• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Gejala Awal Sindrom Angelman pada Anak
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Gejala Awal Sindrom Angelman pada Anak

Ketahui Gejala Awal Sindrom Angelman pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 02 Februari 2021
Ketahui Gejala Awal Sindrom Angelman pada Anak

Halodoc, Jakarta - Apakah ibu pernah mendengar istilah sindrom Angelman? Kondisi ini terjadi saat anak terlahir dengan kelainan genetik yang memengaruhi sistem saraf. Gangguan kesehatan yang satu ini menjadi pemicu keterlambatan perkembangan, terutama masalah intelektualnya. Bukan itu saja, anak juga kerap mengalami gangguan perkembangan bicara dan gangguan keseimbangan gerak tubuh. Lantas, apa saja gejala sindrom Angelman pada anak yang perlu diketahui? Yuk, baca penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Baca juga: Harus Tahu, Prosedur Diagnosis Sindrom Angelman pada Anak

Sindrom Angelman pada anak, Inilah Gejalanya

Sama halnya dengan bayi lainnya, pengidap kondisi ini tampak normal saat lahir ke dunia. Namun saat sudah memasuki usia makan, ia akan mengalami gangguan. Anak dengan sindrom angelman juga mengalami keterlambatan perkembangan saat usianya menginjak 6–12 bulan. Gejala gangguan kesehatan yang satu ini akan beragam pada masing-masing anak. Berikut ini beberapa gejala yang perlu diwaspadai:

  • Anak malas berbicara atau bahkan tidak berbicara sama sekali.
  • Anak mengalami gangguan perkembangan kognitif, juga intelektual.
  • Anak mengalami kesulitan dalam menyeimbangkan gerak tubuh.
  • Anak sering terlihat senyum dan tertawa tanpa sebab.
  • Anak memiliki kepribadian yang bersemangat dan selalu menyenangkan.
  • Anak mengalami gangguan tidur, seperti susah tidur dan kurang tidur.
  • Anak mengalami kejang-kejang.
  • Anak memiliki bentuk rahang bawah yang menonjol keluar.
  • Anak memiliki kaki yang kaku.
  • Anak hiperaktif atau terlalu aktif bergerak.
  • Anak mengalami gerakan yang kaku atau menyentak secara tiba-tiba.
  • Anak memiliki kepala peyang.
  • Anak memiliki perilaku yang tidak biasa, seperti lengan terangkat saat berjalan.
  • Anak memiliki hiperpigmentasi pada rambut, mata, dan juga kulit.

Baca juga: Termasuk Kelainan Genetik, Ketahui 5 Fakta Sindrom Angelman

Untuk penjelasan lebih detail mengenai gejala sindrom Angelman pada anak, ibu bisa memperhatikan beberapa hal berikut ini:

  • Ataksia. Kondisi ini ditandai dengan kurangnya koordinasi antar anggota tubuh. Hal tersebut ditandai dengan gemetar saat memegang benda, berjalan, bahkan saat makan.
  • Tremor. Gangguan saraf yang terjadi pada tubuh akan menyebabkan tremor. Bukan itu saja, anak juga akan mengalami gelisah dan hiperaktif.
  • Skoliosis. Kondisi ini ditandai dengan bentuk tulang belakang yang melengkung ke samping. Tanda dapat terlihat dari perbedaan tinggi bahu kanan dan kiri.
  • Mata juling. Kondisi ini terjadi karena otot-otot di sekitar mata melemah, sehingga bola mata memiliki posisi yang tidak sejajar.
  • Anggota gerak kaku. Anak dengan sindrom Angelman menjadi kurang bersemangat seiring dengan pertumbuhannya. Ia bisa saja mengalami gangguan intelektual, gangguan bicara parah, dan kejang.

Baca juga: Idap Sindrom Angelman, Komplikasi Ini Bisa Terjadi

Segera diskusikan dengan dokter anak di aplikasi Halodoc jika ibu menemukan sejumlah tanda sindrom Angelman pada Si Kecil. Kondisi ini merupakan kelainan atau cacat bawaan lahir yang dapat memberikan dampak jangka panjang pada anak. Diskusikan dengan dokter agar anak mendapatkan langka penanganan terbaik terkait kondisi yang tengah dialaminya.

Referensi:
Angelman Syndrome Foundation. Diakses pada 2021. What is Angelman Syndrome?
NHS UK (2019). Diakses pada 2021. Angelman syndrome.
MedlinePlus. Diakses pada 2021. Angelman syndrome.
National Library of Medicine. Diakses pada 2021. Angelman syndrome.