Kudis

Pengertian Kudis

Kudis atau scabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi tungau Sarcoptes scabiei. Pada scabies, tungau bereproduksi pada permukaan kulit lalu masuk ke dalam kulit untuk bertelur sehingga menyebabkan gatal.

 

Gejala Kudis

Gejala scabies yang paling umum adalah rasa gatal terutama pada malam hari, sebab tungau tersebut menaruh telurnya ke dalam kulit. Gatal sering dirasakan di sela-sela jari, ketiak, selangkangan, dan daerah lipatan lain. Selain gatal, dapat juga ditemukan ruam dan jejak seperti galian yang tipis dan tidak teratur, atau ditemukan benjolan seperti jerawat kecil dan kerak yang berwarna keabu-abuan.

 

Penyebab dan Faktor Risiko Kudis

Penyebab scabies adalah S.scabiei yang menginvasi kulit. Tungau ini biasanya terdapat di sprei, gorden, bantal, atau pakaian orang yang terinfeksi. Individu yang paling sering terkena penyakit ini adalah mereka yang hidup berkelompok, contohnya anak pesantren, narapidana, atau keluarga. Faktor risiko lainnya adalah individu dengan daya tahan tubuh lemah, penggunaan steroid, atau sedang menjalani kemoterapi.

 

Diagnosis Kudis

Diagnosis ditegakkan melalui wawancara dan pemeriksaan fisik untuk melihat adanya ruam dan galian di bawah kulit. Pada kasus tertentu, dokter dapat mengambil sampel kulit untuk dilihat di bawah mikroskop.

 

Penanganan Kudis

Cara untuk mengobati kudis harus menggunakan beberapa jenis obat. Beberapa krim dan lotion berlaku dengan resep dokter. Biasanya mengoleskan obat di sekujur tubuh, dari leher ke bawah dan membiarkannya selama setidaknya 8 jam.
Dokter juga menyuruh semua anggota keluarga dan orang terdekat pasien lainnya untuk memakai obat, walaupun mereka tidak menunjukkan tanda tertular scabies. Tujuannya untuk mencegah penyebaran scabies. Krim untuk mengobati scabies dengan kombinasi berikut ini:

  • 5 persen krim permethrin: ini adalah krim topikal yang mengandung zat kimia untuk membunuh scabies dan telurnya. Orang dewasa, ibu hamil, dan anak berumur 2 bulan dan lebih boleh memakainya.
  • 25 persen lotion benzyl benzoate.
  • 10 persen salep sulfur.
  • 10 persen krim crotamiton: oleskan sekali sehari selama dua hari untuk terus memakainya mungkin tidak efektif. Anak-anak atau wanita hamil tidak boleh memakainya;
  • 1 persen lotion lindane: lotion ini diberikan seandainya pengobatan lainnya tidak membantu meredakan gejala. Anak yang berumur kurang lebih dua tahun, wanita hamil atau menyusui, lansia, atau siapapun berbobot tubuh kurang dari 110 pon (50 kilogram) dilarang memakainya.
  • Sebagai tambahan, Ivermectin—obat minum berguna bagi orang dengan perubahan sistem imun, orang yang mengalami kudis mengeras, atau bagi orang yang tidak merespon terhadap losion dan krim resep.
    Walaupun obat ini membunuh tungau dengan cepat, tapi rasa gatal mungkin tidak sepenuhnya hilang selama beberapa minggu.

 

Pencegahan Kudis

  • Jaga kebersihan.
  • Hindari kontak dengan orang yang terinfeksi.
  • rendam pakaian, seprai, gorden, boneka dalam air panas sebelum dicuci.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Jika cara penanganan dan pencegahan di atas tidak berhasil, segera berdiskusi dengan dokter.