• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali Lebih Dekat Ilmu Gizi Klinis dalam Medis

Kenali Lebih Dekat Ilmu Gizi Klinis dalam Medis

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Untuk menjaga tubuh tetap sehat, pemenuhan gizi sangatlah penting. Namun, sampai saat ini, gizi buruk atau kekurangan nutrisi masih menjadi satu permasalahan kesehatan yang umum terjadi di beberapa negara. Di sinilah ilmu gizi klinik diperlukan untuk membantu mengatasi masalah gizi yang ada.

Ilmu gizi klinik adalah disiplin ilmu yang mempelajari hubungan antara makanan dan kandungan nutrisi didalamnya dengan kesehatan dan penyakit-penyakit terkait gizi serta kondisi medis tertentu. Mulai dari penyakit akut maupun kronis, serta kondisi degeneratif yang biasanya disebabkan oleh proses penuaan. Ilmu gizi klinik dalam medis digunakan dalam aspek pencegahan, penyembuhan, dan pencegahan komplikasi berlanjut dari suatu penyakit.

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 26 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pekerjaan dan Praktik Tenaga Gizi, tenaga gizi adalah setiap orang yang telah lulus pendidikan gizi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Dalam profesi tenaga gizi, ada ahli gizi ada pula dietisien.

Tenaga gizi lulusan D3 gizi dikenal sebagai ahli madya gizi. Sementara itu, sarjana terapan gizi adalah tenaga gizi lulusan Diploma IV. Untuk tenaga gizi yang sudah menempuh latar belakang pendidikan S1 dikenal dengan nama sarjana gizi. Sedangkan tenaga gizi lulusan pendidikan profesi disebut sebagai Registered Dietisien.

Selain itu, ada juga dokter spesialis gizi yang merupakan dokter spesialis yang fokus dalam menangani orang yang mengalami masalah gizi, serta memberikan terapi medis sesuai dengan kondisinya. Dokter spesialis gizi memiliki latar belakang pendidikan dokter umum yang sudah menyelesaikan pendidikan magister (S2) gizi dan sudah menjalani pendidikan spesialisasi ilmu gizi klinik selama 6 semester.

Baca juga: Jumlah Kebutuhan Zat Gizi yang Dibutuhkan oleh Tubuh Manusia

Bagaimana Cara Ahli Gizi Bekerja?

Dalam pertemuan tatap muka awal, ahli gizi biasanya akan melakukan wawancara medis, seperti mengajukan beberapa pertanyaan mengenai riwayat medis kamu, riwayat keluarga, diet pribadi, gaya hidup, dan kebiasaan berolahraga. Informasi sebanyak mungkin dari pasien dapat membantu ahli gizi untuk mengetahui kondisi kesehatan klien. Berdasarkan informasi yang diberikan oleh pasien, ahli gizi dapat merekomendasikan perubahan pola makan dan gaya hidup yang harus dilakukan pengidap beserta dengan suplemen diet tingkat terapeutik.

Ada banyak kondisi kesehatan yang dapat dibantu oleh ahli gizi, antara lain diabetes, obesitas, manajemen berat badan, gizi buruk, kesehatan anak-anak, kesuburan, dan masih banyak lagi. Seorang ahli gizi yang baik adalah seorang pendidik dan akan mengarahkan kamu pada cara yang benar untuk membuat perubahan yang dapat meningkatkan vitalitas dan semua aspek kesehatan fisik dan psikologis.

Baca juga: 5 Tips Mengatur Pola Makan untuk Anak Obesitas

Kapan Harus Menemui Dokter Spesialis Gizi?

Sementara untuk mendapatkan terapi medis dan obat-obatan untuk mengatasi penyakit yang disebabkan oleh masalah gizi, kamu perlu menemui seorang dokter spesialis gizi. Dokter spesialis gizi memiliki wewenang lebih berupa melakukan pemeriksaan fisik dan wawancara medis, melakukan pemeriksaan penunjang, melakukan prosedur pencegahan, menyembuhkan, dan mengantisipasi atau mengurangi risiko komplikasi penyakit, hingga melakukan tindakan medis yang darurat.

Biasanya, seseorang akan direkomendasikan menemui dokter spesialis gizi atas rujukan dari dokter atau inisiatif dari orang itu sendiri. Namun dalam menyembuhkan penyakit, dokter spesialis gizi juga perlu bekerja sama dengan dokter spesialis lain.

Baca juga: Kelihatan Sehat Tapi Kok Kurang Gizi, Kok Bisa?

Jadi, bila kamu butuh saran terkait gizi dan pola makan, baik karena mengidap kondisi medis tertentu atau untuk perbaikan gizi dan program kesehatan yang sedang kamu jalankan, kamu bisa segera menemui ahli gizi. Kamu bisa buat janji dengan ahli gizi di rumah sakit pilihan kamu dengan menggunakan aplikasi Halodoc. Mudah bukan? Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Referensi:                                                                                                          
Waipu Natural Health. Diakses pada 2020. What is Clinical Nutrition?
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 26 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Pekerjaan dan Praktik Tenaga Gizi