Otitis Media

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc

Pengertian Otitis Media

Otitis media adalah peradangan yang terjadi di bagian telinga tengah dan sering terjadi pada anak-anak. Terdapat beberapa tipe dari otitis media, yaitu:

  • Otitis media akut (OMA).

  • Otitis media efusi (OME).

  • Otitis media supuratif kronik (OMSK).

  • Otitis media adhesif.

 

Faktor risiko

Terdapat beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko terjadinya otitis media. Misalnya:

  • Anak-anak di usia 6 bulan sampai 2 tahun rentan terhadap infeksi telinga, karena ukuran dan bentuk tuba eustachius dan sistem imun yang masih berkembang.

  • Anak-anak yang ditempatkan di penitipan anak. Mereka di kategori ini lebih rentan terserang pilek dan infeksi telinga daripada anak-anak yang tinggal di rumah.

  • Pemberian makan bayi. Si Kecil yang minum dari botol, terutama saat berbaring, cenderung rentan terhadap infeksi telinga daripada bayi yang disusui oleh ibunya (dengan payudara).

  • Kebiasaan merokok atau paparan asap rokok.

  • Bekerja di tempat dengan banyak polusi.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Bawang Putih Bisa Mengobati Otitis Media

 

Penyebab Otitis Media

Otitis media umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri, jamur, atau virus, Streptococcus pneumoniae merupakan patogen yang sangat umum. Selain itu, ada pula beberapa patogen yang bisa menyebabkan terjadinya otitis media, contohnya Pseudomonas aeruginosa dan Moraxella catarrhalis. Pada dewasa muda, infeksi telinga sering disebabkan oleh Haemophilus influenzae.

RSV dan virus yang menyebabkan common cold juga dapat menyebabkan otitis media karena mereka merusak sel-sel epitel sistem pernapasan bagian atas. Di samping itu, ada pula pemicu lainnya seperti disfungsi tuba Eustachius. Kondisi ini menyebabkan pembersih bakteri yang tak memadai dari telah telinga, hal inilah yang nantinya bisa menyebankan otitis media.

Otitis media juga rentan terjadi pada anak kecil. Alasanya mereka memiliki tuba Eustachius yang lebih horizontal, pendek, dan lebar ketimbang orang dewasa. Bukan hanya itu, sistem kekebalan tubuh untuk melawan virus dan bakteri juga terbilang lebih rendah dibandingkan dengan orang dewasa.

Untuk anak-anak, mereka yang mengidap bibir dan langit-langit sumbing atau sindrom Down, juga lebih cenderung mengidap infeksi telinga. Mereka yang memiliki masalah pada tuba Eustachius juga rentan terserang penyakit ini. Di samping itu, anak-anak juga rentan terhadap infeksi telinga di masa kecil, bila mereka mengidap otitis media tipe akut sebelum usia enam bulan.

 

Gejala  Otitis Media

OMA

  • Otalgia atau nyeri telinga.

  • Otorrhea atau keluarnya cairan dari telinga.

  • Nyeri kepala.

  • Turunnya nafsu makan.

OME

  • Turunnya pendengaran.

  • Tinnitus atau suara berdenging di telinga.

  • Vertigo atau pusing berputar.

OMSK

  • Turunnya pendengaran karena rusaknya gendang telinga.

  • Biasanya rasa nyeri berkurang atau tidak ada, begitu juga dengan demam.

Otitis media adhesif

  • Hasil dari radang telinga tengah sebelumnya, biasanya OMA.

  • Turunnya pendengaran akibat mengerasnya tulang-tulang penghantar suara.

Baca juga: Inilah Perbedaan Antara Otitis Media Efusi dan Otitis Media Akut

 

Diagnosis Otitis Media

Diagnosis ditegakkan dengan menanyakan gejala-gejala khas, terutama dengan melakukan pemeriksaan telinga. Pada pemeriksaan fisik dapat ditemukan adanya cairan yang keluar dari telinga, penurunan pendengaran, ruptur gendang telinga, atau gendang telinga yang menyembul keluar (bulging).

 

Komplikasi Otitis Media

Otitis media yang dibiarkan tanpa penanganan, kemungkinan besar bisa menimbulkan berbagai komplikasi. Misalnya, gangguan pendengaran, penyebaran infeksi, atau robeknya gendang telinga. Selain itu, bisa juga menyebabkan terlambatnya perkembangan bicara anak. Bila bayi mengalami gangguan pendengaran (sementara/permanen), kemungkinan mereka akan mengalami keterlambatan dalam berbicara.

Baca juga: Ini 5 Penyebab Utama Otitis Media pada Si Kecil

 

Penanganan Otitis Media

Pengobatan meliputi pengobatan kausatif dan suportif. Andaikan otitis media disebabkan oleh bakteri, maka metode pengobatannya bisa dengan pemberian antibiotik. Sementara itu, bila disebabkan oleh jamur, dokter biasanya akan memberikan antifungal.

Namun, bila otitis media disebabkan oleh virus, maka pengobatannya berbeda. Di sini dokter akan melakukan pengobatan suportif seperti pemberian obat antinyeri dan obat penurun demam. Kamu bisa temukan berbagai pilihan obat dan vitamin di Halodoc yang bisa langsung dibeli melalui aplikasi.

 

Pencegahan  Otitis Media

Pencegahan merujuk pada mengendalikan atau menghilangkan faktor risiko, antara lain:

  • Jauhkan anak dari lingkungan penuh asap atau rokok.

  • Lengkapi vaksinasi.

  • Jaga cara memberi makan anak.

  • Berikan ASI eksklusif.

  • Hindari paparan dengan pengidap otitis media.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Bila mengalami gejala-gejala di atas, segeralah temui dokter untuk mendapatkan penanganan dan saran medis yang tepat. Penanganan yang tepat dan cepat bisa meningkatkan peluang kesembuhan, dan mencegah komplikasi berbahaya.

 

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Diseases and Conditions. Ear Infection (Middle Ear).

 Diperbarui pada 16 September 2019