
DAFTAR ISI
- Apa Itu Selective Serotonin Reuptake Inhibitors (SSRIs)?
- Manfaat Selective Serotonin Reuptake Inhibitors (SSRIs)
- Dosis Selective Serotonin Reuptake Inhibitors (SSRIs)
- Hubungi Psikiater Jika Ingin Tahu Penggunaan Selective Serotonin Reuptake Inhibitors (SSRIs)
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- Cara Penggunaan Selective Serotonin Reuptake Inhibitors (SSRIs)
- Perhatian Penggunaan Selective Serotonin Reuptake Inhibitors (SSRIs)
- Efek Samping Selective Serotonin Reuptake Inhibitors (SSRIs)
- Interaksi Selective Serotonin Reuptake Inhibitors (SSRIs)
- Kontraindikasi Selective Serotonin Reuptake Inhibitors (SSRIs)
- Bingung Harus Konsul ke Dokter Apa? Tanya HILDA, Gratis!
Apa Itu Selective Serotonin Reuptake Inhibitors (SSRIs)?
Selective serotonin reuptake inhibitors atau SSRIs merupakan jenis obat antidepresan yang efektif untuk mengurangi gejala depresi dalam tingkat sedang sampai berat. Jenis obat ini merupakan yang paling sering psikiater resepkan pada pasiennya.
Sebab, penggunaan obat ini relatif aman dan menimbulkan lebih sedikit efek samping dibandingkan dengan jenis antidepresan lainnya.
Cara kerja obat ini adalah dengan meningkatkan kadar serotonin dalam otak. Serotonin sendiri merupakan hormon yang mengatur suasana hati sehingga dengan meningkatkan hormon ini dapat membantu meringankan depresi.
Manfaat Selective Serotonin Reuptake Inhibitors (SSRIs)
Obat yang termasuk ke dalam jenis SSRIs berguna untuk mengatasi atau meringankan depresi sedang hingga berat.
Namun tak hanya itu, obat ini juga dapat membantu menangani kondisi lain, yaitu:
- Anxiety atau gangguan cemas.
- Gangguan panik atau panic attack.
- Obsessive-compulsive disorder (OCD).
- Gangguan kecemasan sosial atau social anxiety disorder.
- Gangguan stres pasca trauma atau posttraumatic stress disorder (PTSD).
- Premenstrual dysphoric disorder (PMDD) atau sindrom pramenstruasi yang parah.
- Bulimia nervosa atau keinginan mengonsumsi makanan dalam jumlah besar.
- Depresi bipolar.
Dosis Selective Serotonin Reuptake Inhibitors (SSRIs)
Dosis obat ini akan bervariasi tergantung pada jenis obat yang digunakan, kondisi medis individu, dan respons terhadap pengobatan. Penting untuk selalu mengikuti instruksi dokter dan mengikuti dosis yang telah diresepkan. Jangan mengubah dosis atau menghentikan penggunaan tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
Catat, Ini Manfaat, Dosis, dan Efek Samping Zoloft obat yang termasuk SSRIs.
Hubungi Psikiater Jika Ingin Tahu Penggunaan Selective Serotonin Reuptake Inhibitors (SSRIs)
Jika kamu diresepkan untuk menggunakan jenis obat antidepresan yang termasuk ke dalam SSRIs dan butuh informasi lebih dalam mengenai pemakaian obat jenis ini, sebaiknya lakukan konsultasi terlebih dahulu dengan psikiater di Halodoc.
Tindakan tersebut penting untuk dilakukan guna memastikan kondisi kamu sebelum menggunakan obat ini
Selain itu, obat yang termasuk ke dalam SSRIs memiliki berbagai jenis sehingga kamu perlu melakukan konsultasi terlebih dahulu untuk menentukan jenis obat yang cocok untuk digunakan.
Berikut psikiater di Halodoc yang bisa kamu hubungi:
- dr. Reinaldo Batara Sp.KJ: Ia adalah dokter spesialis kejiawaan atau psikiater dengan pengalaman 13 tahun, berhasil lulus dari Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana (2012) dan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (2022). Kini praktik di Bekasi Timur, Jawa Barat, anggota PDSKJI, dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc.
- dr. Ayu Nuzulia Putri Sp.KJ: Ia adalah dokter spesialis kejiawaan atau psikiater dengan pengalaman 14 tahun, berhasil lulus dari Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (2012) dan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (2024). Kini praktik di Surabaya, Jawa Timur, anggota PDSKJI, dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc.
- dr. Eden Sp.KJ: Ia adalah dokter spesialis kejiawaan atau psikiater dengan pengalaman 15 tahun, berhasil lulus dari
Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (2011) dan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (2025). Kini praktik di Toraja Utara, Sulawesi Selatan, anggota PDSKJI, dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc.
Jangan khawatir, obat yang diresepkan di Halodoc pastinya aman dan tidak akan menyebabkan ketergantungan apabila kamu menggunakannya sesuai dengan dosis yang psikiater berikan.
Itulah beberapa psikiater yang bisa beri informasi lengkap seputar SSRIs.
Jangan ragu untuk segera menghubungi psikiater agar kamu mendapat informasi yang akurat.
Psikiater tersebut tersedia selama 24 jam di Halodoc sehingga kamu bisa lakukan konsultasi dari mana saja dan kapan saja.
Namun, jika psikiater sedang tidak tersedia atau offline, kamu tetap bisa membuat janji konsultasi melalui aplikasi Halodoc.
Selain itu, privasi kamu pasti terjaga dengan aman di Halodoc, jadi kamu bisa bercerita apa pun tanpa ragu.
Yuk, hubungi psikiater di Halodoc sekarang juga!
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Keluhan kesehatan bisa datang kapan saja. Daripada bingung mencari informasi sendiri, konsultasikan langsung dengan dokter umum dan spesialis di Halodoc:
✅ Dokter tersedia 24 jam.
✅ Dokter memiliki lisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP).
✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
✅ Bisa dicover asuransi.
✅ Privasi terjaga: Data kesehatan terlindungi dengan aman.
✅ Bisa dapat resep resmi. Kamu bisa dapat resep obat online dan menebusnya setelah chat.
✅ Bisa juga beli obat langsung lewat WhatsApp Halodoc, tanpa download aplikasi, tanpa log in, dan produk yang diterima dijamin asli 100%.
Tunggu apa lagi? Yuk hubungi dokter di Halodoc sekarang!

Cara Penggunaan Selective Serotonin Reuptake Inhibitors (SSRIs)
Penggunaan SSRIs bergantung pada jenis obat yang diresepkan oleh dokter. Sebagian besar obat ini digunakan dengan cara diminum, tetapi terdapat pula yang digunakan dengan dioleskan pada kulit.
Selain itu, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menggunakan obat jenis SSRIs, yaitu:
- Ikuti anjuran atau petunjuk yang dokter berikan.
- Gunakan obat sesuai waktu yang dokter anjurkan.
- Perhatikan penggunaan obat, seperti digunakan sebelum atau sesudah makan.
- Jangan berhenti tiba-tiba saat menggunakan obat ini sebelum melakukan konsultasi dengan dokter.
- Hindari mengonsumsi minuman beralkohol selama menggunakan obat antidepresan.
- Gunakan obat sesuai dengan dosis yang telah dokter anjurkan.
- Perhatikan interaksi obat SSRIs dengan obat lainnya.
Perhatian Penggunaan Selective Serotonin Reuptake Inhibitors (SSRIs)
Terdapat beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sebelum menggunakan obat ini, yaitu:
- Hindari penggunaan obat ini apalagi memiliki alergi terhadap berbagai komponen dalam SSRIs.
- SSRIs tidak dokter anjurkan untuk digunakan oleh orang yang berada di bawah usia 25 tahun. Sebab, hal tersebut dapat memicu risiko keinginan untuk bunuh diri.
- Konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu apabila menggunakan obat ini bersamaan dengan obat, suplemen, atau produk kesehatan tertentu untuk menghindari efek samping yang tidak kamu inginkan.
- Obat ini tidak dokter anjurkan untuk ibu hamil gunakan, terlebih pada trimester pertama karena dapat dan berisiko bahaya terhadap bayi.
- Penggunaan obat dalam masa kehamilan dapat menyebabkan keguguran, cacat pada bayi, hingga bayi terlahir dengan kondisi yang langka.
- Untuk ibu yang berada dalam masa menyusui, beberapa obat SSRIs, seperti paroxetine dan sertraline biasanya direkomendasikan karena aman. Namun, tetap lakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
- Hindari pekerjaan yang memerlukan kewaspadaan, seperti berkendara atau mengoperasikan mesin. Sebab, obat ini dapat menimbulkan rasa kantuk, pusing, hingga penglihatan yang buram.
Efek Samping Selective Serotonin Reuptake Inhibitors (SSRIs)
Seperti obat antidepresan lainnya, penggunaan SSRIs dapat menyebabkan beberapa efek samping, yaitu:
- Sulit tidur atau insomnia.
- Pusing dan sakit kepala.
- Ruam kulit.
- Penglihatan yang menjadi buram.
- Mengantuk.
- Mulut kering.
- Muncul rasa gugup.
- Nyeri pada otot.
- Mengurangi gairah seksual.
- Mengalami masalah terkait disfungsi ereksi.
- Mengalami kenaikan atau penurunan berat badan.
Karena alasan-alasan inlah, penting untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan psikiater di Halodoc.
Interaksi Selective Serotonin Reuptake Inhibitors (SSRIs)
SSRIs dapat bereaksi secara tidak terduga dengan penggunaan obat lain. Hal tersebut dapat meningkatkan risiko perdarahan.
Dengan begitu, apabila saat menggunakan SSRIs kamu sedang menggunakan obat-obatan lain, beri tahu dokter terkait hal tersebut guna mencegah dampak dan risiko yang tidak kamu inginkan.
Kontraindikasi Selective Serotonin Reuptake Inhibitors (SSRIs)
Meski lebih aman dari segi efek samping dibanding obat antidepresan lain, terdapat beberapa kondisi yang tidak dianjurkan untuk menggunakan obat ini.
Beberapa kondisi tersebut, yaitu:
- Gangguan bipolar.
- Gangguan perdarahan, seperti hemofilia.
- Glaukoma.
- Mengidap penyakit ginjal, liver, atau jantung.
- Epilepsi.
- Diabetes tipe 1 dan tipe 2.
Itulah berbagai informasi mengenai SSRIs. Hubungi dokter di Halodoc jika kamu membutuhkan obat ini.
Ayo, paka Halodoc sekarang juga!
Bingung Harus Konsul ke Dokter Apa? Tanya HILDA, Gratis!
Pernah merasakan gangguan kesehatan yang bikin nggak nyaman tapi malah makin stres karena bingung harus konsul ke mana? Berhenti scrolling gejala di internet yang cuma bikin panik, ya!
Kenalin HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant), asisten AI pintar yang siap jadi “pintu pertama” perjalanan sehatmu di Halodoc. HILDA bukan cuma asisten biasa; dia bakal bantu kamu:
- Kasih Gambaran Awal: Jawab pertanyaan kesehatan umum kamu dalam sekejap.
- Navigasi Spesialis: Bingung mau ke dokter apa? HILDA bakal arahkan ke dokter spesialis yang paling pas.
- Solusi Cepat: Mulai dari cari obat sampai layanan kesehatan yang tepat, semua dibantu HILDA.
Gak perlu bingung lagi, ada HILDA yang selalu siaga. Download Halodoc sekarang!




