• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Menstruasi Berlangsung Lama? Ini 5 yang Bisa Memicunya

Menstruasi Berlangsung Lama? Ini 5 yang Bisa Memicunya

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta – Lamanya waktu menstruasi setiap wanita dapat bervariasi. Normalnya adalah 2-7 hari, tetapi ada juga beberapa wanita yang mengalami menstruasi lebih dari 7 hari. Hal ini tentu tidak boleh diabaikan apalagi disepelekan, ya. Sebab pada beberapa kasus, menstruasi yang berlangsung lama dapat menjadi tanda adanya gangguan kesehatan serius yang diidap.

Berikut beberapa kondisi yang dapat memicu terjadinya menstruasi yang berlangsung lama:

 

1. Ketidakseimbangan Hormon

 

Salah satu penyebab umum dari menstruasi yang berlangsung lama adalah ketidakseimbangan hormon, seperti hormon estrogen dan progesteron. Ketidakseimbangan ini kemudian memicu penumpukan berlebih di dalam rahim dalam jangka panjang. Akibatnya, perdarahan yang terjadi saat menstruasi akan berlebihan. Kondisi seperti ini biasanya terjadi pada remaja dan wanita lanjut usia yang telah mendekati waktu menopause.

Baca juga: Lebih Lengkap tentang Mitos & Fakta Menstruasi

2. Penggunaan Alat Kontrasepsi Hormonal

Alat kontrasepsi hormonal dapat memengaruhi durasi, frekuensi, dan seberapa banyak perdarahan ketika menstruasi. Tak hanya itu, pergantian antara satu jenis kontrasepsi ke jenis lain juga dapat memengaruhi siklus menstruasi kamu, lho. Oleh karena itu, sebaiknya tanyakan pada dokter di aplikasi Halodoc terlebih dahulu lewat chat, tentang jenis alat kontrasepsi yang cocok untuk kamu. 

3. Polip Rahim

Dapat menyebabkan perdarahan menstruasi yang banyak dan berkepanjangan, polip rahim merupakan pertumbuhan jaringan kecil dan jinak pada dinding rahim. Umumnya, kondisi ini terjadi pada wanita usia subur, yang disebabkan oleh peningkatan hormon dalam tubuh. Polip rahim juga dapat menyebabkan perdarahan di luar siklus menstruasi, perdarahan setelah menopause, dan sulit hamil.

Baca juga: 6 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Menstruasi

4. Perdarahan Rahim Abnormal

Periode menstruasi yang lama juga merupakan salah satu gejala dari perdarahan uterus abnormal. Umumnya, pengidap kondisi ini akan mengalami menstruasi lebih dari 7 hari dan perdarahannya lebih banyak dari biasanya. Selain itu, kondisi ini juga bisa ditandai dengan keluarnya darah yang menggumpal, dan penuhnya pembalut tiap 1 jam sekali. 

Jika kamu mengalami tanda-tanda seperti itu, segeralah konsultasikan pada dokter, agar diagnosis dan pengobatan bisa segera dilakukan. Agar lebih mudah dan cepat, kamu bisa memanfaatkan aplikasi Halodoc untuk buat janji dengan dokter di rumah sakit.

5. Adenomyosis

Adenomyosis merupakan kondisi ketika jaringan endometrium yang biasanya melapisi dinding rahim tumbuh ke dinding otot rahim. Jaringan ini dapat menebal dan pecah, sehingga memicu perdarahan hebat saat menstruasi. Selain periode menstruasi yang lama, adenomyosis juga kerap disertai dengan gejala lain seperti darah menggumpal, kram perut hebat, dan nyeri saat berhubungan seks.

Beberapa kondisi tersebut merupakan penyebab umum menstruasi yang berlangsung lama. Namun, lamanya periode menstruasi juga dapat disebabkan oleh berbagai kondisi medis lainnya, seperti gangguan pembekuan darah, gangguan tiroid, infeksi, kista ovarium, dan kanker.

Baca juga: 7 Tanda Haid Tidak Normal yang Harus Kamu Waspadai

Bagaimana Cara Mengatasi Menstruasi yang Berlangsung Lama?

Untuk mengatasi menstruasi yang berlangsung lama, dokter biasanya akan memberikan obat-obatan sesuai dengan penyebab yang mendasarinya. Pada kasus perdarahan berat, dokter biasanya akan meresepkan obat hormon, seperti hormon estrogen atau progesteron.

Sementara itu, untuk menghilangkan nyeri dan kram yang dialami, dokter dapat meresepkan ibuprofen, paracetamol, atau obat pereda nyeri lainnya. Lalu, jika dicurigai adanya gangguan kesehatan lain yang mendasari menstruasi lama, dokter dapat melakukan pemeriksaan, seperti tes darah, kadar hormon, fungsi tiroid, pap smear, USG, dan biopsi.

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2019. Abnormal Menstruation (Periods).
Everyday Health. Diakses pada 2019. Prolonged Periods: A Cause for Concern?