Ketahui Penularan Molluscum Contagiosum yang Wajib Diwaspadai

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Ketahui Penularan Molluscum Contagiosum yang Wajib Diwaspadai

Halodoc, Jakarta –  Molluscum contagiosum adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh virus moluskum kontagiosum. Ini adalah infeksi menular seksual (IMS) pada orang dewasa karena dapat menyebar melalui kontak kulit ke kulit saat melakukan hubungan intim. Masa inkubasi rata-rata 2 hingga 3 bulan dan dapat berkisar dari 1 minggu hingga 6 bulan.

Kamu juga dapat menyebarkan infeksi ke seluruh tubuh dengan menggaruknya, terutama di area di mana kulit mengalami peradangan. Kadang-kadang, molluscum contagiosum dapat disebarkan dengan mandi (pemandian umum atau air kolam) ataupun dengan menyentuh benda-benda yang memiliki virus, seperti mainan mandi, handuk, pakaian, atau tempat tidur.

Baca juga: Hati-Hati, Ini 3 Penyebab Molluscum Contagiosum yang Menyerang Organ Intim

Molluscum contagiosum adalah umum pada anak-anak dan hasil dari kontak dekat dengan anak-anak lain yang memiliki infeksi. Molluscum contagiosum dapat menyebabkan benjolan kecil atau lesi (berdiameter 1–5 milimeter) muncul di kulit paha, alat kelamin, dan daerah perut. Kadang-kadang dapat muncul pada daerah genital dan anal eksternal. Anak-anak biasanya mengalami lesi pada wajah, badan, kaki dan lengan.

Lesi dapat dimulai sebagai benjolan kecil yang dapat berkembang selama beberapa minggu menjadi luka atau benjolan yang lebih besar. Lesi dapat berwarna daging, abu-abu putih, kuning atau merah muda. Dapat menyebabkan gatal atau nyeri di daerah tersebut, namun dalam kebanyakan kasus lesi menyebabkan beberapa masalah. Lesi dapat bertahan dari 2 minggu hingga 4 tahun di mana rata-rata adalah 2 tahun.

Orang dengan AIDS atau orang lain dengan sistem kekebalan tubuh yang terganggu dapat mengembangkan wabah yang luas. Biasanya, gejala lesi adalah tidak menyakitkan, namun mungkin sedikit gatal sering memiliki lekukan pusat kecil bisa banyak dan menutupi paha, genital dan daerah perut, pada akhirnya akan sembuh tanpa pengobatan dalam beberapa bulan.

Baca juga: Pencegahan yang Dapat Dilakukan agar Tidak Terserang Virus Molluscum

Molluscum kontagiosum dapat disalahartikan sebagai kutil kelamin atau jerawat. Jika kamu melihat adanya lesi kulit yang tidak biasa, disarankan untuk mengunjungi dokter atau tenaga kesehatan profesional berpengalaman lainnya untuk diagnosis yang akurat.

Tidak ada tes untuk molluscum contagiosum, sebab itu hanya didiagnosis dengan penampilan lesi. Jika kamu mengidap molluscum contagiosum, ahli kesehatan dapat merekomendasikan tes untuk infeksi menular seks lainnya.

Molluscum contagiosum, pada akhirnya akan sembuh dengan sendirinya jika tidak diobati. Lesi biasanya dirawat dengan nitrogen cair yang membeku. Ini membantu mengurangi lamanya waktu gejala muncul. Perawatan jenis ini biasanya tersedia dari dokter setempat atau pusat kesehatan seksual.

Nitrogen cair adalah bukan obat, karena virus tetap ada di kulit sampai sistem kekebalan tubuh kamu menyingkirkannya. Biasanya, perawatan jenis ini hanya membutuhkan perawatan tunggal. Tapi, mungkin perlu beberapa minggu hingga benjolan menghilang setelah membeku dengan nitrogen cair.

Baca juga: Tidak Terasa Sakit, Benjolan Keras Ini Bisa Muncul di Kulit

Orang dengan sistem kekebalan yang tertekan mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk membersihkan molluscum contagiosum. Pasangan seksual dari seseorang dengan molluscum contagiosum tidak memerlukan perawatan, jika mereka tidak memiliki lesi pada tubuh mereka.

Infeksi bakteri dapat memperumit molluscum contagiosum, namun jarang terjadi. Untuk mengurangi risiko infeksi bakteri atau penyebaran molluscum contagiosum, jangan terlalu sering menyentuh, sehingga menyebabkan lesi menjadi teriritasi. Tidak perlu mengoleskan krim atau losion, cukup pertahankan praktik kebersihan yang biasa kamu terapkan.

Molluscum contagiosum adalah infeksi kulit ringan yang sembuh sendiri. Tanpa perawatan, ini dapat bertahan selama beberapa bulan, namun pada akhirnya akan sembuh. Durasi keparahan dan lamanya pengobatan molluscum contagiosum bervariasi dari orang ke orang.

Kalau ingin mengetahui lebih banyak mengenai molluscum contagiosum, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor, kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.