28 February 2019

Ketahui Perbedaan dari Prosedur Pemeriksaan MSCT dan MRI

Ketahui Perbedaan dari Prosedur Pemeriksaan MSCT dan MRI

Halodoc, Jakarta – MSCT, singkatan dari multislice computed tomography dan MRI singkatan dari magnetic resonance imaging. Keduanya adalah pemeriksaan medis yang dilakukan untuk memindai organ dalam tubuh dan mendiagnosis penyakit. Lantas, apakah terdapat perbedaan antara MSCT dan MRI? Ketahui faktanya di sini.

Baca Juga: MSCT Lebih Canggih dari CT Scan?

1. Pemanfaatan Sinar X

MSCT adalah generasi baru dari CT scan sehingga dalam pelaksanaannya, MSCT menggunakan sinar X untuk menghasilkan gambar organ dalam tubuh secara detail. Sedangkan MRI tidak menggunakan radiasi sinar X dalam prosesnya sehingga aman dilakukan, termasuk bagi ibu hamil dan anak-anak. MRI menggunakan medan magnet dan gelombang radio untuk mendapatkan gambar struktur maupun organ dalam tubuh.

2. Kegunaan Pemeriksaan

MSCT dilakukan tanpa pembedahan (non-invasif) dan banyak digunakan sebagai pemeriksaan rutin jantung. Beberapa kondisi yang diindikasi lewat MSCT antara lain penyakit jantung koroner, angiografi, sumbatan otak, tumor, kelainan rongga dada, serta gangguan pada usus, hati, limpa, pankreas, saluran empedu, dan ginjal.

Sedangkan MRI memberikan gambar struktur tubuh yang tidak bisa didapatkan pada tes lain, seperti rontgen, USG, atau CT scan, sehingga sering digunakan sebagai pemeriksaan penunjang. Biasanya MRI dilakukan untuk memeriksa kelainan otak, saraf tulang belakang, jantung, pembuluh darah, serta tulang dan sendi.

Baca juga: 7 Jaringan Tubuh yang Bisa Dideteksi Kelainannya dengan MSCT

3.  Pelaksanaan Pemeriksaan

Pewarna cair digunakan pada MSCT agar menghasilkan gambar organ dalam yang akurat. Biasanya denyut jantung diukur sebelum MSCT dilakukan. Denyut jantung kurang dari 70 kali per menit menjaga keakuratan proses perekaman dan pembacaan dari alat yang digunakan. Dalam beberapa kondisi, obat beta-blocker diberikan pada pemeriksaan MSCT jantung.

Pada tes MRI, kamu diminta berbaring selama beberapa menit dan biarkan alat pemindai menjalankan tugasnya. Pewarna kontras disuntikkan melalui pembuluh darah di tangan atau lengan untuk meningkatkan tampilan gambar, sehingga MRI mampu menghasilkan gambar organ dalam yang detail.

4. Keunggulan Pemeriksaan

MSCT unggul atas luas area pemindaian, waktu pemeriksaan, dan kecanggihan teknologi yang digunakan. MSCT dapat melakukan pemeriksaan dengan jangkauan daerah yang lebih luas dan cepat. Hal ini membuat pengidap penyakit mendapatkan diagnosis dalam waktu singkat sehingga langkah pengobatan bisa ditentukan. Sedangkan MRI unggul karena tidak menggunakan sinar X sehingga bisa dilakukan oleh siapa saja.

5. Kelemahan dan Efek Samping

MSCT berpotensi menyebabkan efek samping dari radiasi sinar X yang digunakan. Itu sebabnya kamu perlu berdiskusi dengan dokter tentang riwayat kesehatan atau kondisi medis yang sedang dialami sebelum menjalani MSCT. Hal ini dilakukan untuk mengurangi dampak negatif atau komplikasi akibat pemeriksaan.

Sedangkan pada MRI, efek samping minim terjadi. Seseorang yang pernah memasang pen tidak dianjurkan melakukan MRI karena alat berbahan metal bisa mengganggu cara kerja alat, sehingga hasil pemeriksaan tidak maksimal.

Baca Juga: Beginilah Tahapan Proses Pemeriksaan dengan MRI

Itulah perbedaan pemeriksaan MSCT dan MRI. Kalau kamu berencana tes kesehatan, gunakan fitur “Get a lab checkup” yang ada di aplikasi Halodoc. Kamu hanya perlu menentukan jenis pemeriksaan dan waktu pelaksanaannya. Petugas lab nanti datang sesuai waktu dan tempat yang disepakati. Yuk, download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play sekarang juga!