halodoc-banner
  • Kamus Kesehatan A-Z
  • Perawatan Khusus keyboard_arrow_down
  • Cek Kesehatan Mandiri keyboard_arrow_down
close
halodoc-logo
Download app banner

sign-in logo Masuk

home icon Beranda


Layanan Utama

keyboard_arrow_down
  • Chat dengan Dokter icon

    Chat dengan Dokter

  • Toko Kesehatan icon

    Toko Kesehatan

  • Homecare icon

    Homecare

  • Asuransiku icon

    Asuransiku

  • Haloskin icon

    Haloskin

  • Halofit icon

    Halofit

Layanan Khusus

keyboard_arrow_down
  • Kesehatan Kulit icon

    Kesehatan Kulit

  • Kesehatan Seksual icon

    Kesehatan Seksual

  • Kesehatan Mental icon

    Kesehatan Mental

  • Kesehatan Hewan icon

    Kesehatan Hewan

  • Perawatan Diabetes icon

    Perawatan Diabetes

  • Kesehatan Jantung icon

    Kesehatan Jantung

  • Parenting icon

    Parenting

  • Layanan Bidan icon

    Layanan Bidan

Cek Kesehatan Mandiri

keyboard_arrow_down
  • Cek Stres icon

    Cek Stres

  • Risiko Jantung icon

    Risiko Jantung

  • Risiko Diabetes icon

    Risiko Diabetes

  • Kalender Kehamilan icon

    Kalender Kehamilan

  • Kalender Menstruasi icon

    Kalender Menstruasi

  • Kalkulator BMI icon

    Kalkulator BMI

  • Pengingat Obat icon

    Pengingat Obat

  • Donasi icon

    Donasi

  • Tes Depresi icon

    Tes Depresi

  • Tes Gangguan Kecemasan icon

    Tes Gangguan Kecemasan


Kamus Kesehatan

Artikel

Promo Hari Ini

Pusat Bantuan

Chat dengan Dokter icon

Chat dengan Dokter

Toko Kesehatan icon

Toko Kesehatan

Homecare icon

Homecare

Asuransiku icon

Asuransiku

Haloskin icon

Haloskin

Halofit icon

Halofit

search
Home
Kesehatan
search
close
Ad Placeholder Image

Proxium

REVIEWED_BY  dr. Fauzan Azhari SpPD  
undefinedundefined

DAFTAR ISI

  • Apa Itu Proxium?
  • Peringatan sebelum Menggunakan Proxium
  • Dosis Proxium
  • Cara Menggunakan Proxium
  • Efek Samping Proxium
  • Interaksi Proxium
  • Kontraindikasi Proxium
  • Kapan Waktu Terbaik Minum Esomeprazole?
  • Bisakah Proxium Diminum dengan Obat Maag Lain?

Apa Itu Proxium?

Proxium adalah obat saluran pencernaan yang mengandung Esomeprazole sodium steril (Lyophilized) setara dengan Esomeprazole 40 mg. 

Obat ini diindikasikan untuk kondisi GERD (Gastroesophageal Reflux Disease), perdarahan ulkus peptikum dan ulkus duodenum, ulkus peptikum yang disebabkan oleh gangguan NSAID (Nonsteroidal Anti-Inflammatory Drugs), dan bagian dari terapi kombinasi untuk eradikasi Helicobacter pylori guna mencegah kekambuhan ulkus duodenum.

  • Golongan: Penghambat Pompa Proton (Proton Pump Inhibitor).
  • Kategori: Obat resep. 
  • Manfaat: Mengobati masalah yang berkaitan dengan GERD, ulkus peptikum, dan ulkus duodenum. 
  • Digunakan oleh: Dewasa dan anak-anak dengan resep dokter. 
  • Proxium untuk ibu hamil: Studi pada hewan tidak menunjukkan risiko pada janin, namun studi terkontrol pada manusia masih terbatas, penggunaan harus berdasarkan pertimbangan manfaat dan risiko oleh dokter.
  • Proxium untuk ibu menyusui: Proxium dapat menurunkan produksi ASI, penggunaan harus dikonsultasikan dengan dokter dan pemantauan pada bayi perlu dilakukan.
  • Bentuk obat: Vial

Peringatan sebelum Menggunakan Proxium

Sebelum memulai terapi dengan Proxium, tenaga kesehatan perlu memastikan bahwa gejala yang dialami pasien bukan merupakan indikasi keganasan lambung. 

Berikut adalah beberapa poin peringatan yang perlu diperhatikan:

  • Terapi dengan Proxium dapat menutupi gejala lambung (kanker lambung), sehingga pemeriksaan endoskopi disarankan jika terdapat gejala seperti penurunan berat badan drastis.
  • Penggunaan jangka panjang (lebih dari 1 tahun) dapat meningkatkan risiko patah tulang pada panggul, pergelangan tangan, dan tulang belakang, terutama pada pasien lansia.
  • Waspadai risiko hipomagnesemia (kadar magnesium rendah) pada pasien yang menggunakan obat ini jangka panjang (lebih dari 3 bulan).
  • Penggunaan PPI dapat meningkatkan risiko infeksi saluran pencernaan yang disebabkan oleh bakteri Clostridium difficile.

Kamu mengidap asam lambung? Simak selengkapnya, Ini 7 Rekomendasi Obat Asam Lambung yang Ampuh di Apotek. 

Dosis Proxium

Dosis Proxium harus disesuaikan dengan diagnosis klinis dan respon pasien terhadap pengobatan. 

Berikut adalah dosis umum yang sering digunakan:

Ulkus terkaIt NSAID

  • Dewasa: Penyembuhan dan pencegahan, 20 mg sekali sehari melalui injeksi lambat selama minimal 3 menit atau infus selama 10-30 menit. Durasi pengobatan hingga 10 hari. 

GERD

  • Dewasa: 20-40 mg, sekali sehari. Diberikan melalui injeksi lambat selama minimal 3 menit atau infus selama 10-30 menit. 
  • Anak-anak: Diberikan berdasarkan usia dan berat badan. 

Cara Menggunakan Proxium

Instruksi penggunaan yang tepat sangat menentukan efektivitas obat dalam menekan asam lambung secara optimal.

  • Obat sebaiknya diberikan di pagi hari sekitar 30–60 menit sebelum makan pagi agar obat mencapai konsentrasi puncak saat pompa proton paling aktif.
  • Jika digunakan bersama antasida, Proxium dapat dikonsumsi di waktu yang sama atau sesuai anjuran dokter.

Efek Samping Proxium

Sebagian besar pasien mentoleransi Proxium dengan baik, namun beberapa efek samping tetap mungkin muncul selama masa terapi.

Efek samping umum dapat berupa mual, muntah, sembelit, diare, perut kembung, mulut kering, dan sakit perut. 

Interaksi Proxium

Proxium dapat memengaruhi absorpsi obat lain yang penyerapannya bergantung pada pH asam lambung.

  • Proxium dapat menurunkan kadar antivirus Antivirus (Atazanavir, Nelfinavir) dalam darah secara signifikan sehingga efektifitasnya berkurang.
  • Menurunkan kadar serum nelfinavir atau rilpivirine yang dapat menyebabkan penurunan efek antivirus dan perkembangan resistensi obat. 
  • Penggunaan bersama warfarin dapat meningkatkan waktu protrombin. 

Kamu perlu tahu, Ini Ciri-Ciri Asam Lambung yang Parah dan Perawatannya. 

Kontraindikasi Proxium

Terdapat beberapa kondisi di mana Proxium tidak diperbolehkan untuk digunakan demi menghindari risiko komplikasi.

  • Pasien dengan riwayat hipersensitivitas terhadap kandungan di dalamnya. 
  • Ibu hamil, ibu menyusui, lansia, dan anak-anak tanpa rekomendasi dokter. 
  • Pasien yang sedang mengonsumsi produk yang mengandung Rilpivirine atau Nelfinavir. 

Pastikan untuk terus memantau profil elektrolit pasien, terutama kadar magnesium dan kalsium, pada penggunaan jangka panjang. 

Kapan Waktu Terbaik Minum Esomeprazole?

Waktu terbaik untuk minum esomeprazole (Proxium) adalah sekitar 30-60 menit sebelum makan, terutama sebelum sarapan.

Hal ini memungkinkan obat untuk bekerja secara efektif dalam menekan produksi asam lambung saat makanan masuk ke dalam perut. Minum obat pada waktu yang sama setiap hari akan membantu menjaga kadar obat dalam tubuh tetap stabil.

Bisakah Proxium Diminum dengan Obat Maag Lain?

Penggunaan proxium bersamaan dengan obat maag lain, seperti antasida, perlu diperhatikan. Antasida dapat memengaruhi penyerapan esomeprazole jika diminum bersamaan.

Sebaiknya, antasida diminum 1-2 jam setelah mengonsumsi proxium. Konsultasikan dengan dokter atau apoteker untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai penggunaan proxium bersamaan dengan obat-obatan lain.

Jika kamu mengalami masalah kesehatan, jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan dokter. 

Konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam kini lebih mudah dan praktis melalui Halodoc. 

Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter terpercaya:

Kamu bisa beli obat online atau produk kesehatan lainnya dengan praktis dan mudah di Apotek Online Halodoc. 

Toko Kesehatan Halodoc Produknya 100% asli dan tepercaya. Tanpa perlu antre, obat bisa diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat dari lokasi kamu berada. 

Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga dan dapatkan obat dari apotek 24 jam terdekat! 

Referensi:
Promed.co.id. Diakses pada 2026. Proxium. 
MIMS Indonesia. Diakses pada 2026. Esomeprazol. 
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Gastroesophageal Reflux Disease (GERD).

TRENDING_TOPICS

VIEW_ALL
share on facebook
share on twitter
share on whatsapp
share on facebook
share on twitter
share on whatsapp