Ketahui 7 Upaya Pencegahan agar Terhindar dari Konjungtivitis

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Konjungtivitis

Halodoc, Jakarta - Mata kamu merah, sering mengeluarkan air mata dan sensitif terhadap cahaya? Bisa jadi kamu mengidap konjungtivitis. Penyakit ini awalnya hanya dialami pada satu mata, tapi setelah beberapa jam biasanya akan dialami oleh kedua mata sekaligus. Yuk, ketahui beberapa upaya pencegahan agar kamu terhindar dari konjungtivitis!

Baca juga: Pakai Softlens Sembarangan, Waspada Konjungtivitis

Konjungtivitis, Peradangan Pada Konjungtiva

Konjungtivitis atau mata merah merupakan peradangan yang terjadi pada konjungtiva. Konjungtiva sendiri merupakan selaput bening yang melapisi bagian depan mata. Saat terjadi peradangan, bagian mata yang seharusnya berwarna putih jadi akan terlihat merah. Namun, kamu enggak perlu khawatir, karena walau bikin enggak nyaman dan enggak enak dilihat, kondisi ini jarang memengaruhi ketajaman penglihatan.

Mengidap Konjungtivitis? Ini Gejala yang Akan Dialami

Gejala-gejala yang terjadi biasanya disebabkan oleh debu, bulu hewan peliharaan, atau serbuk sari. Selain bagian putih mata yang berubah warna jadi kemerahan, gejala lain yang akan dialami oleh pengidap penyakit ini, antara lain:

  • Sensitif terhadap cahaya.
  • Mata merah karena pembuluh darah kecil melebar setelah mengalami peradangan.
  • Mata sering mengeluarkan air mata dan mukus, karena kelenjar yang memproduksi keduanya menjadi terlalu aktif akibat dari peradangan.

Gejala ini biasanya hanya terjadi pada satu mata, tapi setelah beberapa jam penyakit ini akan menjangkiti kedua mata. Oleh karena itu, jika kamu menemukan gejala mata merah, harus segera diobati. Karena kondisi ini bisa menular pada orang lain setelah 2 minggu gejala muncul.

Mengidap Peradangan pada Konjungtiva? Ini Penyebabnya

Penyebab utama dari penyakit ini adalah objek asing yang masuk ke dalam mata, alergi, bakteri, atau infeksi virus. Hal lain yang bisa membuat kamu mengidap kondisi ini adalah tidak menjaga kebersihan mata. Beberapa faktor pemicu yang bisa meningkatkan kemungkinan seseorang mengidap kondisi ini, antara lain:

  • Mengidap diabetes. Penyakit ini membuat sistem kekebalan tubuh jadi lemah.
  • Usia. Anak-anak rentan mengidap kondisi ini karena sering berinteraksi dengan teman-teman di sekolahnya.
  • Mengidap blefaritis, yaitu peradangan pada kelopak mata yang disebabkan oleh bakteri.
  • Penggunaan lensa kontak.
  • Memiliki riwayat infeksi saluran pernapasan.

Pengidap konjungtivitis bisa menularkan infeksi mata ini pada orang yang berdekatan dengannya. Penyebaran bisa terjadi melalui kontak langsung maupun tidak langsung dari sekresi mata yang terinfeksi.

Baca juga: 3 Faktor Risiko yang Meningkatkan Seseorang Terkena Konjungtivitis

Upaya Pencegahan dari Konjungtivitis

Kamu bisa melakukan pencegahan dengan merubah gaya hidup dengan menjaga kebersihan dan kebiasaan. Upaya pencegahan tersebut, antara lain:

  1. Sering cuci tangan dengan menggunakan sabun agar terhindar dari virus dan bakteri.
  2. Gunakan sapu tangan atau tisu untuk membersihkan kotoran mata.
  3. Gunakan handuk dan bantal yang terpisah dari orang lain.
  4. Hindari penyebab alergi, seperti debu dan bulu hewan peliharaan.
  5. Buang kosmetik yang sudah kedaluwarsa dan jangan berbagi kosmetik untuk mata dengan orang lain.
  6. Jangan gunakan lensa kontak sampai sakit kamu sembuh.
  7. Jangan sentuh area yang terinfeksi dengan mata.

Baca juga: Ketahui Penanganan Konjungtivitis Penyebab Mata Merah

Segera hubungi dokter jika kamu mengalami pembengkakan pada kornea hingga muncul luka terbuka dan adanya pembengkakan pada lapisan tengah mata yang menyebabkan sakit kepala, mata berair, dan terasa sakit.  Jika kamu punya masalah dengan kesehatan, sebaiknya jangan menduga-duga, ya! Lebih baik kamu diskusikan langsung dengan dokter ahli di aplikasi Halodoc melalui Chat atau Voice/Video Call. Enggak hanya itu, kamu juga bisa membeli obat yang sedang kamu butuhkan. Tanpa perlu repot, pesanan kamu akan diantar ke tempat tujuan dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya di Google Play atau App Store!