29 March 2018

Minum Susu saat Hamil, Perlu Enggak sih?

Minum Susu saat Hamil, Perlu Enggak sih?

Halodoc, Jakarta –  Saat hamil, ibu perlu memenuhi zat gizi yang cukup untuk tumbuh kembang janin. Itu kenapa ibu hamil dianjurkan untuk memerhatikan setiap makanan dan minuman yang dikonsumsinya, termasuk konsumsi susu yang dianggap dapat menghasilkan energi dan memenuhi zat gizi pada ibu hamil. Namun, apakah ibu hamil perlu minum susu saat hamil? Agar ibu lebih tahu, simak penjelasan berikut ini, yuk! (Baca juga: 4 Tanda Kurang Gizi selama Kehamilan)

Manfaat Minum Susu saat Hamil

United State Department of Agriculture merekomendasikan ibu hamil untuk minum susu sebanyak 3 gelas per hari untuk memenuhi kebutuhan janin di dalam kandungan seperti kalsium, protein, dan vitamin D. Kandungan dianggap dapat memenuhi kebutuhan janin untuk tumbuh kembangnya. Studi yang dipublikasikan dalam European Journal of Clinical Nutrition juga melaporkan bahwa ibu yang minum susu saat hamil lebih berpotensi untuk memiliki anak yang lebih tinggi dan menurunkan risiko diabetes. Karena konsumsi susu saat hamil dianggap dapat mendukung pertumbuhan yang berdampak pada berat badan dan panjang badan bayi saat lahir.

Perlukah Minum Susu saat Hamil?

Jawabannya tergantung pada kebutuhan ibu hamil. Jika pola makan ibu sudah mencukupi kebutuhan gizi ibu hamil dan janin, ibu enggak diwajibkan untuk minum susu. Karena tanpa harus minum susu, sebenarnya ibu bisa memenuhi asupan gizi saat hamil dengan mengonsumsi makanan sehari-hari. Misalkan nasi dan roti untuk kebutuhan karbohidrat, yogurt dan keju untuk kebutuhan kalsium, kacang-kacangan untuk kebutuhan asam folat, telur dan daging untuk kebutuhan protein, sayur dan buah untuk kebutuhan vitamin serta mineral, dan makanan lainnya. Karena yang terpenting saat hamil adalah pemenuhan kebutuhan gizi untuk ibu dan janin. Tapi jika ibu merasa belum mencukupi kebutuhan gizi saat hamil, ibu bisa memenuhi kebutuhan tersebut dengan minum susu.

Tips Memilih Susu saat Hamil

Tidak ada yang melarang ibu hamil untuk minum susu. Tapi kalau ibu ingin minum susu saat hamil, ibu perlu memerhatikan kandungan dari susu yang ibu ingin konsumsi. Sebisa mungkin, pastikan susu yang ibu pilih mengandung kalsium, protein, vitamin D, asam folat, Arachidonic Acid (AHA), Docosehaxaenoic Acid (DHA), zat besi, dan rendah gula. Ini karena semua nutrisi tersebut bisa memberikan manfaat yang berbeda untuk tumbuh kembang janin seperti:

  • Kalori untuk metabolisme tubuh ibu dan pertumbuhan serta perkembangan janin.
  • Kalsium untuk mendukung perkembangan tulang dan saraf janin.
  • Protein untuk membentuk jaringan tubuh janin di dalam kandungan dan membentuk rahim.
  • Vitamin D untuk mencegah berat badan bayi rendah.
  • Asam folat, AHA, dan DHA untuk pembentukan saraf dan otak.
  • Zat besi untuk mencegah ibu hamil mengalami anemia, bayi lahir prematur, dan bayi lahir dengan berat lahir rendah.

Selama kehamilan, jangan lupa untuk selalu cek kondisi kesehatan ibu dan janin ya, bu. Jika ibu punya keluhan kehamilan, ibu enggak perlu ragu bertanya ke dokter, ya. Agar ibu tidak repot keluar rumah, ibu bisa bertanya ke dokter Halodoc. Ibu hanya perlu download aplikasi Halodoc di App Store dan Google Play, lalu masuk ke fitur Contact Doctor untuk bisa bertanya ke dokter melalui Chat, Voice Call, dan Video Call. Jadi, ayo segera gunakan Halodoc agar ibu bisa mendapatkan rekomendasi saran dari dokter terpercaya di Halodoc. (Baca juga: 5 Penyakit yang Biasa Diidap Ibu Hamil)