Miley Cyrus Terkena Tonsilitis, Berbahayakah?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Miley Cyrus Terkena Tonsilitis, Berbahayakah?

Halodoc, Jakarta - Berita terkini dari Amerika Serikat dikabarkan apabila seorang penyanyi berusia 26 tahun, yaitu Miley Cyrus mengidap tonsilitis. Gangguan kesehatan yang disebut juga dengan radang amandel tersebut menimbulkan rasa tidak nyaman ketika terjadi. Kamu akan mengalami suara serak dan bau mulut.

Penyanyi lagu Wrecking Ball ini membagi berita tentang dirinya terkena tonsilitis melalui sosial medianya. Miley memperlihatkan dirinya sedang beristirahat di atas kasur yang memang harus banyak beristirahat. Namun, apakah sebenarnya tonsilitis berbahaya? Berikut pembahasannya!

Baca juga: Abses Peritonsil dan Tonsilitis, Apa Bedanya?

Bahaya dari Tonsilitis ketika Menyerang

Melalui sosial medianya, Miley Cyrus terlihat kesal mengalami gangguan radang amandel tersebut. Penyakit pada tenggorokannya tersebut mungkin dapat mengganggu performanya di panggung. 

Hal tersebut terjadi karena tonsilitis mampu menyebabkan radang tenggorokan, mengeluarkan suara yang serak, serta kesulitan untuk membuka mulut. Selain itu, pengidapnya juga bisa mengalami nyeri pada rahang dan leher yang disebabkan kelenjar getah bening yang membengkak.

Tonsilitis umumnya tidak terjadi pada waktu yang lama. Jika kamu sudah mengalami tonsilitis selama lebih dari 2 minggu, maka gangguan tersebut termasuk kronis. Gangguan ini sebaiknya segera diobati karena jika dibiarkan dapat menyebabkan komplikasi. Berikut bahaya dari komplikasi yang disebabkan oleh tonsilitis, yaitu:

  1. Abses Peritonsil

Salah satu bahaya tonsilitis yang bisa terjadi adalah abses peritonsil. Gangguan ini menyebabkan radang pada amandel disebabkan oleh infeksi bakteri yang tidak mendapat pengobatan. Hal ini menyebabkan benjolan berisi nanah di tenggorokan. Kamu mungkin mengalami bengkak di sekitar leher dan wajah ketika hal ini terjadi.

Selain itu, jika kamu mempunyai pertanyaan terkait bahaya yang dapat disebabkan oleh tonsilitis, dokter dari Halodoc dapat menjawabnya. Caranya, kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc di smartphone yang kamu miliki! Kamu juga dapat membeli obat tanpa perlu keluar rumah dengan aplikasi tersebut.

Baca juga: Jangan Salah, Ini Bedanya Radang Amandel dan Radang Tenggorokan

  1. Sleep Apnea

Bahaya lainnya yang disebabkan oleh tonsilitis adalah sleep apnea. Gangguan ini menyebabkan terjadinya kelainan tidur yang membuat pernapasan seseorang tiba-tiba berhenti dan mulai ketika tidur. Hal ini disebabkan pembengkakan pada amandel yang menyumbat saluran pernapasan. Di siang harinya akan membuat kamu mengantuk sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

  1. Pembengkakan pada Wajah dan Leher

Kamu juga bisa mengalami pembengkakan pada wajah dan leher yang merupakan bahaya dari tonsilitis. Hal ini terbilang jarang terjadi, tetapi menyebabkan tertutupnya saluran udara, sehingga seseorang sulit bernapas. Hal ini juga yang menyebabkan seseorang mengalami sleep apnea.

  1. Glomerulonefritis

Bahaya dari tonsilitis lainnya yang berdampak pada tubuh adalah glomerulonefritis. Hal ini menyebabkan peradangan pada saringan ginjal yang disebabkan oleh bakteri streptokokus. Ketika terjadi, kamu mungkin mengalami pembentukan jaringan perut pada area tersebut dan membuat darah tidak tersaring.

Baca juga: Inilah Tanda Radang Amandel Perlu Dikhawatirkan

  1. Sindrom Lemierre

Kondisi langka lainnya yang bisa terjadi akibat tonsilitis adalah sindrom lemierre. Kamu dapat mengalami penyebaran bakteri dari tenggorokan ke vena utama pada leher. Setelah itu, bakteri akan mengalir melalui aliran darah ke paru-paru, serta sendi dan tulang pada tubuh. Walau begitu, gangguan ini dapat dengan mudah diobati dengan antibiotik walaupun dapat berakibat fatal jika tidak segera didiagnosis.

Itulah komplikasi yang bisa terjadi karena tonsilitis. Saat mengalami radang amandel, sebaiknya perhatikan asupan cairan pada tubuh dan istirahat yang cukup untuk meredakan gejala yang terjadi.

Referensi:
Mayo Clinic.Diakses pada 2019.Tonsillitis
Medical News Today.Diakses pada 2019.What's to know about tonsillitis?