
DAFTAR ISI
- Apa Itu Infus Whitening?
- Jenis Kandungan Infus Whitening
- Manfaat Infus Whitening
- Riset Seputar Infus Whitening
- Siapa Saja yang Boleh Melakukan Infus Whitening?
- Berapa Biaya untuk Infus Whitening?
- Persiapan sebelum Menjalani Infus Whitening
- Prosedur Infus Whitening
- Sesudah Infus Whitening
- Risiko Efek Samping Infus Whitening
Apa Itu Infus Whitening?
Infus whitening adalah suatu prosedur medis kecantikan yang bertujuan untuk “whitening” atau “mencerahkan” kulit.
Prosedur ini dilakukan dengan cara memasukkan zat-zat berisi kandungan tertentu ke dalam tubuh melalui saluran infus. Zat tersebut memiliki efek yang mampu mencerahkan kulit.
Perawatan infus whitening merupakan pilihan yang tepat bagi kamu yang menginginkan kulit yang lebih cerah dan glowing. Terutama bagi kondisi warna kulit yang tidak merata, terdapat hiperpigmentasi, atau bekas jerawat.
Namun, penting untuk memahami dengan baik manfaat serta risiko dari prosedur ini sebelum memutuskan untuk menjalani infus whitening.
Jenis Kandungan Infus Whitening
Infus whitening mengandung beberapa komponen zat yang memiliki manfaat tersendiri, menyesuaikan dengan kondisi kulit.
Berikut ini beragam jenis kandungan yang sering digunakan:
1. Vitamin C
Vitamin C dikenal efektif dalam mencerahkan kulit dan memperbaiki warna kulit yang tidak merata.
Zat ini berperan dalam menghambat produksi melanin yang dapat menyebabkan hiperpigmentasi.
Selain itu, vitamin C mendukung peningkatan produksi kolagen dan mempercepat regenerasi jaringan kulit.
Nah, Ini 11 Rekomendasi Vitamin C yang Bagus dan Mudah Didapatkan.
2. Kolagen
Kolagen berfungsi untuk menjaga kulit tetap kenyal, halus, dan terhidrasi.
Kandungan ini sering dimanfaatkan untuk mengurangi tampilan garis-garis halus, kerutan, dan membantu kulit yang mulai kehilangan kekencangannya.
3. Glutation
Glutation, salah satu antioksidan kuat, bertindak sebagai agen pemutih dalam infus whitening.
Selain menrcerahkan kulit, glutation juga mampu membantu mengencangkan kulit serta mengurangi munculnya keriput.
4. DNA Salmon
DNA ikan salmon juga merupakan salah satu bahan dalam infus whitening.
Berdasarkan penelitian, DNA salmon berpotensi membantu mengencangkan kulit dan mendukung regenerasi sel kulit baru yang sehat, sehingga memberikan efek kulit cerah dan tampak lebih muda.
Manfaat Infus Whitening
Prosedur infus whitening tentunya menawarkan berbagai manfaat signifikan dalam perawatan kulit untuk mencapai tampilan yang lebih cerah dan sehat.
Berikut beberapa keuntungannya:
- Mencerahkan kulit
- Kulit tampak lebih bersinar dan segar
- Meratakan warna kulit
- Menyamarkan noda hitam, bintik, dan hiperpigmentasi
- Mengurangi bekas jerawat dan flek hitam
- Meningkatkan Kelembaban Kulit
- Kulit tampak lebih halus, lembut, dan kencang.
Selain dengan infus, Ini 11 Cara Simpel dan Efektif Agar Kulit Putih dan Cerah.
Riset Seputar Infus Whitening
Sebuah riset yang dimuat dalam Dermatology Research and Practice ini telah membandingkan efektivitas dan keamanan glutathione sebagai agen pencerah kulit pada orang dewasa berdasarkan hasil dari tiga uji coba terkontrol secara acak (RCT).
Selain mencerahkan kulit, glutathione ditemukan dapat meningkatkan elastisitas kulit dan mengurangi kerutan.
Glutathione dalam bentuk oral (diminum) terbukti aman, namun bentuk suntikan memiliki risiko lebih tinggi.
Tak hanya itu, glutathione juga disebutkan tidak cukup efektif sebagai agen pencerah kulit karena hasilnya yang terbatas pada area tertentu atau kelompok usia tertentu, serta tidak bertahan lama.
Fakta Unik
1. DNA salmon yang digunakan dalam infus whitening, mampu meregenerasi sel kulit baru sehingga kulit tampak lebih muda.
2. Infus glutathione bekerja dengan mengubah produksi pigmen kulit dari eumelanin (gelap) menjadi pheomelanin (lebih terang).
Siapa Saja yang Boleh Melakukan Infus Whitening?
Infus whitening dapat dilakukan oleh siapa saja, baik pria maupun wanita, tanpa batasan gender, asalkan berusia di atas 13 tahun.
Prosedur ini biasanya direkomendasikan untuk mereka yang ingin mencerahkan warna kulit atau memperbaiki kondisi kulit secara keseluruhan.
Sebelum menjalani prosedur, sangat dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit di Halodoc agar dapat memastikan lebih lanjut terkait keamanan dan kecocokan dengan kondisi kesehatan masing-masing individu.
Berapa Biaya untuk Infus Whitening?
Biaya infus whitening sangat bervariasi, tergantung pada beberapa faktor kunci.
Variasi harga ini penting untuk dipahami agar kamu dapat membuat keputusan yang tepat dan sesuai dengan anggaran.
Berikut adalah rincian perkiraan biaya infus whitening di Indonesia:
- Sekali sesi: Biaya untuk satu sesi infus whitening dapat berkisar antara Rp140.000 hingga Rp300.000 di klinik atau penyedia yang menawarkan harga lebih terjangkau. Namun, banyak klinik menetapkan harga sekitar Rp1.000.000 per sesi. Bahkan, beberapa klinik mematok harga antara Rp1.300.000 hingga Rp1.650.000, tergantung pada jenis infus dan bahan aktif yang digunakan.
- Versi premium/paket khusus: Klinik tertentu menawarkan paket premium atau khusus dengan harga Rp2.000.000 hingga Rp4.000.000 per sesi. Paket infus whitening di klinik eksklusif bahkan bisa mencapai Rp5.000.000 atau lebih, terutama jika mengandung bahan-bahan premium atau dikombinasikan dengan perawatan tambahan.
- Paket beberapa sesi: Untuk hasil yang optimal, klinik sering menawarkan paket yang terdiri dari 4 hingga 6 sesi. Harga total paket ini dapat berkisar antara Rp2.000.000 hingga Rp8.500.000, tergantung pada jenis paket yang dipilih dan klinik yang bersangkutan.
Faktor-faktor yang memengaruhi biaya
Beberapa faktor utama yang memengaruhi biaya infus whitening meliputi:
- Lokasi klinik: Klinik di kota-kota besar atau lokasi premium cenderung mengenakan biaya lebih tinggi.
- Jenis infus: Infus dengan kandungan bahan aktif yang lebih mahal, seperti glutathione dosis tinggi atau kombinasi vitamin dan mineral yang lengkap, biasanya lebih mahal.
- Bahan aktif: Konsentrasi dan kualitas bahan aktif seperti glutathione, vitamin C, dan antioksidan lainnya akan memengaruhi harga.
- Fasilitas dan reputasi klinik: Klinik dengan fasilitas modern, tenaga medis berpengalaman, dan reputasi yang baik umumnya menawarkan harga yang lebih tinggi.
- Konsultasi dokter: Biaya konsultasi dengan dokter sebelum perawatan juga perlu dipertimbangkan.
Tips memilih klinik infus whitening
Sebelum memutuskan untuk menjalani infus whitening, pertimbangkan tips berikut:
- Konsultasi dengan dokter: Konsultasikan dengan dokter kulit atau profesional medis berlisensi untuk mengevaluasi kondisi kulitmu dan menentukan apakah infus whitening adalah pilihan yang tepat.
- Periksa Reputasi klinik: Cari tahu reputasi klinik melalui ulasan online, testimoni pelanggan, dan sertifikasi yang dimiliki.
- Perhatikan bahan yang digunakan: Pastikan klinik menggunakan bahan-bahan berkualitas tinggi dan aman.
- Bandingkan harga: Dapatkan penawaran harga dari beberapa klinik untuk mendapatkan harga terbaik.
- Waspadai harga murah: Harga yang terlalu murah bisa menjadi indikasi kualitas yang kurang baik atau praktik yang tidak aman.
Apakah Infus Whitening Aman?
Keamanan infus whitening adalah hal yang penting untuk dipertimbangkan. Selalu konsultasikan dengan dokter sebelum menjalani prosedur ini, terutama jika kamu memiliki kondisi medis yang mendasari atau alergi.
Efek Samping dan Risiko
Meskipun infus whitening diklaim memberikan berbagai manfaat, penting untuk menyadari potensi efek samping dan risiko yang terkait:
- Reaksi alergi: Beberapa orang mungkin mengalami reaksi alergi terhadap bahan-bahan yang terkandung dalam cairan infus.
- Infeksi: Risiko infeksi selalu ada setiap kali jarum dimasukkan ke dalam tubuh.
- Interaksi obat: Infus whitening dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu yang sedang kamu konsumsi.
- Komplikasi kesehatan: Dalam kasus yang jarang terjadi, infus whitening dapat menyebabkan komplikasi kesehatan yang serius.
Alternatif untuk Infus Whitening
Jika kamu khawatir tentang risiko infus whitening, ada alternatif lain yang lebih aman untuk mencerahkan kulit, seperti:
- Penggunaan produk perawatan kulit yang mengandung bahan pencerah, seperti vitamin C, niacinamide, atau retinoid.
- Perawatan laser
- Chemical peeling
Persiapan sebelum Menjalani Infus Whitening
Sebelum menjalani prosedur infus whitening, dokter biasanya akan melakukan beberapa langkah sebagai berikut:
- Meninjau riwayat medis: Dokter akan menanyakan riwayat kesehatan, termasuk obat-obatan yang sedang dikonsumsi serta prosedur kosmetik yang pernah dilakukan.
- Melakukan pemeriksaan fisik: Dokter akan memeriksa kondisi kulit yang akan menerima perawatan untuk memastikan prosedur dapat dilakukan dengan aman.
- Menjelaskan hasil dan risiko: Dokter akan memberikan penjelasan mengenai hasil yang dapat diharapkan dari infus whitening, serta risiko efek samping yang mungkin terjadi.
Prosedur Infus Whitening
Prosedur infus whitening umumnya dilakukan dengan mencampurkan beberapa bahan aktif ke dalam larutan infus.
Cairan ini kemudian disalurkan langsung ke dalam pembuluh darah melalui perangkat infus.
Proses ini biasanya memakan waktu sekitar 15–20 menit. Untuk mendapatkan hasil optimal, infus whitening umumnya diberikan setiap dua minggu sekali.
Setiap sesi infus dapat menghasilkan efek mencerahkan kulit hingga 1–3 tingkat lebih terang dibandingkan sebelumnya. Akan tetapi, hasil tersebut bisa bervariasi tergantung pada individu.
Sesudah Infus Whitening
Setelah menjalani prosedur infus whitening, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk memastikan hasil yang optimal dan menjaga kesehatan kulit.
Pertama, disarankan untuk menghindari penggunaan produk perawatan kulit yang mengandung bahan kimia agresif, sebab kulit cenderung menjadi lebih sensitif setelah prosedur, sehingga penggunaan produk keras dapat memicu iritasi atau reaksi negatif lainnya.
Selanjutnya, hindarilah penggunaan make-up secara berlebihan. Biarkan kulit bernapas alami setelah perawatan, karena penggunaan make-up yang berat dapat menghambat proses pemulihan dan menyumbat pori-pori, sehingga hasil perawatan tidak maksimal.
Usahakan untuk meminimalisir paparan sinar matahari. Jika harus berada di luar ruangan, gunakanlah sunscreen dengan SPF tinggi dan pakaian yang melindungi kulit.
Terakhir, menghindari konsumsi rokok dan alkohol sangat dianjurkan setelah infus whitening.
Rokok dapat menghambat produksi kolagen, memperlambat pemulihan kulit, sementara alkohol dapat menyebabkan dehidrasi dan memengaruhi kualitas kulit.
Risiko Efek Samping Infus Whitening
Sebagaimana prosedur medis lainnya, infus whitening juga memiliki risiko tertentu.
Oleh karena itu, penting untuk memahami efek samping yang mungkin muncul dan hanya melakukannya di klinik resmi dengan pengawasan dokter.
Beberapa efek samping yang dapat terjadi antara lain:
- Mual dan muntah, yang biasanya sementara dan dapat diatasi.
- Gangguan pencernaan seperti diare atau sakit perut.
- Reaksi alergi kulit seperti ruam atau kemerahan.
- Peningkatan kerja ginjal dan hati jika dosis terlalu tinggi.
- Bekas suntik yang memerah atau bengkak, dan dalam beberapa kasus, infeksi.
- Sakit kepala dan gangguan tidur akibat dosis vitamin C yang berlebihan.
Untuk mengurangi risiko tersebut, pastikan prosedur dilakukan oleh dokter spesialis yang profesional.
Ingat bahwa hasil dari infus whitening bersifat sementara, sehingga penting untuk mempertimbangkan kembali manfaat dan risikonya sebelum memutuskan menjalani perawatan ini.
Diperbarui pada 9 Februari 2026
Referensi
Healthline. Diakses pada 2026. Benefits and Side Effects of Collagen Injections.
Healthline. Diakses pada 2026. Vitamin C Injection: Benefits and Risks.
Sitohang, I.B.S. & Ninditya, S. Diakses pada 2026. Systemic Glutathione as a Skin-Whitening Agent in Adults. Dermatology Research and Practice.
U.S. Food & Drug Administration. Diakses pada 2026. For Consumers. Injectable Skin Lightening and Skin Bleaching Products May Be Unsafe.
Frequently Asked Questions
1. Berapa lama infus whitening agar terlihat putih?
Hasil infus whitening biasanya terlihat setelah beberapa sesi, tergantung pada kondisi kulit individu.
Setiap sesi dapat memberikan efek mencerahkan kulit hingga 1–3 tingkat lebih terang, dengan prosedur yang umumnya dilakukan setiap dua minggu sekali.
2. Berapa harga infus whitening?
Harga infus whitening bervariasi tergantung jenis dan tempat pelayanannya.
Sementara di Halodoc, untuk perawatan seperti Glow Drip dimulai dari Rp499.000,-, sedangkan Glow + Rejuvenate Drip mulai dari Rp749.000,-.
3. Apa efek samping memakai infus whitening?
Efek samping infus whitening yang dapat terjadi meliputi:
- Mual, muntah, atau gangguan pencernaan.
- Reaksi alergi seperti ruam atau kemerahan.
- Peningkatan kerja ginjal dan hati jika dosis terlalu tinggi.
- Bekas suntik memerah atau bengkak, bahkan infeksi.
- Sakit kepala atau gangguan tidur akibat dosis vitamin C berlebihan.
Untuk mengurangi risiko, penting melakukan prosedur ini di klinik resmi di bawah pengawasan dokter.
4. Infus whitening apakah bikin putih?
Infus whitening itu sendiri bertujuan untuk mencerahkan kulit, bukan membuat putih secara permanen.
Efeknya dapat mencerahkan kulit hingga 1–3 tingkat lebih terang per sesi, tetapi hasilnya bersifat sementara dan membutuhkan perawatan rutin.
Jika kamu membutuhkan informasi yang lebih rinci, kamu bisa konsultasikan dengan dokter spesialis kulit.



