• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Lilin Aromaterapi Bisa Redakan Flu pada Bayi, Benarkah?

Lilin Aromaterapi Bisa Redakan Flu pada Bayi, Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Lilin Aromaterapi Bisa Redakan Flu pada Bayi, Benarkah?

Beberapa tahun belakangan, lilin aromaterapi amat populer karena diklaim mampu meredakan stres dan kecemasan. Wewangian lilin aromaterapi berasal dari minyak esensial yang memang terbukti ilmiah dapat memberikan manfaat kesehatan. Kendati demikian, belum ada penelitian yang membuktikan kalau lilin aromaterapi mampu meredakan flu pada bayi.”

Halodoc, Jakarta – Lilin aromaterapi merupakan jenis lilin yang pembuatannya dicampur dengan essential oil untuk menghasilkan wewangian. Nah, wangi yang dikeluarkan ini diklaim mampu mengatasi stres, kecemasan dan kondisi kesehatan lainnya. Sebenarnya, manfaat kesehatan yang diperoleh dari lilin aromaterapi adalah dari kandungan essential oil-nya.

Telah banyak penelitian yang mengungkap manfaat kesehatan dari essential oil atau minyak esensial. Lantas, apakah lilin aromaterapi juga bisa digunakan untuk Si Kecil yang sedang mengalami flu? Sebelum ibu mencobanya, sebaiknya simak penjelasan ini terlebih dahulu ya!

Baca juga: 6 Fakta Seputar Essential Oil yang Perlu Diketahui

Benarkah Lilin Aromaterapi Mampu Meredakan Flu Bayi?

Melansir dari Medical News Today, sebuah studi mengungkapkan bahwa kandungan minyak esensial dalam lilin aromaterapi mampu mengurangi kadar kortisol di dalam tubuh. Hormon kortisol adalah hormon yang terlibat dalam respon stres di dalam tubuh. Ketika kadarnya berkurang otomatis risiko stres pun semakin menurun.

Penelitian lain yang sudah dipublikasikan dalam National Library of Medicine, memaparkan bahwa minyak esensial bergamot yang kerap dicampur ke dalam lilin aromaterapi ternyata mampu mengatasi emosi negatif, kelelahan, dan kadar kortisol. Jika dilihat dari efeknya, lilin aromaterapi mungkin punya potensi untuk sedikit meringankan flu pada bayi. Kendati demikian, belum ada penelitian khusus yang mengungkapkan manfaat lilin aromaterapi untuk mengatasi flu pada bayi.

Namun, yang diketahui secara pasti, lilin aromaterapi memang dapat memberikan efek menenangkan sehingga membuat seseorang lebih rileks saat menghirupnya. Sayangnya, semakin populernya lilin aromaterapi, kini banyak beredar lilin aromaterapi yang wewangiannya bukan berasal dari minyak esensial dan banyak berasal dari wewangian buatan. Paparan wewangian buatan ini perlu diwaspadai karena justru bisa menyebabkan migrain, sakit kepala sampai serangan asma.

Sulit untuk menentukan lilin mana yang mengandung wewangian buatan dan mana yang hanya mengandung minyak esensial. Oleh sebab itu, ibu harus lebih jeli saat ingin membeli lilin aromaterapi. Selain itu, sebaiknya bicarakan dengan dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan lilin aromaterapi untuk atasi flu bayi guna memastikan keamanan dan keefektifannya.

Baca juga: 5 Jenis Essential Oil yang Ampuh Tingkatkan Imunitas Tubuh

Cara Aman Meredakan Flu Bayi

Ibu pasti khawatir saat Si Kecil terserang flu. Namun, dengan perawatan yang tepat, flu bisa lekas hilang dalam beberapa hari. Bayi yang mengalami flu sebenarnya tidak selalu harus diobati menggunakan obat-obatan. Flu umumnya diobati dengan perawatan sederhana di rumah berikut ini:

  • Cukupi kebutuhan cairannya. Bayi yang mengalami flu biasanya disertai dengan batuk dan pilek. Nah, dua kondisi ini rentan memicu dehidrasi. Maka dari itu, pastikan ibu mencukupi kebutuhan cairannya dengan memberikan ASI atau susu formula.
  • Hisap hidung bayi. Pilek dapat menyumbat hidung bayi sehingga membuatnya kesulitan bernapas. Ibu bisa membeli alat khusus penyedot ingus bayi yang banyak dijual di pasaran. Kemudian sedot hidung bayi apabila ia menunjukan tanda-tanda kesulitan bernapas. Jangan lupa untuk rutin membersihkan alat penyedot ingus supaya bebas bakteri.
  • Perbanyak istirahat. Saat sedang mengalami flu, pastikan Si Kecil banyak beristirahat. Sebaiknya jangan mengajaknya bermain terlalu sering dahulu sampai kondisinya pulih seperti semula.
  • Melembabkan udara. Udara yang lembap mampu melegakan jalur pernapasan bayi. Ibu bisa menggunakan humidifier atau buka jendela-jendela kamar supaya cahaya matahari bisa masuk ke dalam ruangan. Udara yang kering seperti yang dihasilkan AC justru bisa memicu batuk dan tenggorokan kering.

Baca juga: 5 Tips Tepat Memilih Obat Flu dan Batuk untuk Anak

Jika flu Si Kecil tak kunjung membaik, segera periksakan ke dokter. Supaya lebih mudah dan praktis kini ibu bisa membuat janji rumah sakit terlebih dahulu melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasinya sekarang juga!

This image has an empty alt attribute; its file name is Banner_Web_Artikel-01.jpeg
Referensi:
Medical News Today. Diakses pada 2021. Aromatherapy candles: 3 options for stress relief.
National Library of Medicine. Diakses pada 2021. Effects of Bergamot (Citrus bergamia (Risso) Wright & Arn.) Essential Oil Aromatherapy on Mood States, Parasympathetic Nervous System Activity, and Salivary Cortisol Levels in 41 Healthy Females.
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Common cold in babies.

Texas Children’s Hospital. Diakses pada 2021. Flu Symptoms: When To Bring Your Child Into The Emergency Center.