Ketahui Dampak Negatif dari Gangguan Tidur

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
gangguan tidur

Halodoc, Jakarta - Gangguan tidur merupakan kelainan yang memengaruhi, mengganggu, atau melibatkan jam tidur seseorang. Beberapa hal yang bisa jadi faktor risiko terjadinya gangguan tidur pada seseorang, antara lain konsumsi alkohol yang berlebihan, kelainan bentuk tulang, obesitas, merokok, dan kelainan sistem hormon atau endokrin. Jika gangguan tidur terus-menerus terjadi, bukan hal yang tidak mungkin jika kamu mengalami dampak negatifnya. Ini dampak negatif dari gangguan tidur.

Baca juga: 3 Gangguan Tidur yang Sering Dialami Orang Usia 20an

  • Keinginan Makan yang Berlebihan

Ternyata, gangguan tidur ada hubungannya lho dengan kegemukan. Jika seseorang kurang tidur, kondisi ini akan memicu seseorang jadi merasa lapar. Sinyal lapar ini didapat dari hormon ghrelin ketika kamu terjaga di malam hari. Selain itu, orang yang mengalami gangguan tidur akan memilih makanan yang asin dan manis saat lapar. Nah, kondisi ini yang akan menyebabkan kamu jadi kegemukan.

  • Jantung Menjadi Terganggu

Jam tidur manusia akan berpengaruh pada kesehatan tubuh seseorang. Jika seseorang tidur kurang dari lima jam sehari, atau bahkan lebih dari sembilan jam sehari, kondisi ini memiliki dampak negatif pada kesehatan. Dengan menjalaninya secara terus-menerus, kamu bisa saja memiliki kemungkinan mengidap penyakit jantung koroner atau mengalami stroke.

  • Kamu Bisa Jadi Pelupa

Kurang tidur bisa membuat kamu jadi pelupa, karena tidur memiliki dampak pada pembelajaran dan ingatan. Tidur sangat penting untuk mengkonsolidasikan hal-hal yang dipelajari dalam otak. Jadi, istirahat yang tepat diperlukan untuk mengunci informasi baru dalam otak.

Baca juga: Susah Tidur? Ini yang Perlu Dilakukan

  • Hormon Seks Jadi Menurun

Waktu tidur yang tidak cukup akan mengurangi gairah berhubungan intim pasangan. Pada pria, mengalami gangguan tidur selama satu minggu akan menunjukkan penurunan kadar testosteron, bahkan tidur kurang dari lima jam setiap harinya akan mengurangi kadar hormon berhubungan intim hingga 10-15 persen.

  • Mengalami Kerusakan Kulit

Ketika tidur, tubuh akan memperbaiki sel-sel dan jaringan kulit. Jadi, jika kamu terus-menerus mengalami gangguan tidur, otomatis produksi kolagen akan menurun. Akibatnya, penuaan akan lebih cepat terjadi pada kulit dan membuat kamu terlihat berumur lebih tua dari usia kamu. Hal ini menyebabkan garis-garis halus, keriput, serta warna kulit yang tidak merata.

  • Hubungan dengan Pasangan Jadi Kacau

Kurang tidur dapat menyebabkan badan kamu lemas, kelelahan, dan kantuk pada siang hari saat kamu sedang menjalani aktivitas harian kamu. Nah, hal ini juga dapat memengaruhi hubungan kamu, karena perasaan tidak nyaman yang kamu rasakan. Kamu akan menjadi mudah emosi pada pasangan. Kondisi ini akan membuat hubungan kamu dan pasangan jadi enggak nyaman.

Baca juga: 5 Gangguan yang Bisa Terjadi saat Tidur

Beberapa hal yang bisa membantu mengatasi gangguan tidur, antara lain mengurangi stres, mengikuti jadwal tidur dengan konsisten, membatasi asupan kafein, mengurangi rokok dan alkohol, makan sedikit karbohidrat sebelum tidur, dan menambah sayuran dan ikan ke dalam menu makanan. Jangan lupa untuk mengurangi asupan gula dari makanan atau minuman yang kamu konsumsi, ya!

Jika kamu punya pertanyaan seputar masalah kesehatan, Halodoc bisa jadi solusinya! Kamu bisa diskusi langsung dengan dokter ahli melalui Chat atau Voice/Video Call. Enggak hanya itu, kamu juga bisa membeli obat yang sedang kamu butuhkan. Tanpa perlu repot, pesanan kamu akan diantar ke tempat tujuan dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya di Google Play atau App Store!