Mau Mencoba Filler Wajah? Awasi Efek Sampingnya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Mau Mencoba Filler Wajah? Awasi Efek Sampingnya

Halodoc, Jakarta - Beragam cara dilakukan banyak wanita untuk tampil selalu tampil cantik dan menawan. Mulai dari cara yang paling konvensional seperti pengunaan masker herbal atau alami, hingga yang paling modern, misalnya suntik filler.

Sudah tak asing kan dengan suntik filler? Suntik filler merupakan prosedur medis untuk memperbaiki penampilan estetika seseorang. Tindakan ini dilakukan untuk mengembalikan wajah menjadi bebas keriput

Selain keriput, filler wajah juga bisa menyamarkan kerut halus atau bekas luka pada wajah untuk jangka waktu tertentu. Tak cuma itu,  filler ini kadang juga digunakan untuk mempertebal bibir.

Hal yang perlu digarisbawahi, filler bukanlah prosedur medis yang bebas efek samping atau dampak negatif. Sebab dalam beberapa kasus, filler wajah bisas menimbulkan beragam keluhan. Enggak percaya? Yuk, simak pembahasan lengkapnya di bawah ini.

Baca juga: Enggak Hanya Wajah, Kenali Botoks Ketiak untuk Atasi Bau Badan

Efek Samping dari Waktu ke Waktu

Filler memang bisa menjadi cara instan untuk mempercantik atau memperbaiki tampilan estetika tubuh. Akan tetapi, filler wajah tak luput dari berbagai efek samping. Mau bukti?

Berikut beberapa dampak atau efek samping filler wajah dalam hitungan minggu hingga tahun, menurut jurnal dalam US National Library of Medicine National Institutes of Health - Fillers: Contraindications, Side Effects and Precautions:

Dalam hitungan hari hingga minggu efek sampingnya bisa berupa:

  • Pembengkakan.

  • Kemerahan

  • Memar/ekimosis.

  • Rasa sakit.

  • Gatal.

  • Infeksi.

  • Reaksi alergi / hipersensitif.

  • Peradangan

  • Nodul (pertumbuhan jaringan yang tidak normal, bisa berupa tonjolan atau benjolan) yang padat.

  • Benjolan yang disebabkan oleh kesalahan distribusi.

  • Nekrosis (kematian) jaringan.

  • Emboli dengan kebutaan.

Efek samping filler dalam hitungan minggu hingga tahun:

  • Peradangan granulomatosa (kelainan pada jaringan tubuh yang muncul akibat peradangan).

  • Nodul atau eritematosa (kondisi kulit yang ditandai dengan kemerahan atau ruam).

  • Migrasi dari pengisi implan.

  • Timbulnya jaringan parut.

  • Wajah menjadi asimetri.

Sudah tahu kan efek sampingnya, bikin khawatir juga kan? Hal yang perlu diingat, segeralah tanyakan atau temui dokter ahli ketika mengalami keluhan-keluhan di atas. Kamu bisa kok bertanya langsung kepada dokter melalui aplikasi Halodoc.

Baca juga: Ini Tren Suntik Botox untuk Atasi Resting Bitch Face

Jangan Asal, Banyak yang Harus Dipertimbangkan

Nah, untuk meminimalkan efek samping filler seperti di atas, ada banyak hal yang mesti kamu lakukan. Berikut beberapa hal yang sebaiknya dipertimbangkan.

  • Pilih klinik yang tepat. Cara untuk mencegah infeksi dan efek saming lainnya, suntikan filler harus diberikan di tempat yang layak, bersih, dan aman. Contohnya, di klinik resmi atau rumah sakit. Suntikan ini sebaiknya tidak diberikan di rumah, hotel, spa, ataupun salon kecantikan biasa yang tanpa pengawasan dokter.

  • Lakukan oleh ahlinya. Pastikan praktisi yang melakukan filler adalah dokter kulit yang telah menjalani pelatihan khusus. Tindakan ini bisa dibuktikan dengan ada tidaknya sertifikasi legal. Jangan tertipu dengan gelar-gelar tertentu yang bukan didapatkan dari pelatihan yang resmi.

  • Jangan asal pilih filler. Berbagai filler memang dijual bebas, bahkan secara online. Meski mudah didapatkan, tetapi filler dapat membawa dampak buruk permanen dan berbahaya jika tidak cocok untuk kulit wajah. Apalagi bila tidak dilakukan oleh ahlinya. Oleh karena itu, hindari membeli filler ini meski harganya murah. Hindari filler yang berasal dari tempat di luar tempat praktek dokter.

  • Pastikan dokter menginformasikan risiko dan efek samping suntikan.

Singkat kata, hal yang mesti diperhatikan adalah memiliki tempat, praktisi, dan kandungan filler dengan kualitas terbaik.

Baca juga: Bibir Lebih Berisi dengan Filler, Perhatikan Hal Ini 

Hal lain yang perlu diingat, harga filler bisa berbeda satu sama lain, karena bergantung jenisnya. Umumnya filler yang lebih tahan lama berharga lebih mahal. Selain itu, harga ditentukan oleh keahlian praktisi dan tempat prosedur dijalankan. Meski demikian, hindari juga menjadikan harga sebagai satu-satunya patokan.

Mau tahu lebih jauh mengenai suntik filler? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung kepada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa kapan dan di mana saja mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Referensi:
NHS Choices UK. Diakses pada 2020. Botox Injections.
WebMD. Diakses pada 2020. What You Should Know About Wrinkle Fillers.
US National Library of Medicine National Institutes of Health. Diakses pada 2020. Fillers: Contraindications, Side Effects and Precautions.