Makanan yang Baik untuk Pengidap Xanthelasma

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Makanan yang Baik untuk Pengidap Xanthelasma

Halodoc, Jakarta – Jika kamu memiliki bercak kuning bergelombang di sudut dalam kelopak mata atau di sekitar mata, itu artinya kamu mengidap xanthelasma palpebrarum (XP). Xanthelasma adalah endapan lemak lunak, kekuningan, yang terbentuk di bawah kulit. 

Kondisi ini tidak berbahaya, tetapi dalam kasus yang jarang terjadi mungkin merupakan indikator kemungkinan penyakit jantung. Karena itu, sebaiknya memeriksakannya ke dokter atau dokter kulit.

Dokter dapat mendiagnosis xanthelasma secara visual dengan memeriksa kulit di sekitar mata dan akan memesan serangkaian profil lipid untuk melihat apakah kadar lipid menyebabkan gejala tersebut.

Baca juga: Lakukan Pengobatan Ini untuk atasi Xanthelasma

Untuk menguji kadar lipid, dokter akan melakukan pengambilan darah dan kemudian mengirim darah ke laboratorium untuk pengujian. Umumnya xanthelasma benar-benar tidak berbahaya, tetapi kamu perlu untuk menyembuhkannya. Ada sejumlah opsi perawatan yang tersedia:

  1. Cryotherapy

Ini melibatkan pembekuan xanthelasma dengan nitrogen cair atau bahan kimia lainnya.

  1. Operasi Laser

Salah satu jenis teknik laser, yang dikenal sebagai CO2 fraksional, telah terbukti sebagai sumber terpercaya untuk menjadi sangat efektif

  1. Pembedahan Tradisional

Dokter bedah akan menggunakan pisau untuk mengangkat xanthelasma.

  1. Radiofrequency Advanced Electrolysis (RAF)

Sebuah studi tahun 2015 menemukan teknik ini efektif dalam menghilangkan atau mengurangi xanthelasma dengan sangat sedikit kasus kekambuhan.

  1. Chemical Peeling

Satu studi kecil menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen Sumber peserta yang terpercaya yang menjalani pengobatan dengan asam trikloroasetat (TCA) mengalami hasil yang memuaskan hingga sangat baik.

Baca juga: Ketahui 6 Penyebab Munculnya Xanthelesma

  1. Obat

Sebuah studi yang diterbitkan dalam British Journal of Ophthalmology Trusted Source menunjukkan bahwa obat statin simvastatin (Zocor) (obat yang mengobati kolesterol tinggi) juga dapat mengobati xanthelasma.

Menurunkan kolesterol juga dapat membantu mengobati xanthelasma. Bagi sebagian orang, perubahan pola makan dan pilihan gaya hidup mungkin cukup untuk mengelola kolesterol. Pilihan gaya hidup yang direkomendasikan adalah:

  • Hindari merokok dan batasi konsumsi alkohol 

  • Pertahankan berat badan yang sehat

  • Berolahraga setidaknya 30 menit setiap hari dalam seminggu

  • Batasi konsumsi lemak jenuh, yang ditemukan dalam hal-hal seperti mentega

Berikut ini rekomendasi makanan yang baik untuk pengidap xanthelasma:

  1. Alpukat

Alpukat adalah buah yang padat nutrisi kaya akan lemak tak jenuh tunggal dan serat, dua nutrisi yang membantu menurunkan LDL "buruk" dan meningkatkan kolesterol HDL "baik". Orang dewasa yang kelebihan berat badan dan obesitas dengan kolesterol LDL tinggi yang makan satu alpukat setiap hari menurunkan kadar LDL mereka lebih banyak daripada mereka yang tidak makan alpukat.

Baca juga: Ada Bercak Kuning di Sudut Mata? Bisa Jadi Xanthelasma

  1. Gandum Utuh

Biji-bijian utuh menjaga semua bagian biji-bijian utuh, yang memberi mereka lebih banyak vitamin, mineral, senyawa tanaman dan serat daripada biji-bijian olahan.

  1. Buah dan Berry

Buah adalah tambahan yang bagus untuk diet jantung sehat karena beberapa alasan. Banyak jenis buah kaya akan serat larut, yang membantu menurunkan kadar kolesterol. Buah juga mengandung senyawa bioaktif yang membantu mencegah penyakit jantung dan penyakit kronis lainnya karena antioksidan dan efek anti-inflamasi.

Makan buah dan anggur, yang merupakan sumber yang kaya akan senyawa tanaman ini, dapat membantu meningkatkan HDL "baik" dan menurunkan kolesterol LDL "buruk".

Kalau ingin mengetahui lebih banyak mengenai xanthelasma, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.