Langkah Penanganan Pertama Ketika Tukak Lambung Menyerang

Langkah Penanganan Pertama Ketika Tukak Lambung Menyerang

Halodoc, Jakarta – Tukak lambung merupakan satu kondisi yang terjadi karena munculnya luka di dinding lambung. Hal tersebut bisa terjadi akibat terkikisnya lapisan dinding lambung, tapi bisa juga terjadi di dinding bagian pertama usus kecil (duodenum) serta di kerongkongan (esofagus). Kondisi ini menyebabkan munculnya rasa nyeri pada lambung, bahkan dalam beberapa kasus bisa memicu perdarahan.

Meski bisa terjadi pada siapa saja, tapi risiko penyakit ini meningkat ke pria yang berusia lebih dari 60 tahun. Namun tidak perlu khawatir, tukak lambung pada dasarnya adalah kondisi yang dapat diobati hingga tuntas, hanya saja penyebab utamanya harus diketahui terlebih dahulu.

Penyakit ini memiliki gejala utama berupa rasa nyeri atau perih di area perut. Rasa nyeri yang muncul merupakan dampak dari iritasi yang terjadi akibat asam lambung yang membasahi luka. Nyeri tersebut bisa menyebar ke leher, pusar, hingga punggung. Rasa nyeri paling sering muncul pada malam hari, dan terasa lebih parah saat perut kosong. Kendati demikian, rasa sakit tersebut biasanya akan berkurang sementara setelah makan, tetapi bisa kambuh dalam beberapa hari atau minggu kemudian.

Selain rasa nyeri pada lambung, penyakit ini juga bisa memicu gejala lain mulai dari menurunnya nafsu makan, mual dan muntah, nyeri di ulu hati, hingga gangguan di saluran pencernaan. Namun, ada beberapa kondisi tukak lambung yang sama sekali tidak menunjukkan gejala apapun saat menyerang, sampai akhirnya menimbulkan komplikasi. Maka dari itu, sangat penting untuk selalu melakukan pemeriksaan kesehatan ke dokter, terutama jika gejala-gejala tukak lambung mulai menyerang.

Ketahui Penanganan Pertama Tukak Lambung

Pada dasarnya, langkah penanganan dan pengobatan pada pengidap tukak lambung bisa berbeda-beda. Hal itu tergantung dari penyebab tukang lambung yang dialami. Biasanya, penanganan penyakit ini bisa dilakukan dengan mengonsumsi jenis obat tertentu. Tujuannya untuk mengurangi gejala dan memusnahkan bakteri yang bisa menjadi penyebab penyakit ini.

Ada beberapa jenis obat yang biasa diberikan kepada pengidap, mulai dari antibiotik, penghambat pompa proton, antasida dan alginat, hingga jenis obat yang melindungi dinding lambung dan usus halus. Dalam beberapa kasus, selain pemberian obat pengidap biasanya juga harus menjalani prosedur operasi. Hal itu biasanya dilakukan jika tukak lambung telah mengakibatkan lubang di dinding lambung atau jika kondisi ini sudah menyebabkan terjadinya perdarahan serius.

Mengubah Kebiasaan Harian untuk Mengatasi Tukak Lambung

Selain dengan pemberian obat dan tindakan medis, menanganinya juga bisa dilakukan dengan mengubah kebiasaan sehari-hari. Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk membantu penyembuhan dan menghindari tukak lambung semakin parah. Apa saja?

1. Kurangi Rokok dan Alkohol

Merokok dan mengonsumsi alkohol menjadi dua hal yang harus dihindari pengidap. Pasalnya, kandungan alkohol dapat menyebabkan iritasi di bagian lambung mengalami peradangan. Sementara kebiasaan merokok bisa menghambat penyembuhan sekaligus meningkatkan risiko penyakit ini.

2. Kurangi Konsumsi Teh, Kopi, dan Susu

Membatasi asupan teh dan kopi dalam satu hari bisa membantu menghindari tukak lambung menjadi lebih parah. Sebab, keduanya dapat menyebabkan meningkatnya kadar asam lambung, dan dapat memperparah gejalanya.

Mengonsumsi susu sebenarnya sering dijadikan cara untuk meredakan rasa nyeri akibat tukak lambung. Namun, susu biasanya memberi dampak berupa meningkatnya kadar keasaman lambung, sehingga lambung akan terasa semakin nyeri.

3. Pola Makan Sehat

Menerapkan pola makan sehat, dan banyak mengonsumsi jenis makanan, seperti buah dan sayur bisa membantu mengatasi gangguan ini. Sebaliknya, hindari mengonsumsi makanan yang memiliki rasa pedas dan berlemak.

Cari tahu lebih lanjut seputar tukak lambung dan cara penanganannya dengan bertanya kepada dokter di aplikasi Halodoc. Dokter bisa dihubungi melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan rekomendasi obat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!

Baca juga: