• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Komplikasi yang Bisa Disebabkan oleh Hipotermia

Ketahui Komplikasi yang Bisa Disebabkan oleh Hipotermia

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Banyak orang yang ingin merasakan musim dingin di negara orang karena hanya ada dua musim di Indonesia. Memang menyenangkan, tetapi kamu tetap harus berhati-hati terhadap dampak buruknya. Salah satu gangguan yang dapat terjadi ketika berada di tempat bersuhu dingin adalah hipotermia.

Gangguan hipotermia terjadi saat suhu tubuh berada di bawah 35 derajat Celsius. Seseorang yang mengalami gangguan ini butuh penanganan segera karena dapat mengalami beberapa komplikasi berbahaya. Maka dari itu, kamu juga harus mengetahui komplikasi apa saja yang dapat terjadi disebabkan oleh hipotermia. Berikut ulasannya!

Baca juga: Ini Pertolongan Pertama untuk Tangani Hipotermia

Komplikasi Disebabkan Hipotermia

Hipotermia adalah penurunan suhu tubuh disebabkan oleh paparan suhu dingin yang berkepanjangan. Gangguan ini dapat menimbulkan dampak yang berbahaya pada tubuh jika tidak segera mendapatkan penanganan. Suhu normal rata-rata 36 derajat Celsius, tetapi saat mengalami hipotermia dapat turun menjadi angka 35. Pada hipotermia yang berat, suhu tubuh dapat turun hingga 27 derajat Celsius atau lebih rendah.

Paparan udara dingin dapat memengaruhi tubuh secara perlahan, sehingga pengidapnya tidak sadar hingga timbul masalah. Jika kamu tidak mencari gejala yang timbul akibat hipotermia, masalah yang terjadi semakin lama semakin parah. Beberapa gejala yang paling umum timbul saat seseorang mengalami penurunan suhu tubuh ini adalah napas menjadi lambat, menggigil secara berlebihan, hingga pingsan.

Saat kamu atau orang terdekatmu menimbulkan gejala tersebut, ada baiknya langsung mendapatkan penanganan. Hal tersebut untuk menghindari beberapa komplikasi berbahaya yang dapat terjadi. Berikut adalah beberapa komplikasi dari hipotermia:

  • Frostbite, yaitu komplikasi paling umum yang terjadi disebabkan oleh hipotermia dan menyebabkan jaringan tubuh membeku. Gangguan ini disebut juga dengan radang dingin atau kematian jaringan.
  • Chilblains, yaitu gangguan yang menyebabkan peradangan pada pembuluh darah dan kerusakan saraf pada kulit. Hal ini disebabkan oleh paparan berulang akibat suhu dingin. Gangguan ini dapat menyebabkan rasa gatal, bengkak, hingga lepuhan pada tangan dan kaki.
  • Gangrene, yaitu kondisi yang menyebabkan jaringan tubuh mati karena tidak mendapatkan pasokan darah yang cukup. Gangguan ini dapat menyebabkan kondisi yang serius, seperti amputasi hingga kematian.
  • Trench Foot, yaitu kerusakan saraf dan pembuluh darah akibat rendaman air dingin yang terlalu lama. Maka dari itu, penggunaan kaus kaki dan sepatu sangat penting untuk menjaga kaki agar tetap kering.

Jika kamu mempunyai pertanyaan terkait komplikasi yang disebabkan oleh hipotermia, bertanya pada dokter dari Halodoc adalah tindakan yang tepat. Kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc di smartphone yang digunakan dan langsung mendapatkan kemudahan akses berhubungan dengan kesehatan!

Baca juga: Ini 3 Fase Hipotermia yang Bisa Berakibat Fatal

Pencegahan Hipotermia

Untuk menghindari semua komplikasi berbahaya, kamu harus tahu beberapa cara yang efektif untuk mencegah terjadinya hipotermia. Berikut beberapa caranya:

  • Pakaian yang Tebal

Cara paling sederhana yang dapat dilakukan untuk menghindari komplikasi dari hipotermia adalah dengan menggunakan pakaian yang tebal. Gunakanlah pakaian yang berlapis, sehingga suhu tubuh tetap terjaga. Pastikan untuk menutupi semua bagian tubuh dan mengenakan topi, sarung tangan, hingga syal selama musim dingin. Selain itu, berolahraga di luar ruangan juga dapat membuat keringat menjadi dingin dan membuat tubuh rentan mengalami hipotermia.

  • Jaga Tubuh Tetap Kering

Memastikan tubuh untuk tetap kering juga penting untuk mencegah hipotermia untuk terjadi. Saat turun hujan dan salju, pastikan untuk menggunakan pakaian antiair agar tidak kedinginan. Jika mengalami kecelakaan saat berada di atas perahu atau kapal, pastikan untuk menjaga tubuh tetap kering di atas kapal. Hindari berenang hingga bantuan mendekat.

Baca juga: Harus Tahu, Ini Pertolongan Pertama pada Kasus Hipotermia

Itulah beberapa komplikasi yang dapat terjadi disebabkan oleh hipotermia. Maka dari itu, jika kamu tidak terbiasa dengan udara dingin, pencegahan hipotermia harus benar-benar diperhatikan. Dengan begitu, tubuh tetap sehat tanpa adanya gangguan sehingga mampu menghabiskan banyak waktu bermain salju saat musim dingin.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Hypothermia.
WebMD. Diakses pada 2020. Hypothermia.