• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Langkah Sederhana untuk Mengatasi Trypophobia

Langkah Sederhana untuk Mengatasi Trypophobia

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Langkah Sederhana untuk Mengatasi Trypophobia

“Pernahkah kamu merasa sangat tidak nyaman, jijik, dan merinding saat melihat kumpulan lubang kecil atau pola bintik yang berlubang? Bisa jadi kamu mengalami trypophobia. Namun, tenang saja, fobia ini bisa diatasi dengan beberapa langkah yang tepat. Terpenting, kenali penanganan yang sesuai dengan kondisi masing-masing.”

Halodoc, Jakarta – Trypophobia adalah rasa takut atau jijik terhadap kumpulan lubang kecil, gundukan, atau pola bintik atau lubang. Seseorang yang memiliki trypophobia akan mengalami tanda jijik, merinding, atau merasa takut. Misalnya, sarang lebah madu, buah stroberi utuh, hingga lubang pada spons pencuci piring dapat memicu ketidaknyamanan pada orang yang memiliki fobia ini. 

Trypophobia adalah salah satu dari banyak fobia, seperti chaetophobia ketakutan akan rambut, atau mikrofobia, ketakutan akan hal-hal kecil. Orang dengan trypophobia memiliki reaksi fisik dan emosional yang kuat setiap kali mereka melihat pola yang terdiri dari lubang atau bintik. Lantas, bisakah ketakutan tersebut diatasi?

Baca juga: Waspada Bahaya Nomophobia Mengintai Anak

Cara Mudah Mengatasi Trypophobia

Ada berbagai cara untuk mengatasi trypophobia. Bentuk penanganan yang palik efektif adalah terapi pemaparan. Terapi ini adalah jenis psikoterapi yang berfokus pada perubahan respons terhadap objek atau situasi yang menyebabkan ketakutan. 

Perawatan umum lainnya untuk fobia, yaitu terapi perilaku kognitif. Terapi ini menggabungkan terapi pemaparan dengan teknik lain untuk membantu pengidap mengelola kecemasan dan menjaga pikiran agar tidak berlebihan. 

Pilihan perawatan lain yang bisa membantu kamu mengatasi fobia meliputi:

  • Terapi bicara umum dengan konselor atau psikiater.
  • Obat-obatan, seperti beta-blocker dan obat penenang untuk mengurangi kecemasan dan gejala panik.
  • Teknik relaksasi, seperti pernapasan dalam dan yoga.
  • Aktivitas fisik dan olahraga untuk mengelola kecemasan.
  • Pernapasan penuh perhatian, pengamatan, mendengarkan, dan strategi penuh perhatian lainnya untuk membantu mengatasi stres.

Sementara itu, obat-obatan telah diuji dengan jenis gangguan kecemasan lainnya, sedikit yang diketahui manjur dalam mengatasi trypophobia. Penanganan lainnya yang bisa dilakukan, yaitu:

  • Istirahat yang cukup.
  • Konsumsi makanan yang sehat dan seimbang.
  • Menghindari kafein dan zat lain yang bisa memperburuk kecemasan.
  • Terhubung dengan teman, keluarga, atau orang lain yang mengelola masalah yang sama.
  • Menghadapi situasi yang menakutkan sesering mungkin. 

Baca juga: Ketakutan yang Berlebihan, Ini Fakta di Balik Fobia

Apa yang Menyebabkan Seseorang Mengalami Trypophobia?

Reaksi yang kuat mungkin menjadi cara individu melindungi diri dari bahaya. Beberapa hewan paling beracun di planet ini, seperti king cobra, ikan buntal, dan katak panah beracun, memiliki pola seperti lubang di kulitnya. Pola-pola itu seperti itu akan mengganggu orang-orang yang mengidap trypophobia. 

Penyakit mematikan seperti campak dan cacar menyebabkan ruam kulit dengan pola melingkar. Trypophobia bisa menjadi reaksi yang dikembangkan manusia untuk menghindari sakit. Bahkan dengan hanya melihat gambar dari objek itu semua, orang yang mengidap trypophobia bisa merasa takut. 

Beberapa orang mungkin lebih sensitif terhadap campuran terang dan gelap dalam gambar lubang. Para peneliti mengatakan bahwa pola seperti lubang memiliki jenis energi visual yang bisa menyebabkan reaksi yang tidak menyenangkan. 

Peneliti juga mempercayai bahwa ketakutan itu berasal dari kecemasan sosial. Lingkaran terlihat sedikit seperti kumpulan mata atau wajah yang menatap, yang bisa mengganggu jika kamu gugup dalam sebuah lingkungan sosial. 

Baca juga: 4 Trik Ini untuk Mengenali & Atasi Fobia

Trypophobia lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria. Hal itu juga terjadi dalam keluarga. Sebuah penelitian menyebutkan, sekitar 25 persen orang yang memiliki trypophobia juga memiliki keluarga dengan kondisi tersebut. Beberapa orang yang takut dengan pola lubang biasanya juga memiliki gangguan mental lainnya, seperti:

  • Depresi mayor.
  • Gangguan kecemasan umum.
  • Kecemasan sosial.
  • Gangguan panik.
  • Gangguan obsesif-kompulsif.
  • Gangguan bipolar.

Itulah yang perlu kamu ketahui mengenai trypophobia. Jika kamu kesulitan untuk mengatasi trypophobia seorang diri, cobalah untuk berdiskusi pada dokter tepercaya melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di mana saja dan kapan saja.

Referensi:

Healthline. Diakses pada 2021. Everything You Should Know About Trypophobia

Very Well Health. Diakses pada 2021. Trypophobia or the Fear of Holes

WebMD. Diakses pada 2021. Trypophobia