Ad Placeholder Image

Tak Hanya Baik untuk Sistem Imun, Kencur Punya Banyak Manfaat untuk Kesehatan Tubuh

5 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 28 September 2026

Kencur, Si Herbal Ajaib, tak hanya menyegarkan tetapi juga ampuh meningkatkan daya tahan tubuh dan melancarkan pencernaan.

Tak Hanya Baik untuk Sistem Imun, Kencur Punya Banyak Manfaat untuk Kesehatan TubuhTak Hanya Baik untuk Sistem Imun, Kencur Punya Banyak Manfaat untuk Kesehatan Tubuh

DAFTAR ISI


Kencur (Kaempferia galanga) adalah rimpang yang akrab di dapur Indonesia, dari bumbu pecel sampai minuman beras kencur. Selain dikenal baik untuk sistem imun, manfaat kencur untuk kesehatan tubuh juga banyak diteliti, misalnya sebagai antioksidan, antiinflamasi, dan antibakteri.

Meski begitu, sebagian besar bukti ilmiahnya masih berasal dari penelitian laboratorium dan hewan. Jadi, kencur sebaiknya dipandang sebagai bagian dari pola hidup sehat, bukan pengganti obat atau pengobatan dari dokter.

Manfaat Kencur untuk Kesehatan Tubuh Menurut Penelitian

Kencur mengandung beragam senyawa aktif. Tinjauan ilmiah di jurnal Frontiers in Pharmacology menyebutkan minyak atsiri kencur didominasi etil p-metoksisinamat (EPMS) dan etil sinamat, ditambah flavonoid seperti kaempferol dan luteolin, terpenoid, serta polisakarida. Fakultas Farmasi UGM mencatat sekitar 97 senyawa bioaktif telah diidentifikasi pada kencur.

1. Membantu menjaga daya tahan tubuh

Laman Ayo Sehat Kemenkes menyebutkan kencur mengandung antioksidan yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas. Kandungan antioksidan inilah yang membuat kencur sering disebut baik untuk sistem imun.

2. Meredakan keluhan saluran napas ringan

Secara tradisional, kencur dimanfaatkan untuk keluhan saluran napas atas, seperti batuk berdahak, suara serak, dan napas terasa berat. Kemenkes membagikan resep minuman hangat berbahan sekitar 10 gram kencur (kurang lebih seukuran ibu jari) yang diiris, lalu diseduh dengan 250 ml air mendidih selama 10 menit.

3. Berpotensi sebagai antiinflamasi dan antibakteri

Menurut Fakultas Farmasi UGM, ekstrak kencur mampu menghambat mediator peradangan dan mengurangi pembengkakan. Kencur juga menunjukkan kemampuan menghambat bakteri tertentu yang berkaitan dengan infeksi kulit dan jerawat. Aktivitas lain yang diteliti termasuk pereda nyeri, tetapi uji klinis pada manusia masih terbatas.

4. Menambah nafsu makan dan meredakan pegal

Beras kencur secara turun-temurun dipercaya membantu meningkatkan nafsu makan, terutama pada anak, serta meredakan pegal dan nyeri. Kemenkes juga menyebut kencur kaya akan seng dan mineral lainnya. Namun, manfaat ini lebih banyak didasarkan pada pengalaman tradisional daripada uji klinis.

Tips Aman Mengonsumsi Kencur

  • Gunakan kencur sebagai bumbu atau minuman herbal dalam jumlah wajar, dan hindari konsumsi berlebihan setiap hari dalam jangka panjang.
  • Cuci dan kupas rimpang kencur hingga bersih sebelum diolah agar sisa tanah dan kotoran tidak ikut terkonsumsi.
  • Hentikan konsumsi jika muncul reaksi alergi, seperti gatal, ruam, atau bengkak.
  • Konsultasikan dulu dengan dokter jika kamu sedang hamil, memiliki penyakit tertentu, atau rutin minum obat agar terhindar dari efek yang tidak diinginkan.
  • Jika memilih produk olahan kencur dalam kemasan, pastikan produk tersebut sudah terdaftar di BPOM.
  • Tetap imbangi dengan makanan bergizi seimbang, tidur cukup, dan aktivitas fisik rutin untuk menjaga daya tahan tubuh.

Kapan Harus ke Dokter?

Kencur hanya dapat membantu meredakan keluhan ringan. Segera periksakan diri jika batuk tidak kunjung membaik, disertai demam tinggi, sesak napas, nyeri dada, atau dahak bercampur darah. Kamu juga perlu ke dokter bila muncul reaksi alergi berat, seperti bengkak di wajah atau sulit bernapas, setelah mengonsumsi kencur.

Konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam untuk mengetahui apakah keluhanmu cukup ditangani di rumah atau perlu pemeriksaan lebih lanjut.

Studi Terkait

Tinjauan di jurnal Frontiers in Pharmacology (2021) merangkum berbagai aktivitas farmakologis kencur, seperti antiinflamasi, antioksidan, antimikroba, dan antitumor. Penelitian tersebut sebagian besar dilakukan pada ekstrak kasar di laboratorium dan hewan. Uji toksisitas akut dan subakut pada hewan tidak menunjukkan toksisitas bermakna, tetapi data klinis pada manusia masih terbatas.

Fakultas Farmasi UGM juga menegaskan bahwa uji klinis kencur belum memadai dan kadar senyawa aktifnya bervariasi tergantung lokasi tumbuh, umur panen, dan cara pengolahan. Sementara itu, Kementerian Kesehatan RI mengingatkan bahwa konsumsi jamu jangka panjang dapat berdampak negatif pada ginjal dan saluran pencernaan, sehingga penggunaannya perlu bijak.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Banyak orang mengonsumsi kencur atau jamu untuk menjaga imunitas dan meredakan batuk. Lewat chat dokter, kamu bisa bertanya apakah herbal ini aman dikonsumsi bersama obat yang sedang kamu minum, serta mengetahui tanda keluhan yang butuh penanganan medis.

Chat dengan dokter Halodoc kapan saja untuk mendapatkan saran kesehatan yang sesuai dengan kondisimu.

Referensi
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia – Ayo Sehat. Diakses pada 2026. Kencur untuk Atasi Dampak Polusi.
Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes RI. Diakses pada 2026. 7 Jamu Herbal yang Wajib Kamu Tahu.
Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada. Diakses pada 2026. Kencur: Warisan Indonesia untuk Kesehatan.
Frontiers in Pharmacology. Diakses pada 2026. Kaempferia galanga L.: Progresses in Phytochemistry, Pharmacology, Toxicology and Ethnomedicinal Uses.

FAQ

Apakah kencur benar-benar baik untuk sistem imun?

Kencur mengandung antioksidan yang dapat membantu menjaga daya tahan tubuh dan melindungi sel dari radikal bebas. Namun, imunitas tetap paling dipengaruhi pola makan bergizi, tidur cukup, olahraga, dan vaksinasi.

Bagaimana cara mengolah kencur menjadi minuman?

Salah satu cara yang dibagikan Kemenkes adalah mengiris sekitar 10 gram kencur, lalu menyeduhnya dengan 250 ml air mendidih selama 10 menit. Minuman ini bisa disajikan hangat.

Apakah boleh minum beras kencur setiap hari?

Sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan dalam jangka panjang karena Kemenkes mengingatkan konsumsi jamu jangka panjang dapat berdampak pada ginjal dan saluran pencernaan. Konsultasikan dengan dokter jika kamu punya penyakit tertentu.

Apakah ibu hamil boleh mengonsumsi kencur?

Kencur sebagai bumbu masakan umumnya dikonsumsi dalam jumlah kecil. Namun, untuk konsumsi rutin dalam bentuk jamu atau suplemen, ibu hamil sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu karena data keamanannya pada manusia masih terbatas.