariasis. Mereka yang terinfeksi akan melalui beberapa fase, seperti fase tanpa gejala, fase akut, dan fase kronis. Yuk, simak penjelasan tentang fase-fase tersebut!

  1. Fase tanpa gejala. Dalam fase ini, terjadi kerusakan pada sistem aliran getah bening dan limpa. Kerusakan yang terjadi akan terjadi seiring dengan perubahan sistem kekebalan tubuh. Pada fase ini, seseorang yang terinfeksi cacing filaria tidak langsung menunjukkan gejala tertentu.

  2. Fase akut. Dalam fase ini, gejala ditandai dengan adanya peradangan pada kulit, pembuluh getah bening, dan kelenjar getah bening. Hal ini disebabkan oleh respon sistem kekebalan tubuh terhadap parasit. Gejala lainnya meliputi demam, pembengkakan tungkai kaki, pembengkakan kelenjar getah bening, dan pembengkakan pada kantung buah zakar.

  3. Fase kronis. Saat memasuki fase ini, pada laki-laki akan ada pembengkakan jaringan limfa dan penebalan kulit pada kaki dan buah zakar. Sedangkan pada wanita, terjadi pembengkakan pada organ kelamin dan payudara.

Baca juga: Ini 3 Stadium Filariasis yang Harus Diketahui

Apa Penyebab dari Filariasis?

Penyakit kaki gajah ini disebabkan oleh cacing yang berukuran mikroskopik dan ditularkan dari orang ke orang lain melalui gigitan nyamuk. Cacing ini bisa masuk melalui kulit dan kepala pembuluh getah bening, lalu menyebabkan infeksi. Infeksi ini umumnya dialami sejak masa kanak-kanak dan menyebabkan kerusakan pada sistem limfatik yang tidak disadari sampai adanya pembengkakan yang parah. Di samping itu, pembengkakan ini dapat menyebabkan kecacatan secara permanen.

Fakta Lain Tentang Filariasis

Meskipun sekilas tampak mengerikan, namun penyakit ini bukan merupakan penyakit yang menular lewat sentuhan. Filariasis juga tidak ditularkan melalui hubungan intim, satu-satunya cara penyebarannya hanya melalui nyamuk. Ibu yang sedang hamil, tidak perlu khawatir karena penyakit ini tidak akan tertular pada janin. Sebab, cacing filariasis hanya hidup pada darah, dan tidak dapat menembus ke dalam plasenta.

Bagaimana Cara Mengatasi Filariasis dan Bagaimana Cara Pencegahannya?

Diagnosis penyakit ini dapat dilakukan dengan tes urine dan tes darah. Kedua tes tersebut akan mendeteksi keberadaan parasit filaria dalam tubuh. Jika kondisi belum kronis, biasanya dokter akan memberikan obat-obatan anti filaria. Namun, jika kondisi sudah dalam fase kronis, penanganan akan meliputi:

  • Operasi untuk pria yang mengalami hidrokel, yaitu penumpukan cairan pada skrotum.

  • Mensterilkan luka.

  • Membersihkan bagian yang bengkak dengan sabun dan air untuk mencegah infeksi.

Beberapa langkah di bawah ini juga dapat kamu lakukan untuk mencegah tertularnya infeksi cacing filaria:

  • Hindari gigitan nyamuk. Gunakan losion anti-nyamuk atau gunakan kelambu saat sedang tidur.

  • Hindari bepergian ke area tempat filariasis sering terjadi. Jangan lupa untuk menggunakan pakaian berlengan panjang dan celana panjang.

Baca juga: Ini Penyebab Filariasis yang Perlu Dihindari

Kamu bisa berdiskusi dengan dokter ahli di Halodoc jika kamu atau keluarga terdekat menemukan gejala-gejala kaki gajah. Atau kamu ingin berdiskusi dengan dokter ahli seputar masalah kesehatan kamu? Halodoc bisa jadi solusinya. Dengan aplikasi Halodoc, kamu bisa ngobrol langsung dengan dokter ahli di mana pun dan kapan pun via Chat atau Voice/Video Call. Kamu juga bisa membeli obat di Halodoc, lho. Tanpa perlu keluar rumah, pesanan kamu akan diantar dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya sekarang di Google Play atau App Store!