• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Metode Pengobatan Kanker Mata Melanoma

Metode Pengobatan Kanker Mata Melanoma

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Kasusnya sih memang enggak sebanyak atau “setenar” kanker paru-paru atau payudara, tetapi kanker mata tak kalah berbahayanya. Kanker mata sendiri terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

  • Melanoma, yaitu jenis paling umum.

  • Karsinoma sel gepeng (squamous cell carcinoma).

  • Limfoma intraokular. (bukan kanker limfa)

  • Retinoblastoma, yaitu kanker yang umum terjadi pada masa kanak-kanak.

Nah, untuk kali ini kita akan membahas lebih jauh mengenai kanker mata melanoma. Kanker mata ini terjadi pada sel-sel melanosit mata. Melanosit ini berfungsi untuk memproduksi melanin, yaitu pigmen yang menghasilkan warna pada kulit, rambut, dan mata. 

Kanker mata melanoma merupakan jenis kanker mata yang paling umum. Lantas, bagaimana sih cara mengobati kanker mata melanoma? 

Baca juga: Benarkah Sinar UV Bisa Memicu Kanker Mata?

Bisa Ditandai Banyak Gejala

Sebagian besar gejala kanker mata melanoma tak terdeteksi ketika seseorang bercermin. Oleh karena itu, kanker mata melanoma terbilang sulit dideteksi. Akan tetapi, ada beberapa gejala yang perlu diwaspadai menyoal kanker mata melanoma. 

Gejala kanker mata melanoma bisa berbeda-beda pada tiap individu yang bergantung pada ukuran dan lokasi tumor. Salah satu gejala yang paling umum adalah munculnya bintik hitam pada iris mata. Akan tetapi, sebenarnya gejala mata melanoma tak hanya itu saja. Sebab, pengidapnya mungkin saja mengalami gejala-gejala lainnya, seperti:

  • Cacat penglihatan.

  • Iritasi, nyeri,  dan kemerahan pada mata,

  • Tekanan bola mata. 

  • Penglihatan menjadi kabur.

  • Katarak lokal.

  • Pembengkakan pada salah satu mata.

  • Merasakan adanya bintik-bintik atau garis yang menghalangi pandangan.

  • Rasa seperti melihat kilatan cahaya.

  • Muncul benjolan di bawah retina yang berbentuk kubah atau jamur.

  • Perubahan bentuk pupil.

  • Hyphema (darah di ruang depan mata). 

Andaikan mengalami gejala-gejala di atas, segeralah temui dokter untuk mendapatkan saran dan penanganan yang tepat. Kamu bisa kok bertanya langsung kepada dokter melalui aplikasi Halodoc.

Kembali ke judul utama, bagaimana cara mengobati kanker mata melanoma? 

Baca juga: Benarkah Memiliki Warna Mata Biru Berisiko Idap Kanker Mata?

Radiasi atau Lewat Pembedahan

Sama dengan gejalanya, pengobatan kanker mata melanoma juga bergantung dengan ukuran tomor. Pilihan pengobatan antara lain pembedahan dan terapi radiasi. Jenis terapi radiasi yang banyak digunakan untuk melanoma okular disebut terapi radiasi plak. 

Biji radioaktif melekat pada piringan (disebut plakat) dan ditempatkan langsung pada dinding mata di sebelah tumor. Plakat, yang terlihat seperti tutup botol kecil sering terbuat dari emas. Plakat ini melindungi jaringan di sekitarnya dari kerusakan akibat radiasi yang diarahkan pada tumor. Plakat akan dijahit, 4–5 hari, kemudian dilepas.

Pembedahan melibatkan pengangkatan tumor dan beberapa jaringan mata yang sehat disekitarnya. Pengobatan konjungtiva melanoma mencakup tetes mata kemoterapi, krioterapi (merusak sel kanker menggunakan dry ice dan alat khusus), dan radiasi. Jenis terapi pembedahan, radiasi, dan kemoterapi dapat menimbulkan efek samping berupa gangguan penglihatan.

Baca juga: 3 Cara Mencegah Kanker Mata yang Perlu Diketahui 

Terdeteksi Lewat Pemeriksaan Rutin

Meski kanker mata lebih jarang terjadi dibandingkan kanker jenis lainnya, tetapi para ahli tetap merekomendasikan untuk melakukan pemeriksaan mata tahunan. Apalagi bagi mereka yang berisiko lebih tinggi mengalami kanker mata jenis melanoma. Misalnya, pada pengidap sindrom nevus displastik. 

Pemeriksaan mata secara teratur merupakan bagian penting dari perawatan kesehatan mata setiap orang. Jangan ragu untuk melakukan pemeriksaan mata secara rutin, bahkan meski tidak memiliki keluhan pada mata. Sebab sering kali kanker mata melanoma ditemukan selama pemeriksaan rutin.

Ingat, jangan main-main dengan kanker melanoma. Bila dibiarkan tanpa penanganan yang tepat, kanker ini bisa berujung pada komplikasi serius. Misalnya, glaukoma atau meningkatnya tekanan pada mata, atau kebutaan akibat ablasi retina. Hal yang bikin ngeri lagi, sel-sel kanker mata melanoma ini bisa saja menyebar ke bagian tubuh lainnya, termasuk hati, tulang, dan paru-paru. Tuh, seram kan? 

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung kepada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa kapan dan di mana saja mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Eye melanoma.
American Cancer Society. Diakses pada 2019. Eye Cancer.