Masalah Kulit pada Bayi Baru Lahir yang Harus Diwaspadai

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Pertumbuhan Balita, masalah kulit bayi

Halodoc, Jakarta - Masalah kulit pada bayi yang baru lahir merupakan hal yang paling dikhawatirkan bagi semua ibu baru. Kulit pada bayi merupakan lapisan penting yang berfungsi sebagai pelindung tubuh. Jika bagian penting yang satu ini tidak mendapatkan perawatan dengan benar, sejumlah masalah kesehatan akan muncul.

Sejumlah masalah kesehatan pada kulit bayi yang baru lahir dapat terjadi karena kulit bayi belum memiliki struktur yang baik, sehingga lebih rentan untuk mengalami infeksi. Jika hal ini terjadi pada Si Kecil, ibu tidak perlu khawatir berlebihan, ya. Umumnya, permasalahan kulit pada bayi yang baru lahir bersifat ringan dan tidak memerlukan pengobatan khusus.

Ibu bisa diskusikan dengan dokter anak di aplikasi Halodoc untuk mengetahui langkah perawatan sederhana yang dapat ibu lakukan di rumah. Untuk menghindari terjadinya hal tersebut, ibu perlu mengetahui berbagai macam permasalahan kulit pada bayi yang baru lahir agar ibu dapat menentukan tindakan yang tepat dalam mengatasi masalah tersebut.

  • Biang Keringat

Biang keringat pada bayi yang baru lahir akan menyebabkan kulit muncul bintik-bintik merah kecil dan terasa gatal. Biang keringat ini biasanya muncul pada daerah kulit yang tertutup baju atau lipatan kulit. Biang keringat menjadi pertanda jika Si Kecil sedang kepanasan. Jika Si Kecil mengidap masalah satu ini, jangan gunakan salep atau krim pada kulit yang mengalami biang keringat, karena hal ini akan membuat biang keringat semakin parah.

  • Jerawat

Belum diketahui apa yang menjadi penyebab pasti adanya jerawat pada bayi. Jerawat tersebut biasanya muncul di area pipi, dahi, atau hidung. Dalam hal ini, ibu tidak perlu khawatir yang berlebihan, karena jerawat dapat sembuh dengan sendirinya. Untuk mengatasinya, ibu dapat mencuci wajah bayi dengan air, kemudian berikan pelembap khusus untuk mengatasi jerawat pada bayi. Perlu diingat, pelembap yang diberikan harus disertai resep dokter ya, bu.

  • Ruam Popok

Ruam popok merupakan masalah yang paling umum pada bayi. Masalah kulit yang satu ini ditandai dengan iritasi kulit dan terasa gatal. Ruam popok biasanya muncul di area bokong yang tertutup popok. Meskipun ruam popok bukan kondisi serius, kondisi ini dapat berkembang menjadi infeksi jamur atau infeksi bakteri jika gejala yang muncul dibiarkan begitu saja. Ibu dapat mengatasi hal ini dengan menjaga area bokong bayi agar tetap kering. Selain itu, pastikan popok yang digunakan bayi tidak terlalu ketat.

  • Kulit Kering

Pada kasus yang jarang, kulit bayi bahkan dapat mengelupas karena terlalu kering. Hal ini dapat terjadi karena suhu lingkungan yang terlalu panas dan kering, atau justru karena terlalu dingin, sehingga kulit Si Kecil kehilangan banyak cairan. Ibu dapat mengatasinya dengan mengoleskan losion bayi agar kelembapan kulitnya terjaga. Selain itu, pastikan Si Kecil mendapat cukup cairan.

Selain beberapa hal tersebut, bayi juga dapat mengalami bintik-bintik putih kecil pada wajah yang disebut dengan milia. Masalah kulit pada bayi yang baru lahir dapat hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan khusus. Namun, jika masalah kulit pada bayi tidak kunjung hilang dan menetap dalam waktu lama, segera diskusikan dengan dokter untuk menentukan perawatan yang tepat dengan kondisi Si Kecil.

Referensi:
About Kids Health. Diakses pada 2019. Skin Conditions and Birthmarks in Newborns.
WebMD. Diakses pada 2019. Your Newborn's Skin and Rashes.