• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Obesitas Dapat Menyebabkan Kurap, Ketahui 3 Pencegahannya

Obesitas Dapat Menyebabkan Kurap, Ketahui 3 Pencegahannya

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Obesitas Dapat Menyebabkan Kurap, Ketahui 3 Pencegahannya

“Pengidap obesitas alias kelebihan berat badan menjadi kelompok yang rentan terserang kurap. Mengapa hal ini bisa terjadi? Ternyata, ada kaitannya dengan kondisi tubuh yang memiliki banyak lipatan. Bakteri dan jamur penyebab kurap mudah bersembunyi di lipatan kulit tersebut.”


Halodoc, Jakarta – Kurap bisa terjadi pada siapa saja. Namun, ada beberapa faktor yang disebut bisa meningkatkan risiko penyakit ini, salah satunya kelebihan berat badan alias obesitas. Secara umum, obesitas adalah kondisi di mana seseorang memiliki berat badan yang lebih besar dibanding angka ideal, biasanya dihitung dengan metode BMI atau body mass index. 

Seseorang dikatakan mengalami obesitas jika memiliki indeks massa tubuh atau body mass index (BMI) yang tinggi. BMI adalah alat yang digunakan dokter untuk mengidentifikasi apakah seseorang memiliki berat badan yang sesuai untuk usia, jenis kelamin, dan tinggi badan yang dimiliki. Pengukuran ini umumnya menggabungkan data antara tinggi dan berat badan.

Baca juga: Benarkah Obesitas Dapat Tingkatkan Osteoarthritis?

Risiko Kurap pada Orang yang Obesitas 

Berat badan berlebih yang mengarah pada obesitas membuat tubuh rentan mengalami berbagai penyakit. Tidak hanya penyakit jantung atau stroke, kelebihan berat badan ternyata bisa memicu terjadinya infeksi kulit, termasuk infeksi Candida, folikulitis, tinea cruris (kurap), dan intertrigo. Mengapa hal ini bisa terjadi? Jawabannya karena orang dengan berat badan berlebih cenderung memiliki banyak lipatan kulit.

Lipatan kulit yang dalam disertai dengan keringat berlebih bisa memicu terjadinya gesekan, kelembapan berlebihan, dan maserasi kulit. Semua komponen ini menciptakan lingkungan di kulit yang rentan terhadap infeksi, dari ragi, bakteri, dan jamur. Nah, hal inilah yang pada akhirnya meningkatkan risiko kurap pada pengidap obesitas. 

Kurap memiliki gejala yang berbeda bergantung pada tempat terjadinya. Kurap pada kulit kepala paling sering terjadi pada anak-anak. Sementara kurap pada kulit tubuh bisa menyerang siapa saja, tak terkecuali orang dewasa. Lalu, ada pula infeksi pada selangkangan, kaki atlet, infeksi kuku, dan kurap yang menyerang area janggut.

Baca juga: Berat Badan Bertambah? Ini yang Terjadi pada Tubuh

Bagaimana Pencegahannya?

Kurap yang disebabkan oleh obesitas bisa dicegah dengan cara menghindari kelebihan berat badan. Ada beberapa tips yang bisa dicoba untuk mendapatkan berat badan ideal, di antaranya: 

1.Berolahraga

Cara paling mudah adalah dengan berolahraga. Jika kelebihan berat badan melebihi batas normal, olahraga intens dan terstruktur diperlukan. Setidaknya, seseorang membutuhkan waktu berolahraga hingga 300 menit dalam seminggu untuk mendapatkan penurunan berat badan yang signifikan.

2.Pola Hidup Sehat

Ada banyak sekali pemicu seseorang mengalami obesitas, termasuk pula kurang tidur dan stres berlebih. Cara mengatasinya adalah dibutuhkan konseling untuk mengidentifikasi penyebab seseorang mengalami kecemasan dan kekhawatiran berlebih, depresi, atau masalah emosional lain yang memicu tingginya pola makan. Jangan lupa pula selalu menjaga kebersihan, termasuk mencuci tangan dan kaki setelah beraktivitas dan sebelum makan.

3.Perbaiki Asupan Makanan Harian

Terpenting lainnya, adalah mengikuti pola makan yang sehat. Fokuskan menu pada makanan rendah kalori dan padat nutrisi, seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian. Hindari konsumsi lemak jenuh berlebihan, batasi konsumsi permen, dan hindari alkohol.

Baca juga: Obesitas pada Remaja Bisa Sebabkan Masalah Mental

Itu tadi tiga cara mudah yang bisa dilakukan untuk mengatasi obesitas yang memicu terjadinya kurap. Biasakan hidup sehat mulai sekarang, yuk, supaya tubuh selalu terhindar dari berbagai penyakit yang semakin ganas menyerang. Jangan lupa konsumsi vitamin tambahan jika diperlukan. Kamu bisa membeli multivitamin atau kebutuhan kesehatan lainnya melalui aplikasi Halodoc. Dengan layanan antar, pesanan obat akan dikirim segera. Download Halodoc di sini!


Referensi 
My Upchar. Diakses pada 2021. Ringworm.
Health.vic. Diakses pada 2021. Ringworm or tinea (dermatophytosis).
Healthline. Diakses pada 2021. Obesity. 
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Obesity.