Ketahui Penyebab Kurap Bisa Muncul di Wajah

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
ketahui-penyebab-kurap-bisa-muncul-di-wajah-halodoc

Halodoc, Jakarta – Kurap adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur. Infeksi jamur kurap bisa menyerang bagian tubuh mana saja, mulai dari tubuh bagian atas dan kulit kepala, sampai selangkangan dan kaki. Tapi ternyata, kurap juga bisa terjadi pada wajah, lho. Kok bisa? Cari tahu penyebab kurap muncul di wajah dan cara mengatasinya di sini.

Dua Jenis Infeksi Jamur pada Wajah

Kurap dikenal juga dengan istilah “tinea”. Sedangkan kurap yang terjadi pada wajah bisa dibagi menjadi dua jenis, yaitu tinea faciei dan tinea barbae. Perbedaan kedua jenis infeksi jamur tersebut terletak pada lokasi infeksinya. Infeksi tinea faciei terbatas pada daerah wajah yang tidak berambut, misalnya pipi, dahi, batang hidung, dan sekitarnya. Sedangkan infeksi tinea barbae, umumnya menyerang daerah yang berambut, seperti kumis dan jenggot.

Penyebab Kurap pada Wajah

Penyebab kurap adalah jamur dermatofit atau jamur yang bisa bertahan hidup di kulit. Tapi, spesies jamur yang paling umum menjadi penyebab kurap pada wajah adalah Trichophyton mentagrophytes, Trichophyton rubrum, dan Microsporum canis. Jenis jamur ini biasanya ditularkan melalui binatang-binatang peliharaan di rumah.

Binatang yang bisa menjadi perantara penyebaran penyakit ini ke manusia adalah binatang pengerat, seperti tikus, hamster, marmut, dan juga binatang-binatang lain, seperti anjing, kucing, kelinci, sampai kuda. Selain binatang, infeksi jamur wajah juga bisa menular melalui kontak langsung dengan pengidap kurap.

Baca juga: 5 Penyakit yang Ditularkan dari Hewan

Gejala Kurap pada Wajah

Gejala kurap pada wajah, umumnya hampir mirip dengan gejala kurap pada area kulit lainnya, yaitu berupa ruam kemerahan yang berbentuk cincin dengan garis luar yang tidak beraturan. Ruam ini bersisik dan terasa gatal. Bila kurap semakin parah, ruam tersebut akan membentuk benjolan dan melepuh.

Kurap pada wajah mungkin tidak tampak, seperti cincin, namun tetap terasa gatal, panas dan membengkak. Kurap pada wajah juga bisa menjadi kering dan berkerak. Gejala gatal dan panas pada area kulit wajah yang terkena kurap akan semakin parah bila terpapar sinar matahari.

Infeksi jamur kurap paling sering menyerang daerah pipi, namun bisa juga menyerang bagian lainnya pada wajah, seperti mata, dahi, hidung, dan dagu. Infeksi ini juga bisa menyerang beberapa area sekaligus.

Baca juga: Obesitas Dapat Menyebabkan Kurap, Ketahui 3 Pencegahannya

Cara Mengobati Kurap pada Wajah

Bila kamu mengalami gejala kurap pada wajah, sebaiknya segera kunjungi dokter kulit untuk diobati. Pengobatan untuk kurap wajah biasanya berupa salep atau krim antijamur. Bila infeksi sudah menyebar, dokter dapat meresepkan obat antijamur yang diminum.

Cara Mencegah Kurap pada Wajah

Untuk mencegah kurap muncul di wajah, kamu disarankan untuk menjaga kebersihan pribadi dan lingkungan sekitar. Bersihkanlah wajah secara rutin, minimal dua kali dalam sehari. Jangan lupa juga untuk mengganti sarung bantal, sarung guling, selimut, dan seprai kamu secara berkala.

Bagi kamu yang punya binatang peliharaan, jaga juga kebersihan binatang tersebut. Pastikan binatang peliharaanmu rutin dimandikan dan diperiksakan ke dokter secara berkala untuk memastikan ia tidak membawa penyakit. Bila binatang peliharaan kamu sakit, pisahkan ia sementara dari orang-orang rumah agar tidak menularkan penyakit tersebut.

Baca juga: Ingin Cantik? Ini Perlunya Cuci Muka dengan Sabun Khusus

Beli obat kurapnya lewat aplikasi Halodoc saja. Enggak usah repot-repot keluar rumah, tinggal order melalui aplikasi dan obat pesanan kamu akan diantarkan dalam waktu satu jam. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, download Halodoc sekarang juga ya di App Store dan Google Play.