10 September 2018

Mimpi Basah saat Dewasa, Ini Penjelasan Medisnya

mimpi basah, penjelasan medis mimpi basah, pubertas

Halodoc, Jakarta - Secara sederhana, mimpi basah merupakan suatu tanda matangnya fungsi reproduksi anak-anak atau remaja laki-laki yang biasanya pertama kali dialami pada usia pubertas. Namun, bagaimana sih sebenarnya penjelasan medis tentang mimpi basah?

Dalam dunia medis, mimpi basah disebut sebagai nocturnal emissions, yaitu seseorang bermimpi melakukan hubungan intim dengan lawan jenisnya. Mimpi ini biasanya lebih sering dialami oleh pria, mulai dari usia remaja hingga usia lanjut. Meskipun pada beberapa kasus, ada juga wanita yang mengalaminya.

Mimpi basah ini merupakan sebuah mekanisme alami yang dilakukan oleh tubuh untuk melepaskan energi seksualnya. Pada pria, hal ini terjadi ketika kantung sperma (vesikula seminalis) telah penuh dan akhirnya dikeluarkan saat sedang tidur, karena sudah tidak bisa menampung lagi.

Frekuensi mimpi basah yang dialami seseorang pun bisa berbeda-beda, tergantung kondisi fisik dan hormon. Dalam hal ini, bukan berarti orang yang sering mimpi basah memiliki sperma yang lebih banyak. Begitu pula sebaliknya, orang yang jarang mimpi basah juga bukan berarti memiliki sperma yang sedikit. Sebab, produksi sperma itu bergantung pada hormon testosteron (hormon penghasil sperma) pada masing-masing pria.

Selain itu, frekuensi mimpi basah juga dipngaruhi oleh usia. Umumnya pria berusia produktif dari rentang usia remaja hingga usia 30-an lebih sering mengalami mimpi ini ketimbang mereka yang berusia lanjut. Pada kebanyakan pria, hal ini biasanya terjadi satu kali dalam 3-5 minggu. Mirip dengan siklus menstruasi pada wanita.

Wajar dan Tidak Berbahaya

Ada beberapa mitos yang beredar seputar mimpi basah, seperti dapat memperlemah tubuh atau memperpendek usia. Semua itu tidaklah benar. Berbagai penelitian mengungkapkan bahwa mimpi basah merupakan hal yang wajar dialami oleh pria, baik yang belum hingga yang sudah aktif secara seksual.

Pria yang sudah menikah dan aktif dalam berhubungan intim juga masih mungkin mengalami mimpi basah, selama hormon testosteron masih memproduksi sperma. Mimpi basah bagi pria yang sudah menikah juga bukan menandakan ada sesuatu yang salah terkait hubungan dengan pasangan, termasuk dalam kehidupan seksual.

Menurut beberapa penelitian, mimpi basah sama sekali tidak ada hubungannya dengan sudah terpenuhinya kebutuhan seksual seseorang atau tidak. Orang dengan kehidupan seksual yang memuaskan juga masih bisa mimpi basah, karena hal ini adalah bagian dari fungsi tubuh yang normal.

Selain itu, pada kebanyakan kasus, orang yang mengalami mimpi basah rata-rata tidak bisa melihat dan mengingat dengan jelas seperti apa mimpi yang dialami. Bahkan, tidak jarang juga di dalam mimpi tersebut tidak ada orang lain atau lawan jenis yang berpartisipasi, melainkan hanya proyeksi diri yang sedang melakukan masturbasi.

Namun, kalau kamu atau pasangan terlalu sering mengalami mimpi basah, cobalah untuk memeriksakan kondisi pada dokter. Hal tersebut dilakukan untuk mendeteksi dini jika ada sesuatu yang salah atau gangguan pada sistem reproduksi.

Karena sekarang sudah ada Halodoc, kamu juga bisa mendiskusikan hal ini atau masalah kesehatan reproduksi lainnya langsung dengan dokter, melalui fitur Chat atau Voice/Video Call pada aplikasi Halodoc. Dapatkan juga kemudahan memesan obat secara online, kapan saja dan di mana saja, hanya dengan men-download aplikasi Halodoc.

 

Baca juga: