Kista Ganglion

Ditinjau oleh: dr. Fitrina Aprilia

Pengertian Kista Ganglion

Kista ganglion adalah benjolan berisi cairan yang terjadi di dekat sendi atau tendon. Cairan ini berasal dari cairan sinovial, yakni cairan yang pada kondisi normal mengelilingi sendi dan tendon. Fungsinya untuk melumasi dan merekatkan keduanya selama bergerak. Kista ganglion tumbuh dari sendi atau lapisan tendon dan bersifat jinak. Kista ini paling sering terjadi di area tangan, tetapi juga dapat berkembang di bahu, siku, pinggul, lutut, dan kaki. Kista ganglion bulat atau oval berukuran kacang, lebih besar dari anggur, hingga sebesar bola golf. Kista dapat membesar ketika dipakai beraktivitas.

Baca juga: Kista Bisa Berubah Jadi Tumor Ganas

 

Penyebab Kista Ganglion

Penyebab kista ganglion sejauh ini tidak diketahui. Salah satu kemungkinannya terjadi ketika cairan sinovial bocor keluar dan terkumpul dalam kantong. Beberapa kondisi diduga dapat memicu timbulnya kista ganglion, seperti peradangan atau iritasi di sekitar sendi, adanya luka, serta gerakan berulang pada sendi akibat terlalu sering digunakan. Wanita berusia 2050 tahun berisiko lebih besar mengidap kista ganglion.

 

Gejala Kista Ganglion

Kista ganglion dapat terlihat sebagai benjolan, sering muncul di area tangan atau bagian tubuh lain. Gejala kista ganglion lainnya berupa nyeri, kebas, kelemahan otot, genggaman melemah, dan berkurangnya pergerakan sendi.

 

Diagnosis Kista Ganglion

Kista ganglion didiagnosis berdasarkan pemeriksaan fisik oleh dokter. Jika suatu kista disinari, benjolan tampak bersinar karena berisi cairan. Pemeriksaan penunjang lain yang dapat diperlukan, antara lain X-ray, ultrasound, dan MRI untuk cek penyakit lainnya.

 

Pengobatan Kista Ganglion

Kista ganglion dapat  hilang dengan sendiri tanpa pengobatan. Pengobatan diperlukan jika terasa nyeri dan ada gejala lain yang mengganggu pergerakan tubuh. Pilihan pengobatan kista ganglion, antara lain :

  • Pemakaian bidai di pergelangan tangan atau jari untuk mengurangi rasa nyeri.

  • Mengeluarkan cairan dari benjolan dengan jarum (aspirasi). Prosedur ini sederhana dan tidak menyakitkan, tetapi dapat memungkinkan kista kembali muncul. Perlu dilakukan operasi jika kista muncul kembali.

  • Menyuntikkan steroid ke dalam sendi.

  • Operasi untuk mengangkat kista ganglion. Operasi kista ganglion dapat memiliki beberapa efek samping, antara lain rasa nyeri, infeksi, gerak sendi terbatas, jaringan parut, kaku, kekambuhan, dan kerusakan saraf. Teknik operasi dapat dilakukan dengan anestesi lokal (tetap terjaga tanpa merasa nyeri saat operas) dan anastesi umum (tidur selama operasi).

Baca juga: 5 Tindakan Medis yang Bisa Dilakukan untuk Hilangkan Kista

 

Pencegahan Kista Ganglion

Tidak ada cara khusus untuk mencegah kista ganglion karena penyebabnya masih belum diketahui. Jika muncul kista, jangan ditekan atau ditusuk dengan jarum. Sebaiknya, pantau kondisi kista apakah membesar atau tidak. Gunakan bidai jika disarankan dokter.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Benjolan di tubuh sebaiknya diperiksa untuk memastikan penyebabnya. Jika didiagnosis kista, sebaiknya kembali ke dokter pada kondisi kista ganglion menjadi lebih besar atau lebih sakit, kista bengkak dan merah, keluar  nanah dari benjolan, mati rasa di area yang terkena, dan demam. Dokter yang dapat dikunjungi terkait dengan kista ganglion adalah dokter spesialis bedah umum.

Segera hubungi dokter apabila merasakan gejala-gejala di atas. Penanganan yang tepat dapat meminimalisir akibat, sehingga pengobatan bisa lebih cepat dilakukan. Untuk pemeriksaan lebih lanjut, melalui Halodoc dapat melakukan janji temu dengan dokter di rumah sakit yang terbaik menurut kamu.

Baca juga: Ini 8 Jenis Kista yang Perlu Diketahui

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2019. What Is a Ganglion Cyst? 
Medicalnewstoday. Diakses pada 2019. Ganglion cyst: Symptoms, causes, and treatment

Diperbarui pada 12 September 2019