Advertisement

Koyo: Manfaat Efektif Redakan Nyeri Otot dan Sendi

3 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS   15 Agustus 2025

Koyo mengandung bahan aktif yang diabsorpsi melalui kulit untuk memberikan efek terapeutik lokal.

Koyo: Manfaat Efektif Redakan Nyeri Otot dan SendiKoyo: Manfaat Efektif Redakan Nyeri Otot dan Sendi

DAFTAR ISI

  1. Kandungan Utama Koyo
  2. Manfaat Koyo untuk Kesehatan
  3. Jenis Nyeri yang Bisa Diredakan Koyo
  4. Cara Menggunakan Koyo yang Benar
  5. Efek Samping dan Perhatian Penggunaan Koyo
  6. Koyo vs Obat Pereda Nyeri Oral: Mana Lebih Baik?
  7. Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Koyo, atau plester obat, adalah sediaan farmasi topikal yang digunakan untuk meredakan nyeri dan peradangan.

Bentuknya berupa lembaran yang ditempelkan langsung ke kulit di area yang sakit. Koyo mengandung bahan aktif yang diabsorpsi melalui kulit untuk memberikan efek terapeutik lokal.

Koyo menjadi solusi praktis untuk mengatasi berbagai keluhan nyeri ringan hingga sedang. Efeknya yang lokal meminimalkan risiko efek samping sistemik dibandingkan dengan obat minum.

Kandungan Utama Koyo

Koyo umumnya mengandung satu atau lebih bahan aktif berikut:

  • Metil salisilat: Analgesik dan antiinflamasi yang umum digunakan untuk meredakan nyeri otot dan sendi.
  • Mentol: Memberikan sensasi dingin yang diikuti dengan efek analgesik ringan.
  • Kamper: Digunakan sebagai analgesik topikal dan memberikan sensasi hangat.
  • Capsicum: Mengandung capsaicin, yang dapat membantu mengurangi nyeri dengan memengaruhi transmisi sinyal nyeri.
  • Lidokain: Anestesi lokal yang dapat membantu mengurangi nyeri dengan memblokir sinyal saraf.

Formulasi koyo dapat bervariasi tergantung pada merek dan tujuan penggunaannya.

Pahami lebih dalam juga tentang Fisioterapi – Jenis, Manfaat, Prosedur, dan Informasi Lengkap di sini.

Manfaat Koyo untuk Kesehatan

Manfaat utama koyo adalah meredakan nyeri dan peradangan lokal. Koyo bekerja dengan cara:

  • Mengurangi nyeri: Bahan aktif seperti metil salisilat dan mentol membantu mengurangi persepsi nyeri.
  • Mengurangi peradangan: Beberapa bahan aktif memiliki sifat antiinflamasi yang dapat mengurangi peradangan pada area yang sakit.
  • Meningkatkan sirkulasi darah: Sensasi hangat atau dingin yang dihasilkan koyo dapat meningkatkan sirkulasi darah lokal, membantu mempercepat proses penyembuhan.

Jenis Nyeri yang Bisa Diredakan Koyo

Koyo umumnya digunakan untuk meredakan nyeri:

  • Nyeri otot (misalnya, nyeri akibat aktivitas fisik berlebihan)
  • Pegal linu
  • Nyeri sendi ringan
  • Sakit punggung
  • Keseleo dan memar

Koyo lebih efektif untuk nyeri ringan hingga sedang yang terlokalisasi. Untuk nyeri yang lebih parah atau kronis, konsultasikan dengan dokter.

Ketahui juga, Ini Daftar Obat Pegal Pegal yang Tersedia di Apotik.

Cara Menggunakan Koyo yang Benar

Berikut adalah langkah-langkah penggunaan koyo yang benar:

  1. Bersihkan dan keringkan area kulit yang akan ditempeli koyo.
  2. Buka kemasan koyo dan lepaskan lapisan pelindung.
  3. Tempelkan koyo pada area yang sakit.
  4. Pastikan koyo menempel dengan baik dan rata.
  5. Biarkan koyo menempel selama jangka waktu yang dianjurkan (biasanya beberapa jam atau sesuai petunjuk pada kemasan).

Lepaskan koyo jika terjadi iritasi atau reaksi alergi.

Efek Samping dan Perhatian Penggunaan Koyo

Efek samping koyo umumnya ringan dan bersifat lokal, seperti:

Hentikan penggunaan jika terjadi efek samping yang parah. Hindari penggunaan koyo pada:

  • Kulit yang luka atau iritasi
  • Area sekitar mata dan membran mukosa
  • Anak-anak di bawah usia tertentu (periksa label produk)

Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan koyo jika sedang hamil, menyusui, atau memiliki kondisi medis tertentu.

Koyo vs Obat Pereda Nyeri Oral: Mana Lebih Baik?

Koyo dan obat pereda nyeri oral memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

  • Koyo: Efek lokal, risiko efek samping sistemik lebih rendah, praktis digunakan. Cocok untuk nyeri ringan hingga sedang yang terlokalisasi.
  • Obat pereda nyeri oral: Efek sistemik, dapat meredakan nyeri yang lebih luas dan parah. Berpotensi menyebabkan efek samping sistemik seperti gangguan pencernaan.

Pilihan terbaik tergantung pada jenis dan tingkat keparahan nyeri, serta kondisi kesehatan individu.

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Segera konsultasikan dengan dokter jika:

  • Nyeri tidak membaik setelah beberapa hari penggunaan koyo.
  • Nyeri semakin parah.
  • Muncul gejala lain seperti demam, bengkak, atau kemerahan yang parah.
  • Memiliki kondisi medis yang mendasari yang dapat mempengaruhi penggunaan koyo.

Jika nyeri berlanjut atau memburuk, segera konsultasikan dengan dokter melalui Halodoc untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Kamu juga dapat membeli obat pereda nyeri dan produk kesehatan lainnya melalui Halodoc, semua dalam satu aplikasi dengan klik banner di bawah ini!

Referensi:
National Institute of Arthritis and Musculoskeletal and Skin Diseases. Diakses pada 2025. Back Pain.
Mayo Clinic. Diakses pada 2025. Back pain.