Ketahui Penanganan untuk Atasi Tumor Wilms pada Anak

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Ketahui Penanganan untuk Atasi Tumor Wilms pada Anak

Halodoc, Jakarta - Bukan hanya orang dewasa, anak-anak juga bisa terkena tumor, lho. Jenis tumor yang sering terjadi pada anak adalah tumor wilms atau nefroblastoma. Tumor ini tumbuh pada ginjal, dan banyak menyerang anak usia 3-4 tahun. Bagaimana cara mengatasi tumor wilms pada anak?

Setelah anak dipastikan mengidap tumor wilms, dokter biasanya akan menentukan langkah pengobatan berdasarkan usia, tingkat keparahan tumor, dan kondisi kesehatan anak secara keseluruhan. Beberapa metode pengobatan yang dapat dilakukan adalah:

1. Operasi Pengangkatan Ginjal (Nefrektomi) 

Operasi merupakan metode pengobatan yang paling sering dilakukan untuk penderita tumor Wilms. Prosedur ini berupa pengangkatan, baik sebagian, seluruh, atau kedua ginjal yang terdapat tumor. Pengidap yang kedua ginjalnya diangkat akan menjalani prosedur cuci darah (hemodialisis) seumur hidupnya atau menjalani transplantasi ginjal jika memperoleh ginjal dari donor. 

Baca juga: 9 Tanda Anak Mengalami Tumor Wilms

2. Kemoterapi 

Prosedur ini dilakukan jika ukuran tumor sudah cukup besar atau tindakan operasi tidak mampu mengangkat seluruh sel kanker. Kemoterapi akan menghancurkan sisa sel kanker. Terkadang, kemoterapi juga dilakukan sebelum operasi untuk menyusutkan ukuran tumor.

3. Terapi Radiasi (Radioterapi) 

Merupakan terapi pengobatan dengan menggunakan pancaran sinar radiasi berfrekuensi tinggi yang diarahkan ke bagian tubuh yang terinfeksi sel kanker. Terapi radiasi juga dapat menjadi pilihan bagi pasien dengan kondisi tumor yang telah menyebar ke organ tubuh lainnya.

Selain metode-metode pengobatan tadi, dokter juga biasanya akan memberikan obat untuk mengendalikan rasa nyeri, mual, dan pencegahan terhadap infeksi. Pengidap juga dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan secara berkala untuk mendeteksi jika sel kanker muncul kembali dan mengevaluasi fungsi ginjal baru atau yang tersisa.

Tumor Ginjal Langka yang Rentan Menyerang Anak-Anak

Seperti telah disebutkan di awal, bahwa tumor wilms merupakan jenis tumor ginjal yang terbilang langka, dan paling sering terjadi pada anak-anak. Tumor ini umumnya hanya menyerang satu ginjal saja, meski tidak menutup kemungkinan dapat tumbuh pada kedua ginjal. 

Penyebab tumor wilms belum diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seorang anak untuk mengalami kondisi ini, yaitu:

  • Faktor genetik. 

  • Kelainan bawaan (kongenital). Tumor wilms berisiko tinggi dialami oleh bayi atau anak yang memiliki kelainan bawaan sejak lahir, seperti Aniridia, Hipospadia, Kriptorkismus, dan Hemihypertrophy.

  • Memiliki penyakit tertentu. Beberapa jenis penyakit juga dapat membuat anak berisiko mengalami tumor wilms, seperti Sindrom WAGR, Sindrom Beckwith-Wiedemann, Sindrom Denys-Drash. 

Baca juga: Penyebab Tumor Wilms yang Perlu Diketahui

Gejala yang Memprihatinkan

Gejala utama tumor wilms adalah nyeri dan pembengkakan pada perut. Namun, tumor ini juga dapat menyebabkan gejala lain, seperti:

  • Demam.

  • Rasa lelah dan lemas yang berlebihan.

  • Nafsu makan menurun.

  • Mual dan muntah.

  • Konstipasi.

  • Sesak napas.

  • Peningkatan tekanan darah.

  • Hematuria atau urine berdarah.

  • Pertumbuhan tubuh yang tidak seimbang.

Jika anak menunjukkan gejala-gejala seperti yang disebutkan, segera konsultasikan dengan dokter, agar penanganan bisa dilakukan sesegera mungkin. Sekarang, diskusi dengan dokter spesialis yang kamu inginkan juga bisa dilakukan di aplikasi Halodoc, lho. Lewat fitur Talk to a Doctor, kamu bisa obrolkan langsung gejala yang dialami anak melalui Chat atau Voice/Video Call.

Baca juga: 4 Makanan yang Dikonsumsi Anak Pengidap Tumor Wilms

Jika tumor wilms tidak ditangani dengan segera, ada beberapa komplikasi serius yang mengintai. Komplikasi biasanya terjadi ketika tumor telah menyebar dan menyerang organ lain dalam tubuh, seperti paru-paru, kelenjar getah bening, hati, tulang, dan otak. Adapun beberapa komplikasi yang mungkin dialami anak adalah:

  • Gangguan fungsi ginjal, terutama bila tumor berada pada kedua ginjal.

  • Gagal jantung.

  • Gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak, terutama tinggi badan.

Karena tumor wilms tidak dapat dicegah, ibu bisa mengantisipasi terjadinya dengan melakukan pemeriksaan USG secara berkala, setidaknya setiap 3-4 bulan hingga anak berusia 8 tahun. Hal ini dilakukan agar tumor bisa segera terdeteksi dan langkah pengobatan dapat dilakukan sejak dini.