Obesitas Dapat Menyebabkan Kurap, Ketahui 3 Pencegahannya

Obesitas Dapat Menyebabkan Kurap, Ketahui 3 Pencegahannya

Halodoc, Jakarta - Obesitas adalah gangguan kompleks yang melibatkan jumlah lemak tubuh yang berlebihan. Tentunya, hal ini memicu komplikasi kesehatan pada tubuh, salah satunya adalah kurap. Seseorang yang memiliki obesitas cenderung memiliki indeks massa tubuh atau body mass index (BMI) yang tinggi.

BMI adalah alat yang digunakan dokter untuk mengidentifikasi apakah seseorang memiliki berat badan yang sesuai untuk usia, jenis kelamin, dan tinggi badan yang dimiliki. Pengukuran ini umumnya menggabungkan data antara tinggi dan berat badan.

Nilai BMI yang berada pada kisaran 25 dan 29,9 menunjukkan seseorang mengalami kelebihan berat badan. Jika nilainya lebih dari 30, maka dikatakan seseorang mengalami obesitas. Faktor lain yang turut berpengaruh adalah rasio ukuran pinggang ke pinggul dan rasio pinggang terhadap tinggi tubuh serta jumlah dan distribusi lemak pada tubuh menentukan indikasi obesitas seseorang.

Baca juga: Benarkah Obesitas Dapat Tingkatkan Osteoarthritis?

Obesitas dan Kurap

Berat badan berlebih yang mengarah pada obesitas membuat tubuh rentan mengalami berbagai penyakit. Tidak hanya jantung atau stroke, gangguan kesehatan ini bisa memicu terjadinya infeksi kulit, termasuk infeksi Candida, folikulitis, tinea cruris (kurap), dan intertrigo.

Pasalnya, orang dengan indeks massa tubuh yang tinggi memiliki lipatan kulit yang lebih dalam dan keringat berlebih, sehingga memungkinkan terjadinya gesekan, kelembapan berlebihan, dan maserasi kulit. Semua komponen ini menciptakan lingkungan di kulit yang rentan terhadap infeksi, dari ragi, bakteri, dan jamur.

Kurap memiliki gejala yang berbeda bergantung pada tempat terjadinya. Kurap pada kulit kepala paling sering terjadi pada anak-anak. Sementara kurap pada kulit tubuh bisa menyerang siapa saja, tak terkecuali orang dewasa. Lalu, ada pula infeksi pada selangkangan, kaki atlet, infeksi kuku, dan kurap yang menyerang area janggut.

Baca juga: Berat Badan Bertambah? Ini yang Terjadi pada Tubuh

Bagaimana Pencegahannya?

Obesitas pada umumnya bisa dicegah dengan beberapa cara, seperti berikut ini.

  • Berolahraga

Cara paling mudah adalah dengan berolahraga. Jika kelebihan berat badan melebihi batas normal, olahraga intens dan terstruktur diperlukan. Setidaknya, seseorang membutuhkan waktu berolahraga hingga 300 menit dalam seminggu untuk mendapatkan penurunan berat badan yang signifikan.

  • Pola Hidup Sehat

Ada banyak sekali pemicu seseorang mengalami obesitas, termasuk pula kurang tidur dan stres berlebih. Cara mengatasinya adalah dibutuhkan konseling untuk mengidentifikasi penyebab seseorang mengalami kecemasan dan kekhawatiran berlebih, depresi, atau masalah emosional lain yang memicu tingginya pola makan. Jangan lupa pula selalu menjaga kebersihan, termasuk mencuci tangan dan kaki setelah beraktivitas dan sebelum makan.

  • Perbaiki Asupan Makanan Harian

Terpenting lainnya, adalah mengikuti pola makan yang sehat. Fokuskan menu pada makanan rendah kalori dan padat nutrisi, seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian. Hindari konsumsi lemak jenuh berlebihan, batasi konsumsi permen, dan hindari alkohol.

Baca juga: Obesitas pada Remaja Bisa Sebabkan Masalah Mental

Itu tadi tiga cara mudah yang bisa dilakukan untuk mengatasi obesitas yang memicu terjadinya kurap. Biasakan hidup sehat mulai sekarang, yuk, supaya tubuh selalu terhindar dari berbagai penyakit yang semakin ganas menyerang. Jangan lupa konsumsi vitamin C jika diperlukan. Kamu bisa membelinya melalui aplikasi Halodoc jika tidak sempat ke apotek. Ingin tahu caranya? Download saja aplikasi Halodoc sekarang!