• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kurang Minum Bisa Sebabkan Sakit Pinggang?

Kurang Minum Bisa Sebabkan Sakit Pinggang?

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia

Halodoc, Jakarta - Air adalah komponen penting dalam tubuh manusia. Air dibutuhkan untuk banyak hal, seperti membantu menjaga berat badan yang sehat, membersihkan racun dari tubuh, dan menghasilkan cairan tubuh seperti air liur. Air juga berkontribusi pada fungsi usus yang teratur, kinerja otot yang optimal, dan kulit yang tampak muda dan tampak muda. 

Namun, jika kamu kurang minum air, maka akan muncul beberapa gejala seperti misalnya sakit pinggang. Pertanyaannya, apa hubungan antara kurang minum dan sakit pinggang? Ini ulasannya. 

Baca juga: Kurang Minum Air Sebabkan Disfungsi Ereksi, Benarkah?

Sakit Pinggang Akibat Kurang Minum

Tulang punggung manusia terdiri dari ruas-ruas tulang yang di antara tiap dua ruas tulang, terdapat bantalan sendi yang berfungsi menjaga posisi tulang belakang. Bagian ini akan mencegah benturan antar tulang, serta meredam guncangan yang bisa membahayakan tulang belakang.

Bagian dalam bantalan tulang belakang ini berisikan bahan mirip gel dengan kandungan air yang cukup tinggi. Bantalan ini juga bisa menipis akibat kehilangan kandungan air, tapi hal ini tak jadi masalah karena tubuh memiliki cadangan air untuk mengatasinya.

Namun, kondisinya berbeda jika kamu kurang minum hingga menyebabkan dehidrasi. Jika kamu kurang minum, maka sakit pinggang akan terjadi karena tubuh tidak memiliki cukup air untuk memulihkan kelenturan bantalan tulang belakang.

Alhasil, bantalan tulang belakang ini bisa menipis dan tidak lagi ampuh meredam guncangan. Lambat laun, ruas tulang yang berada di atas bantalan tersebut akan menjepit saraf di bawahnya. Tekanan pada saraf inilah yang kemudian akan terasa sebagai sakit pinggang.

Selain itu, kurang minum air juga meningkatkan risiko alami batu ginjal. Batu ginjal adalah endapan dari mineral, garam, dan zat sisa lainnya yang mengkristal dalam ginjal menjadi batuan akibat kebiasaan kurang minum. Nah, salah satu dari gejala batu ginjal ini adalah nyeri pinggang. Semakin banyak jumlah dan semakin besar ukuran batu ginjal, maka nyeri semakin tidak tertahankan.

Selain itu, batu ginjal bisa sebabkan gejala lain seperti sakit yang dirasakan datang dan pergi karena pergerakan batu, rasa nyeri saat buang air kecil, serta sakit pinggang yang terasa makin menjadi-jadi. 

Segera periksakan diri ke rumah sakit terdekat jika kamu mengalami sakit pinggang terkait kurang minum. Kamu bisa buat janji dengan dokter melalui aplikasi Halodoc sehingga nantinya tidak perlu lagi mengantre di rumah sakit. 

Baca juga: Ini Cara Sederhana untuk Cegah Penyakit Ginjal

Gejala Lain Saat Tubuh Kurang Minum

Selain sakit pinggang, ada beberapa gejala lain yang bisa terjadi jika kamu kurang minum air. Gejala tersebut antara lain:

  • Napas Tidak Sedap

Air juga sangat penting untuk produksi air liur dan membantu membilas bakteri sehingga kamu dapat menjaga kesehatan gigi dan gusi. Kurangnya air menghambat produksi air liur dan menyebabkan bakteri menumpuk di lidah, gigi, dan gusi, sehingga berkontribusi pada bau mulut. Jika kamu mempraktikkan kebersihan mulut yang baik, namun terus menderita bau mulut kronis, mungkin kamu tidak minum cukup air. 

  • Kelelahan

Kurang minum air juga bisa menyebabkan kehilangan cairan. Kondisi ini bisa menyebabkan penurunan volume darah yang memberikan tekanan berlebih pada jantung untuk mengirimkan oksigen dan nutrisi ke organ, termasuk otot. Kekurangan air dapat menyebabkan kamu mengalami kelelahan dan energi rendah saat tubuh mencoba berfungsi tanpa air yang cukup. 

  • Sembelit

Air membantu pencernaan dan mendorong buang air besar secara teratur dengan menjaga feses tetap lunak dan mudah bergerak melalui saluran pencernaan. Tidak meminum cukup air menyebabkan tubuh mengeluarkan air dari feses untuk mengkompensasi kehilangan cairan, sehingga menyebabkan feses menjadi lebih keras dan kencang yang lebih sulit untuk dilewati. Jika buang air besar tidak teratur dan jarang, cobalah minum lebih banyak air untuk melonggarkan tinja, meredakan sembelit, dan kembung.

  • Kesehatan Kulit Buruk

Air melembapkan dan menumbuhkan sel-sel kulit untuk membuat kulit terlihat lebih cerah, dan tampak lebih muda. Namun, kekurangan air dapat menyebabkan kulit kehilangan kekenyalan dan elastisitasnya. Hal ini dapat membuat kulit menjadi kering, terkelupas, garis-garis halus, kerutan, dan kendur. Air juga membantu mengurangi jerawat dan masalah kulit lainnya dengan membilas racun berbahaya dari tubuh. 

Baca juga: Selain Minum Air Putih, 7 Cara Cegah Dehidrasi Selama Puasa

Itulah beberapa dampak yang harus diketahui apabila kamu kurang minum. Tanyakan juga masalah kesehatan lainnya kepada dokter melalui aplikasi Halodoc. Kamu bisa menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja!

Referensi:
Everyday Health. Diakses pada 2020. Unusual Signs of Dehydration You Should Know About.
Harvard Health Blog. Diakses pada 2020. Steps for Preventing Kidney Stones.
Healthcare Associates of Texas. Diakses pada 2020. Signs You’re Not Drinking Enough Water.