• Home
  • /
  • Kenapa Perempuan Lebih Rentan Alami Neurodermatitis?

Kenapa Perempuan Lebih Rentan Alami Neurodermatitis?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Kenapa Perempuan Lebih Rentan Alami Neurodermatitis?

Halodoc, Jakarta - Pernah mendengar istilah neurodermatitis? Penyakit ini merupakan penyakit kulit kronis yang ditandai dengan gatal pada kulit, yang ketika digaruk, rasa gatalnya semakin bertambah parah. Neurodermatitis, atau yang lebih dikenal dengan sebutan lichen simplex chronicus ini biasanya muncul di kulit pada area leher, pergelangan tangan, lengan, paha, atau pergelangan kaki.

Baca juga: 5 Bahan Alami Ini Bisa Jadi Obat Gatal pada Kulit

Meskipun penyakit kulit yang satu ini tidak menular dan tidak membahayakan nyawa pengidapnya, tapi rasa gatal yang dihasilkan akan mengganggu aktivitas harian, waktu tidur, aktivitas seksual, serta akan menurunkan kualitas hidup pengidapnya. Gatal bahkan akan terasa lebih kuat ketika pengidapnya sedang tidur atau beristirahat. Apakah neurodermatitis rentan dialami wanita ketimbang pria?

Benarkah Neurodermatitis Rentan Dialami Wanita Ketimbang Pria?

Neurodermatitis merupakn gatal pada kulit yang bukan termasuk golongan penyakit menular. Meskipun bukan penyakit menular, rasa gatal yang ditimbulkan akan sangat mengganggu, bahkan pengidapnya tidak akan tahan untuk tidak menggaruk area yang gatal. Jika sudah terjadi, luka pada kulit bisa saja muncul gara-gara hal ini.

Sejauh ini belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab pasti dari neurodermatitis. Namun, neurodermatitis lebih rentan dialami wanita pada rentan usia 30-50 tahun. Faktanya, kulit wanita lebih tipis 25% dibandingkan pria. Hal tersebut disebabkan oleh kandungan hormon testosteron pada pria yang lebih banyak dari wanita. Kondisi tersebut membuat kulit wanita lebih tipis dan lebih sensitif, sehingga neurodermatitis rentan dialami wanita ketimbang pria.

Baca juga: Ini 7 Perawatan Rumahan untuk Mengatasi Neurodermatitis

Neurodermatitis merupakan kondisi yang dipicu oleh berbagai kondisi, seperti kulit kering, paparan sinar UV, rusaknya saraf kulit, serta aliran darah yang tidak lancar. Neurodermatitis pun dapat terjadi ketika seseorang mengalami stres dan rasa cemas yang berlebihan. Jika memiliki serangkaian pemicunya, segera periksakan diri di rumah sakit terdekat untuk mendapat penanganan yang tepat, ya!

Gejala Neurodermatitis yang Perlu Diketahui

Gejala awal neurodermatitis ditandai dengan timbulnya bercak pada kulit yang terasa sangat gatal, yang dapat muncul di kepala, leher, pergelangan tangan, lengan, pergelangan kaki, alat kelamin, atau anus. Selain bercak pada kulit, ini gejala yang tampak:

  • Rasa gatal hilang timbul atau menetap.

  • Rasa gatal terjadi saat istirahat atau sedang stres.

  • Rasa gatal biasanya akan disertai rasa nyeri jika terjadi pada kepala. Hal tersebut akan menyebabkan kerontokan rambut, karena garukan pada kepala.

  • Rasa gatal pada kulit yang digaruk berulang kali, akan menimbulkan luka yang membekas. Tak jarang kondisi ini berakhir pada infeksi kulit.

  • Kulit yang terasa gatal akan bersisik atau bertekstur kasar.

  • Kulit yang terasa gatal akan terlihat lebih menonjol, berwarna merah atau lebih gelap dari kulit sekitarnya.

Baca juga: Ini 5 Pilihan Pengobatan untuk Atasi Neurodermatitis

Jika serangkaian gejala muncul, langkah pengobatan yang dilakukan bertujuan untuk mengendalikan rasa gatal, mencegah hasrat untuk menggaruk, serta mengatasi apa yang menjadi penyebab neurodermatitis. Kondisi ini dapat diatasi dengan menjaga tekstur kulit agar selalu lembap. Jika rasa gatal menyerang, jangan menggosok dan menggaruk kulit, karena akan memperparah kondisi yang kamu alami.

Lindungi kulit dengan perban atau kain bersih jika perlu, agar pengidap tidak sembarangan menggaruk kulit. Pengidap juga bisa mengompresnya dengan kain yang telah dibasuh air dingin, sehingga rasa gatal akan berkurang. Terakhir, hindari memakai pakaian yang terlalu ketat, serta kelola stres dengan baik dengan melakukan hal-hal yang kamu sukai.

Referensi:

Cleveland Clinic. Diakses pada 2020. Neurodermatitis.
Nationaleczema.org. Diakses pada 2020. Neurodermatitis.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Neurodermatitis.