MSCT Lebih Canggih dari CT Scan?

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
MSCT Lebih Canggih dari CT Scan?

Halodoc, Jakarta - CT scan, atau dikenal Computed Tomography adalah prosedur pemeriksaan medis yang menggunakan sinar-X yang dikombinasikan dengan perangkat komputer untuk menghasilkan gambar tubuh secara melintang. CT scan memiliki kemampuan untuk menghasilkan informasi dan memberikan gambaran diagnostik yang lebih baik, terutama untuk pemeriksaan organ bergerak, seperti jantung.

Kini, perkembangan teknologi telah melahirkan metode pemeriksaan yang lebih canggih dibandingkan dengan CT scan, yaitu Multi Slice Computed Tomography (MSCT). Secara teknisnya, kedua prosedur ini tidak jauh berbeda, yaitu menggabungkan sinar-X dan teknologi komputer untuk menghasilkan gambar tubuh secara melintang. Namun, teknologi yang digunakan pada MSCT jauh lebih canggih.

Aspek terpenting dari MSCT adalah adanya multislice detector yang bisa memberikan tampilan gambar yang lebih baik, bahkan hingga kisaran lebih dari 1 meter dalam satu kali pengambilan gambar. Sederhananya, MSCT adalah pengembangan lebih canggih dari prosedur CT scan yang telah lama digunakan dalam dunia medis.

Baca juga: Kena Benturan Keras Jadi Alasan Orang Harus CT Scan

Kegunaan MSCT dalam Pemeriksaan Medis

Dalam kaitannya dengan fungsi, MSCT digunakan untuk melakukan pemeriksaan pada organ-organ berikut ini:

  • Perut dan panggul, mendeteksi kelainan yang terjadi pada kedua bagian ini, termasuk jika ada infeksi dan jika timbul rasa sakit.

  • Bagian kepala, mendeteksi adanya kelainan yang terjadi akibat cedera kepala, indikasi tumor, atau jika timbul indikasi yang berkaitan dengan stroke.

  • Usus, mendeteksi adanya kelainan berupa polip usus, kanker yang bersarang pada usus, atau infeksi yang terjadi pada organ ini.

  • Paru-paru, mendeteksi kelainan yang terjadi pada organ pernapasan ini, seperti kanker atau nodul pada paru-paru.

  • Saluran Urinari, mendeteksi kelainan seperti kanker, masalah deposit darah, dan kelainan yang disebabkan oleh infeksi yang terjadi secara berulang.

  • Jantung, mendeteksi adanya penumpukan plak pada bagian pembuluh darah.

  • Arteri koroner, mendeteksi adanya penumpukan kalsium atau plak.

Baca juga: Beginilah Tahapan Proses Pemeriksaan dengan MRI

Keunggulan dan Kelemahan

Seperti halnya prosedur medis, MSCT memiliki keunggulan dan kelemahan. Penggunaan prosedur ini dalam pemeriksaan medis disinyalir lebih menyingkat waktu dalam prosesnya, sehingga waktu perawatan yang dibutuhkan menjadi lebih cepat, karena diagnosis sudah didapatkan dalam waktu singkat. Selain itu, area pemindaiannya luas, dan bisa menangkap kondisi jantung dalam hitungan detik.

Namun, penggunaan MSCT sebagai prosedur pemeriksaan juga tak luput dari kekurangan, yaitu risiko efek samping dari radiasi yang masih perlu diperhatikan. Oleh karena itu, pasien perlu berdiskusi lebih lanjut dengan dokter terhadap riwayat kesehatan atau kondisi medis yang sedang dialami sebelum menjalani prosedur tes, untuk mengurangi dampak negatif atau komplikasi yang muncul akibat dari MSCT.

Baca juga: Ibu Hamil, Pilih USG 2D atau USG 3D?

Sebelum prosedur dimulai, pasien diminta untuk berpuasa selama beberapa saat, berganti pakaian dengan yang diberikan oleh petugas, dan melepas semua benda mengandung logam. Khusus untuk pasien dalam kondisi hamil dan memiliki riwayat alergi, beritahukan langsung pada dokter supaya pemeriksaan bisa ditunda.

Memang benar, MSCT jauh lebih canggih dibandingkan dengan CT scan. Namun, tetap diperlukan penelitian lanjutan agar teknologi yang terpasang pada alat pemeriksaan ini bisa difungsikan dengan sempurna. Tak lupa juga untuk meminimalisir dampak negatif atau komplikasi yang mungkin muncul.

Jika ingin mendapatkan informasi lebih lengkap tentang pemeriksaan medis atau informasi seputar kesehatan lainnya, segera download aplikasi Halodoc dan gunakan layanan Tanya Dokter. Aplikasi Halodoc juga bisa digunakan untuk membeli obat, vitamin, maupun melakukan cek lab rutin tanpa perlu keluar rumah. Yuk, gunakan sekarang juga!