
DAFTAR ISI
- Apa Itu Phenylephrine?
- Merek Dagang Phenylephrine
- Studi tentang Phenylephrine
- Peringatan sebelum Menggunakan Phenylephrine
- Dosis Phenylephrine
- Cara Menggunakan Phenylephrine
- Efek Samping Phenylephrine
- Interaksi Phenylephrine
- Kontraindikasi Phenylephrine
Perhatian Penting
1. Artikel ini bersifat edukasi dan ditujukan hanya untuk tenaga kesehatan.
2. Pasien tidak diperbolehkan menggunakan informasi ini untuk penggunaan mandiri.
3. Semua keputusan terapi harus berdasarkan pemeriksaan dokter.
Apa Itu Phenylephrine?
Phenylephrine adalah obat simpatomimetik yang bekerja sebagai agonis reseptor alfa-1 adrenergik dan digunakan terutama sebagai dekongestan hidung, penambah tekanan darah pada kondisi tertentu, serta untuk melebarkan pupil pada pemeriksaan mata.
Zat ini bekerja dengan menyempitkan pembuluh darah (vasokonstriksi), sehingga dapat mengurangi pembengkakan pada mukosa hidung atau meningkatkan tekanan darah melalui peningkatan resistensi vaskular perifer.
- Golongan: Agonis alfa-adrenergik (simpatomimetik).
- Kategori: Obat bebas terbatas atau Obat keras (tergantung sediaan dan indikasi).
- Manfaat: Membantu meredakan hidung tersumbat atau meningkatkan tekanan darah melalui efek vasokonstriksi.
- Digunakan oleh: Dewasa dan anak-anak sesuai indikasi dan dosis yang ditetapkan dokter.
- Phenylephrine untuk ibu hamil: Digunakan dengan sangat hati-hati dan hanya jika manfaat lebih besar daripada risiko, berdasarkan pertimbangan dokter.
- Phenylephrine untuk ibu menyusui: Perlu kehati-hatian, penggunaan harus atas rekomendasi tenaga medis.
- Bentuk obat: Tablet, sirup, suntik.
Kamu alami Hidung Tersumbat? Ini Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya.
Merek Dagang Phenylephrine
Berikut ini merek dagang Phenylephrine:
- OBH Nellco Special PE/Flu dan Batuk Sirup 100 ml. Sirup ini digunakan untuk membantu meredakan batuk yang disertai gejala flu seperti hidung tersumbat dan tenggorokan tidak nyaman.
- Alpara PE 10 Kaplet. Alpara PE merupakan obat kombinasi yang digunakan untuk meredakan sakit kepala, demam, dan gejala flu seperti hidung tersumbat.
- Bodrex Flu 4 Kaplet. Bodrex Flu digunakan untuk membantu meredakan keluhan flu seperti demam, sakit kepala, dan hidung tersumbat.
- Decolgen PE 4 Tablet. Decolgen PE adalah obat flu yang membantu mengurangi gejala hidung tersumbat, pusing, dan demam akibat flu.
- Mixagrip Flu 4 Kaplet. Mixagrip Flu digunakan untuk meredakan gejala flu seperti demam, sakit kepala, dan hidung tersumbat.
Kamu bisa cari tahu juga, Ini Rekomendasi Obat Hidung Tersumbat untuk Dewasa di Apotik.
Studi Tentang Phenylephrine
Sebuah studi yang dipublikasikan dalam British Journal of Clinical Pharmacology (2007) melaporkan bahwa para peneliti sejalan dengan kesimpulan FDA (Food and Drug Administration), yang menyatakan bahwa phenylephrine merupakan dekongestan yang efektif untuk meredakan hidung tersumbat.
Kesimpulan ini didasarkan pada tinjauan terhadap 12 studi uji kemanjuran yang dipublikasikan pada tahun 1976.
Peringatan sebelum Menggunakan Phenylephrine
Perhatikan beberapa hal berikut ini sebelum menggunakan Phenylephrine:
- Gunakan dengan hati-hati pada pasien dengan hipertensi, penyakit jantung, atau gangguan tiroid.
- Tidak dianjurkan untuk penggunaan jangka panjang tanpa evaluasi medis.
- Waspadai penggunaan bersamaan dengan obat yang memengaruhi tekanan darah.
- Hentikan penggunaan dan evaluasi bila muncul efek samping kardiovaskular.
Dosis Phenylephrine
Dosis phenylephrine bervariasi tergantung bentuk sediaan dan indikasi klinis, serta harus ditentukan oleh dokter berdasarkan kondisi pasien, usia, dan respons terapi.
Dosis umum Phenylephrine:
- Dewasa dan anak di atas usia 12 tahun: 10 mg setiap 4 jam sesuai kebutuhan, hingga 7 hari. Maksimum 60 mg per hari.
Cara Menggunakan Phenylephrine
Berikut ini cara menggunakan obat Phenylephrine:
- Gunakan sesuai dosis dan durasi yang diresepkan dokter.
- Ikuti aturan pakai berdasarkan bentuk sediaan (oral atau injeksi).
- Untuk sediaan tablet atau sirup, obat sebaiknya dikonsumsi bersama dengan makanan.
- Hindari penggunaan melebihi anjuran karena dapat meningkatkan risiko efek samping.
- Hindari menambah atau mengurangi dosis obat selain atas saran dokter.
Efek Samping Phenylephrine
Efek samping yang dapat terjadi meliputi sakit kepala, pusing, peningkatan tekanan darah, jantung berdebar, gelisah, dan gangguan tidur.
Pada penggunaan tertentu, dapat terjadi efek serius seperti hipertensi berat atau gangguan irama jantung.
Interaksi Phenylephrine
Phenylephrine dapat berinteraksi jika digunakan bersama dengan obat-obatan lain seperti:
- Dapat berinteraksi dengan obat antihipertensi, antidepresan tertentu (MAOI), dan obat simpatomimetik lain.
- Kombinasi dengan obat yang meningkatkan tekanan darah dapat memperbesar risiko hipertensi.
Kontraindikasi Phenylephrine
Phenylephrine tidak direkomendasikan untuk orang dengan kondisi berikut:
- Hipertensi berat yang tidak terkontrol.
- Penyakit jantung koroner berat.
- Hipersensitivitas terhadap phenylephrine atau komponen sediaan obat.
Untuk memastikan penggunaan phenylephrine yang aman dan tepat, tenaga kesehatan diharapkan melakukan penilaian klinis menyeluruh sebelum meresepkan.
Pasien dianjurkan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter melalui layanan profesional agar terapi sesuai indikasi dan risiko dapat diminimalkan.
Apabila kamu mengalami keluhan atau ingin mendapatkan penjelasan lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan, segera konsultasikan dengan dokter spesialis penyakit dalam melalui Halodoc.
Tak perlu bingung cari obat, kamu bisa dapatkan di apotek 24 jam terdekat dari rumah, karena ada Apotek Online Halodoc.
Obat dan produk kesehatan di Toko Kesehatan Halodoc dijamin 100% asli dan tepercaya. Produk dikirim dari apotek terdekat dari rumahmu, diantar dalam waktu 1 jam.
Segera download Halodoc untuk pengalaman belanja obat online dengan praktis!



